Connect with us

Polres Keerom

Satgas Ops Pekat Keerom Tancap Gas : Tindak Tegas Aksi Premanisme, Peredaran Narkoba dan Minuman Keras

Published

on

Keerom – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Tim Gabungan Polres Keerom melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran penertiban aktivitas pungutan liar (pungli), peredaran minuman keras (miras), penyalahgunaan narkoba serta berbagai penyakit masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Keerom, Jumat (19/06/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetni Leonard Sohilait, S.H.,M.H., tersebut dilaksanakan dengan melibatkan personel Satreskrim, Satresnarkoba, Satintelkam, Tim Khusus (Timsus), serta personel Polsek jajaran.

Operasi diawali dengan apel dan arahan di Mako Polsek Arso sebelum tim bergerak menuju sejumlah lokasi yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Sasaran utama operasi meliputi titik-titik yang diduga menjadi lokasi pungli, penjualan minuman keras ilegal, serta tempat berkumpulnya masyarakat yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Saat melakukan penyisiran di Kampung Tami, Distrik Arso, petugas menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi pemalakan yang dilakukan oleh seorang warga yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras. Meski pelaku berhasil melarikan diri ke area hutan, petugas berhasil mengamankan satu bilah senjata tajam jenis parang yang diduga digunakan pelaku.

Patroli kemudian dilanjutkan ke sejumlah wilayah, di antaranya PT Agung Mulia, Kampung Wembi, Kampung Workwana, Kampung Yanamaa, hingga Kampung Yuwanain. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan, penyisiran lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan miras, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi minuman keras dan narkoba.

Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan berbagai jenis minuman keras yang diduga diperjualbelikan secara ilegal. Di Kampung Tami, tim menemukan delapan botol minuman keras jenis anggur merah. Sementara itu, di wilayah PIR 1 Kampung Yanamaa, petugas mengamankan satu botol minuman keras jenis Jenever, satu botol campuran merek Sprite, lima botol minuman lokal jenis stim siap edar, tujuh jeriken kosong, satu kompor hock, serta satu kompor tabung yang diduga digunakan dalam proses pembuatan minuman keras lokal.

Tidak hanya itu, berdasarkan informasi masyarakat, petugas juga melakukan pemeriksaan di wilayah Kampung Yuwanain Jalur 3 Timur dan kembali menemukan satu botol minuman keras jenis Jenever yang kemudian diamankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari dukungan serta partisipasi aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas terkait berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Keerom.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H.,S.I.K.,M.H, melalui Kasat Reskrim AKP Jetni Leonard Sohilait, S.H., M.H., menegaskan bahwa Operasi Pekat akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polres Keerom dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kepolisian. Informasi tersebut sangat membantu petugas dalam mengungkap dan menindak berbagai aktivitas yang meresahkan masyarakat, khususnya peredaran minuman keras ilegal dan aksi pungutan liar,” ujar Kasat Reskrim.

Lebih lanjut, Kapolres Keerom melalui Kasat Reskrim menyampaikan bahwa peredaran minuman keras dan praktik pungli sering kali menjadi pemicu terjadinya tindak pidana maupun gangguan keamanan di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan penegakan hukum guna menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Keerom.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku yang melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kapolres Keerom melalui Kasat Reskrim juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Keerom untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan menjauhi minuman keras, narkoba, serta tidak terlibat dalam aktivitas pungutan liar maupun tindakan melawan hukum lainnya.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif demi terciptanya Kabupaten Keerom yang lebih baik,” pungkasnya.

Continue Reading

Polres Keerom

Kapolres Keerom Pimpin Sertijab Kapolsek Waris dan Kapolsek Web, Tekankan Penguatan Pelayanan kepada Masyarakat

Published

on

By

Polres Keerom – Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Waris dan Kapolsek Web yang berlangsung di Aula Wira Pratama Mapolres Keerom, Jalan Drs. Celcius Watae, Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Jumat (14/08/2026).

Upacara Sertijab tersebut dihadiri Wakapolres Keerom KOMPOL Agus Tianto, S.Sos., M.H., para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, ASN Polres Keerom, serta pengurus Bhayangkari Cabang Keerom.

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel Polri. Pelaksanaan Sertijab mengacu pada Surat Telegram Kapolda Papua Nomor ST/475/VII/KEP./2026 dan KEP/425/VII/KEP./2026 tertanggal 30 Juli 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Papua.

Dalam rangkaian Sertijab tersebut, jabatan Kapolsek Waris diserahterimakan dari IPTU Kamaludin, S.Sos., kepada IPDA Septiady Japutra Saleh yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Paur Subbagkonbangta Bagfaskon Rolog Polda Papua. Selanjutnya, IPTU Kamaludin, S.Sos., dipercaya mengemban tugas sebagai Panit 1 Subditwisata Ditpamobvit Polda Papua.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Web diserahterimakan dari IPTU Berlin Tjo’e kepada IPDA Usman Arif yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Panit 3 Subdit 5 Ditintelkam Polda Papua. IPTU Berlin Tjo’e selanjutnya mendapat amanah sebagai Kasubbagbinops Bagops Polres Keerom Polda Papua.

