Tolikara (Karubaga), Papua Pegunungan – Polres Tolikara melaksanakan pengamanan kegiatan bakar batu dan pelepasan tali panah oleh kedua belah pihak yang terlibat konflik, yakni keluarga korban (Kelompok Kostan Yikwa) dan keluarga pelaku (Kelompok Karmin Jikwa), sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik serta memulangkan massa ke wilayah masing-masing. Jumat (06/11/2026)
Kegiatan pertama dilaksanakan pada Rabu, 4 November 2026, bertempat di Distrik Nelawi, Kabupaten Tolikara. Kegiatan tersebut diikuti oleh pihak keluarga korban yang dipimpin oleh Kostan Yikwa bersama sekitar 700 masyarakat yang tergabung dalam 18 pasukan. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Tolikara, Tudin Yikwa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan dan pelaksanaan bakar batu, dilanjutkan dengan makan bersama. Selanjutnya, Kostan Yikwa selaku perwakilan keluarga korban menyampaikan pernyataan untuk mengakhiri konflik sekaligus mengimbau seluruh pihak keluarga agar melepaskan tali panah dan kembali ke rumah masing-masing.
Imbauan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pimpinan masing-masing pasukan dengan melepaskan tali panah yang diikuti oleh seluruh anggotanya. Setelah itu, masyarakat secara bertahap membubarkan diri menuju lokasi masing-masing.
Selanjutnya, pada Kamis, 5 November 2026, kegiatan bakar batu dan pelepasan tali busur serta patah panah kembali dilaksanakan oleh pihak keluarga pelaku yang dipimpin oleh tokoh pemuda Karmin Jikwa, bertempat di Jalan Kogome, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 800 masyarakat yang tergabung dalam 12 pasukan. Setelah pelaksanaan bakar batu dan makan bersama, Karmin Jikwa selaku perwakilan keluarga pelaku menyampaikan pernyataan untuk mengakhiri konflik serta mengimbau seluruh anggota keluarga agar melepaskan tali busur dan patah panah untuk selanjutnya kembali ke rumah masing-masing.
Imbauan tersebut dilaksanakan oleh pimpinan masing-masing pasukan bersama anggotanya. Setelah pelepasan tali busur dan patah panah, masyarakat melanjutkan konsolidasi dan musyawarah guna membahas penyelesaian permasalahan secara adat ke depannya. Selanjutnya, seluruh kelompok masyarakat secara bertahap membubarkan diri menuju distrik dan lokasi masing-masing.
Dalam rangkaian kedua kegiatan tersebut, Polres Tolikara mengerahkan 193 personel Polres Tolikara dan 40 personel BKO Brimob untuk melaksanakan pengamanan. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Tolikara, KOMPOL Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Tolikara KOMPOL Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polres Tolikara berkomitmen untuk terus mengawal proses perdamaian antara kedua belah pihak serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
“Pelepasan tali panah, tali busur dan patah panah yang dilaksanakan oleh kedua belah pihak merupakan langkah positif dalam mengakhiri konflik. Kami mengapresiasi kesediaan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan penyelesaian secara damai melalui pendekatan adat dan musyawarah. Kami berharap komitmen perdamaian ini benar-benar dijaga dan tidak ada lagi tindakan yang dapat memicu terjadinya konflik susulan,” ungkap Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum tentu benar, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
“Polres Tolikara akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh keluarga yang terlibat agar bersama-sama menjaga perdamaian demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tolikara,” tutup Kapolres.
Melalui pengamanan tersebut, Polres Tolikara menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengawal setiap tahapan proses perdamaian antara kedua belah pihak demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Tolikara.
Penulis : Gunz