Connect with us

Polres Nabire

Kapolres Nabire Diwakili Wakapolres Hadiri Gerakan Pangan Murah dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Published

on

Nabire – Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR., yang diwakili oleh Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. RABU 12 Agustus 2026

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan salah satu upaya bersama dalam menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pihak terkait dalam menjaga stabilitas pangan dan harga di wilayah Kabupaten Nabire.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Nabire menyampaikan bahwa Polres Nabire siap mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung kelancaran distribusi dan ketersediaan bahan pangan.

“Polres Nabire akan terus mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Stabilitas keamanan dan stabilitas pangan merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Wakapolres.

Melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus membantu menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat antusiasme dari masyarakat. Polres Nabire berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Polres Nabire

Apel Konsolidasi Akhir Paska Demo, Kapolres Nabire Pimpin apel Konsolidasi Pelayanan Aksi Demonstrasi Damai BPW-KNPB

Published

on

By

Polres Nabire melaksanakan apel konsolidasi akhir paska pelaksanaan aksi demonstrasi damai yang dilakukan oleh BPW-KNPB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR.

Apel konsolidasi dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi sekaligus pengecekan akhir terhadap seluruh rangkaian pengamanan aksi penyampaian aspirasi masyarakat. Kegiatan ini juga bertujuan memastikan seluruh personel yang terlibat telah melaksanakan tugas dengan baik serta situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dalam arahannya, Kapolres Nabire menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesional. Personel juga diingatkan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapolres menekankan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari situasi yang aman, tetapi juga dari kemampuan personel dalam memberikan pelayanan, menjaga komunikasi yang baik, serta mencegah terjadinya tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Tetap jaga kekompakan, kedisiplinan dan profesionalisme. Dalam setiap pelaksanaan tugas, kedepankan sikap humanis serta utamakan keselamatan,” ujar Kapolres Nabire.

Selain sebagai evaluasi, apel konsolidasi tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan penekanan kepada seluruh personel agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat dinamika situasi kamtibmas dapat berkembang sewaktu-waktu.

Kapolres Nabire juga mengingatkan personel untuk tetap menjaga kondisi kesehatan setelah pelaksanaan tugas pengamanan serta segera kembali melaksanakan tugas pelayanan masyarakat secara optimal.

Pelaksanaan aksi demonstrasi damai BPW-KNPB dapat berjalan dengan aman dan tertib. Berakhirnya kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran Polres Nabire untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Nabire.

Polri Presisi, Humanis, Profesional, dan Selalu Hadir untuk Masyarakat.

Continue Reading

Polres Nabire

Rapat Koordinasi Antisipasi Aksi Demonstrasi BPW-KNPB se-Meepago

Published

on

By

Polres Nabire – melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka mengantisipasi rencana aksi penyampaian aspirasi oleh Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) se-Meepago, Kamis (13/8/2026) pukul 13.50 WIT, bertempat di Ruang RBP Polres Nabire.

Rapat dipimpin Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, didampingi Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., serta Sekda Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd. Rapat turut dihadiri unsur TNI-Polri, Satpol PP, pemerintah daerah, tokoh adat, serta kepala suku.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, menyampaikan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Namun, pelaksanaannya diharapkan tetap dilakukan secara tertib, aman, sesuai ketentuan hukum, serta mengedepankan komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan. Kapolres juga menegaskan bahwa pola pengamanan akan mengutamakan pendekatan persuasif, humanis dan terukur guna mencegah terjadinya benturan serta menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya penyampaian aspirasi. Koordinasi dan komunikasi yang baik dinilai penting agar setiap kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas langkah-langkah antisipasi terhadap rencana aksi penyampaian aspirasi yang dijadwalkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan pemaparan Kabag Ops Polres Nabire, pengamanan akan melibatkan 709 personel, terdiri dari 529 personel Polri, 150 personel TNI, dan 30 personel Satpol PP Provinsi, yang akan ditempatkan pada sejumlah titik pengamanan.

Rapat koordinasi berakhir pada pukul 15.00 WIT dalam keadaan aman dan terkendali. Seluruh pihak berkomitmen memperkuat koordinasi dan bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nabire agar tetap aman, damai dan kondusif.

Continue Reading

Polres Nabire

Sat Resnarkoba Polres Nabire Laksanakan Tahap II Perkara Penyalahgunaan Narkotika

Published

on

By

Nabire – Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire melaksanakan pengiriman Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) beserta barang bukti dalam rangka tahap II perkara penyalahgunaan narkotika jenis ganja, Rabu (12/08/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 11.40 WIT oleh personel Sat Resnarkoba Polres Nabire. ABH yang diserahkan berinisial R.G.B.M., terkait perkara dugaan penyalahgunaan narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang tentang Narkotika.

Dalam proses tahap II tersebut, turut diserahkan barang bukti berupa tiga paket narkotika jenis ganja dengan berat netto keseluruhan 54,4627 gram, satu buah tas samping berwarna cokelat, serta satu buah jaket berwarna hitam.

Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, menyampaikan bahwa pelaksanaan tahap II merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Penanganan perkara penyalahgunaan narkotika dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum. Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Nabire,” ujar Kapolres Nabire.

Kapolres juga menegaskan bahwa setiap proses hukum terhadap perkara narkotika akan dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum, termasuk dalam penanganan perkara yang melibatkan Anak yang Berhadapan dengan Hukum.

Kegiatan pengiriman ABH dan barang bukti tersebut merupakan bagian dari proses penanganan perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 13.00 WIT dan selama kegiatan berlangsung situasi aman dan terkendali.

Continue Reading

Trending