Dalam amanatnya, Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus momentum untuk memperkuat kinerja dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Serah terima jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi merupakan bagian dari upaya organisasi untuk terus melakukan penyegaran, penguatan kepemimpinan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan membawa semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Keerom.

“Terima kasih atas dedikasi, loyalitas dan kerja keras yang telah diberikan selama bertugas di Polres Keerom. Jadikan pengalaman selama bertugas sebagai bekal untuk melanjutkan pengabdian di tempat yang baru. Kepada pejabat yang baru, saya berharap dapat segera memahami karakteristik wilayah, membangun komunikasi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, serta melanjutkan hal-hal positif yang telah dilakukan pejabat sebelumnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan kepada pejabat yang baru agar menjadikan aspek pelayanan masyarakat sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jaga integritas, kedisiplinan dan profesionalisme. Hadirkan Polri yang responsif, humanis dan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Bangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat serta terus tingkatkan kehadiran anggota di lapangan,” tegas Kapolres.

Menurutnya, tantangan tugas kepolisian di wilayah Keerom membutuhkan kepemimpinan yang mampu membaca situasi, mengambil keputusan secara tepat, serta membangun kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, laksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, hindari pelanggaran, dan jadilah teladan bagi anggota maupun masyarakat,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara Sertijab dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Keerom.

Seluruh rangkaian upacara Sertijab berlangsung dalam suasana khidmat, aman, tertib dan lancar, serta menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal dan meningkatkan kualitas pelayanan Polres Keerom kepada masyarakat.

Continue Reading

Polres Keerom

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Dalam Rangka Lomba SPPG Polri 2026

Published

on

By

Keerom – SPPG Polres Keerom, Polda Papua kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Berdasarkan surat pemberitahuan pemenang lomba SPPG Polri dan pelaksanaan Awarding Day Nomor: B/14457/VII/WAS./2026/Itwasum, SPPG Polres Keerom berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada Lomba SPPG Polri Tahun 2026 zona Timur.

Dalam lomba yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut, terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Ka. SPPG Polri, serta Satgas MBG Polda Terbaik. Penetapan para pemenang dilakukan berdasarkan hasil penilaian panitia terhadap sejumlah indikator yang telah ditentukan.

Pada kategori Tata Kelola SPPG Polri Terbaik Zona Timur, SPPG Polres Keerom, Polda Papua berhasil meraih Juara II. Sementara itu, pada kategori Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur, SPPG Polres Keerom kembali menunjukkan prestasi dengan meraih Juara I atas nama Nurhayati selaku Kepala SPPG Polres Keerom.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polres Keerom dalam mendukung pelaksanaan program SPPG Polri dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam menghadirkan tata kelola yang baik, inovasi pelayanan, serta pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih SPPG Polres Keerom. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta sinergi seluruh personel yang terlibat dalam pengelolaan SPPG.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan pihak yang telah bekerja keras sehingga SPPG Polres Keerom dapat meraih Juara II Tata Kelola SPPG Polri Terbaik Zona Timur dan Juara I Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur. Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres Keerom.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata sebuah pencapaian, tetapi menjadi motivasi bagi Polres Keerom untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG, menghadirkan inovasi yang bermanfaat, serta memastikan setiap program dapat dilaksanakan secara optimal, transparan dan bertanggung jawab.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Jangan cepat berpuas diri, tetapi jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi dalam mendukung program pemerintah, khususnya pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Polres Keerom Nurhayati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada SPPG Polres Keerom. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pimpinan serta kerja sama seluruh tim dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Juara II Tata Kelola SPPG Polri Terbaik dan Juara I Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim SPPG Polres Keerom yang selama ini bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Nurhayati.

Nurhayati menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan inovasi dalam pengelolaan SPPG sehingga seluruh proses dapat berjalan semakin efektif, tertib dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Ke depan kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola maupun inovasi yang ada. Harapan kami, SPPG Polres Keerom dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Keberhasilan SPPG Polres Keerom meraih dua penghargaan tersebut sekaligus menjadi kado istimewa dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, serta menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Keerom untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Continue Reading

Polres Keerom

Polres Keerom melalui Polsek Arso Timur Masuk 5 Besar Nasional Dalam Ajang Kompolnas Awards 2026

Published

on

By

Keerom – Polsek Arso Timur Polres Keerom mendapat kehormatan sebagai salah satu dari lima nominator terbaik tingkat nasional kategori Polsek Rural dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Visitasi dan penilaian dilakukan langsung oleh Tim Juri Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI di Mako Polsek Arso Timur, Kampung Pitewi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Selasa (11/08/2026).

Tim Juri Kompolnas RI yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Anggota Kompolnas sekaligus Juri Kompolnas Awards, Mochammad Choirul Anam, S.H., Juri dari unsur tokoh masyarakat Dr. H. Ahmad Suaedy, M.A.Hum., serta Zullastri selaku Spri Anggota Kompolnas. Tim juga didampingi jajaran Itwasda Polda Papua.

Kegiatan visitasi turut dihadiri Wakapolres Keerom Kompol Agus Tinato, S.Sos., M.H., Danramil 1701-04/Arso Mayor Inf Basir Ando, Kabag Ops Polres Keerom AKP Hendrik R. Sipahutar, S.Sos., M.H., Kabag SDM AKP Abdul Wahid, Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP S. Lakburlawal, Kasat Binmas IPTU Eric Sayeti Ramandei, Kapolsek Arso Timur IPTU Yohanes Jeremias Saumen, serta unsur pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat dan kelompok tani binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Arso Timur memaparkan berbagai inovasi pelayanan masyarakat yang selama ini dilaksanakan, mulai dari program “Ngopi Bareng”, pelayanan yang responsif, transparan, akuntabel, humanis dan solutif, hingga program ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan tidur.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama adalah program “Petani GANJA” (Gabungan Anak Tani Tanam Jagung Asolole) yang diinisiasi oleh Bhabinkamtibmas Kampung Yetti AIPDA Tri P. Utomo. Program tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Melalui program tersebut, AIPDA Tri P. Utomo mendampingi masyarakat mulai dari pengolahan lahan, proses penanaman, pemeliharaan, hingga pascapanen. Pendampingan juga dilakukan dalam membangun kelompok tani dan membuka akses pemasaran hasil pertanian sehingga masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung kepada tengkulak.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Kampung Yetti. Para petani menyampaikan bahwa pendampingan Bhabinkamtibmas telah membantu mereka mengubah pola pertanian tradisional menjadi lebih terorganisir dan produktif. Bahkan, hasil panen jagung telah diarahkan untuk diserap melalui Perum BULOG sehingga memberikan kepastian pasar dan berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Menariknya, istilah “Petani GANJA” bukan berkaitan dengan narkotika. Nama tersebut merupakan akronim dari Gabungan Anak Nanam Jagung Asolole, sebuah gerakan positif yang justru menjadi simbol perlawanan terhadap penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan pertanian yang produktif dan menghasilkan pendapatan halal bagi masyarakat.

Di tengah kondisi geografis Arso Timur sebagai wilayah perbatasan RI-PNG, program tersebut juga memiliki nilai strategis. Wilayah yang memiliki tantangan berupa jarak antarkampung, medan berat, keterbatasan jaringan telekomunikasi, serta dinamika perlintasan perbatasan membutuhkan pola pendekatan kepolisian yang tidak hanya represif, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sesi wawancara, masyarakat, tokoh adat, kepala kampung dan pemerintah distrik memberikan kesaksian bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat telah membangun rasa percaya yang semakin kuat. Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas pertanian dan membantu menyelesaikan persoalan sosial secara musyawarah.

Kepala Distrik Arso Timur juga menyampaikan apresiasi terhadap program ketahanan pangan tersebut. Pemerintah Distrik menilai pendampingan Polri telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan.

Selain ketahanan pangan, sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat dan masyarakat juga menjadi salah satu kekuatan Polsek Arso Timur. Danramil 1701-04/Arso Mayor Inf Basir Ando menegaskan bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama ini terus bersinergi hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Anggota Kompolnas RI sekaligus Juri Kompolnas Awards 2026, Mochammad Choirul Anam, S.H., menjelaskan bahwa penilaian tidak semata-mata melihat program yang ditampilkan, tetapi lebih menitikberatkan pada dampak nyata kehadiran kepolisian bagi masyarakat, keberlanjutan inovasi, serta sinergitas dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Dari 360 Polsek, telah disaring menjadi lima nominator kategori Rural dan lima nominator kategori Urban. Polsek Arso Timur berhasil masuk sebagai salah satu dari lima nominator terbaik kategori Rural tingkat nasional,” jelas Mochammad Choirul Anam.

Tim Juri selanjutnya melakukan pendalaman melalui wawancara dengan masyarakat, tokoh adat, kepala kampung, kelompok tani, serta personel Polsek Arso Timur. Pendalaman tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa berbagai program yang dipaparkan benar-benar memberikan manfaat dan telah berjalan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Polsek Arso Timur sebagai salah satu nominator Kompolnas Awards 2026.

“Masuknya Polsek Arso Timur sebagai nominator lima besar nasional merupakan sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh personel Polres Keerom. Ini menunjukkan bahwa keterbatasan geografis dan kondisi wilayah perbatasan bukan menjadi alasan bagi Polri untuk berhenti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

“Program Petani GANJA yang digagas Bhabinkamtibmas Kampung Yetti merupakan contoh bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana membangun kemitraan dan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Ketika masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi, maka secara tidak langsung situasi kamtibmas juga akan semakin kondusif,” lanjutnya.

“Ke depan kami akan terus mendorong agar inovasi seperti ini tidak berhenti pada momentum Kompolnas Awards. Program tersebut harus dirawat, dikembangkan dan diperluas, termasuk pengembangan budidaya padi dan program ketahanan pangan lainnya. Polres Keerom akan terus memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh adat dan seluruh masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG,” tegas AKBP Aries Diego Kakori.

Kegiatan visitasi dan penilaian Kompolnas Awards 2026 di Polsek Arso Timur berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, membangun kemitraan, memberikan solusi, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan membangun kemandirian di wilayah perbatasan RI-PNG.

Continue Reading

Trending