Connect with us

Polda Papua

Wakapolda Papua Buka Rakernis Bidhumas Polda Papua T.A. 2026, Perkuat Komunikasi Publik Humanis dan Adaptif di Era Digital

Published

on

Jayapura – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas Polda Papua Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Mei 2026 tersebut diikuti oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., para Pejabat Utama Polda Papua, para Kasie Humas jajaran Polda Papua, serta peserta Rakernis Bidhumas Polda Papua TA 2026.

Pembukaan Rakernis diawali dengan penampilan tari tradisional oleh personel Bidhumas Polda Papua, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan pelaksanaan kegiatan, serta penayangan video selayang pandang Humas Polri.

Laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan Kabid Humas Polda Papua juga selaku penanggung jawab kegiatan. Dalam laporannya, Kabid Humas menyampaikan bahwa Rakernis menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kapasitas fungsi kehumasan di lingkungan Polda Papua.

“Rakernis ini menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kehumasan, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Humas di jajaran Polda Papua,” ucap Kabid Humas.

Dalam sambutan Kapolda Papua yang dibacakan Wakapolda Papua, ditegaskan bahwa Rakernis Bidhumas Polda Papua TA 2026 mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media Bidang Humas Polda Papua dalam Mendukung Rencana Kerja Polri dan Pemerintah guna Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026.”

Tema tersebut menjadi landasan penguatan strategi komunikasi publik Polri yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi serta dinamika masyarakat di era digital.

Wakapolda Papua menegaskan bahwa fungsi Humas Polri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika komunikasi publik di era digital.

“Humas Polri harus mampu menjadi sumber informasi yang kredibel dan aktual, mengoptimalkan ekosistem digital, pemanfaatan artificial intelligence (AI), analisis big data, serta memperkuat narasi berbasis data dan fakta dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” ucap Wakapolda saat membacakan amanat Kapolda Papua.

Wakapolda juga menekankan pentingnya optimalisasi penyampaian informasi positif melalui konferensi pers dan siaran pers resmi, penguatan pengelolaan media sosial yang terintegrasi, serta produksi konten edukatif dan informatif bagi masyarakat.

Menurutnya, Humas Polri dituntut mampu memberikan pelayanan informasi publik yang cepat, transparan, humanis, dan akurat guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Di era keterbukaan informasi saat ini, Humas tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara Polri dengan masyarakat,” lanjutnya.

Selain sebagai forum evaluasi dan penguatan strategi komunikasi publik, Rakernis Bidhumas Polda Papua TA 2026 juga menjadi wadah konsolidasi dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus memperkuat peran Humas sebagai cooling system dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.

Pada kesempatan tersebut, Bidhumas Polda Papua turut memberikan penghargaan kepada satker dan personel berprestasi di bidang kehumasan. Penghargaan kategori PPID Satker Terbaik diberikan kepada Biro Ops Polda Papua dan SPN Polda Papua.

Sementara itu, penghargaan Polres aktif dalam pembuatan konten kreatif diberikan kepada Sie Humas Polres Tolikara, penghargaan viralisasi terbaik diraih Sie Humas Polres Jayapura, penghargaan pembuatan berita humanis diberikan kepada Sie Humas Polres Merauke, serta penghargaan pelaporan Quick Wins Program Humas diberikan kepada Kasie Humas Polres Mamberamo Raya, Aiptu Donny Rendra Sulaksono.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran kehumasan semakin profesional, adaptif, dan inovatif dalam membangun komunikasi publik yang modern, humanis, dan terpercaya guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Bersama Mabes Polri Bahas Kelayakan Pembentukan Batalyon C Pelopor

Published

on

By

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua bersama Tim Studi Kelayakan Mabes Polri menggelar rapat studi kelayakan terkait rencana pembentukan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Papua bertempat di Aula Rupatama Mapolda Papua, Kota Jayapura, Jumat (02/10/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Karolemtala Stamarena Polri, Brigjen Pol. Dra. A. A. Sagung Dian Kartini, Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., para PJU Polda Papua, serta personel Satbrimob Polda Papua.

Dalam sambutan Kapolda Papua yang dibacakan Wakapolda Papua, disampaikan bahwa setiap rencana pembentukan satuan organisasi baru harus melalui kajian yang objektif, komprehensif, dan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

“Pembentukan suatu satuan organisasi baru tentunya harus didasarkan pada kajian yang objektif, komprehensif, serta mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan,” ucapnya.

“Kami berharap tim dapat memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai kondisi dan kebutuhan organisasi Satbrimob Polda Papua,” imbuhnya.

Wakapolda menjelaskan, kondisi geografis Papua yang luas, karakteristik medan, keterbatasan akses transportasi, serta dinamika keamanan menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhitungkan dalam menentukan kebutuhan organisasi dan kekuatan personel.

Polda Papua, lanjutnya, siap memberikan data dan informasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan sebagai bahan bagi tim dalam menyusun rekomendasi terkait rencana pengembangan organisasi Satbrimob.

Dalam paparannya, Dansat Brimob Polda Papua menjelaskan bahwa saat ini Satbrimob Polda Papua memiliki dua batalyon Pelopor dan satu Detasemen Gegana dengan kekuatan sekitar 2.113 personel yang tersebar di sejumlah wilayah.

Luas wilayah rayonisasi, karakteristik geografis, serta kondisi kamtibmas yang beragam menjadi bagian dari pertimbangan dalam kajian rencana pembentukan Batalyon C Pelopor.

Berdasarkan rencana awal, Batalyon C Pelopor diarahkan untuk mendukung kebutuhan pengamanan di wilayah Provinsi Papua dengan kekuatan sekitar 121 personel.

Satuan tersebut direncanakan dapat mendukung wilayah hukum Polres Jayapura, Polresta Jayapura Kota, Polres Sarmi, Polres Mamberamo Raya, serta wilayah lainnya sesuai kebutuhan operasional.

Kajian juga mencakup rencana pembangunan Markas Komando (Mako) dan penempatan kompi dengan mempertimbangkan luas wilayah, aksesibilitas, kebutuhan pengamanan, serta pemerataan jangkauan kekuatan Brimob.

Adapun rencana lokasi Mako Batalyon C Pelopor berada di Jalan Alternatif Waena, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Dalam studi kelayakan tersebut, tim Mabes Polri memberikan sejumlah masukan yang meliputi kesiapan dan pemenuhan personel berkualifikasi, sarana dan prasarana, legalitas lahan, dukungan anggaran, pendidikan dan pelatihan, hingga pola penyebaran kompi agar pembentukan satuan nantinya sesuai dengan kebutuhan operasional.

Sementara itu, Karolemtala Stamarena Polri menegaskan bahwa rencana pembentukan Batalyon C Pelopor harus didasarkan pada kebutuhan nyata serta hasil kajian yang menyeluruh, bukan sekadar pemenuhan struktur organisasi.

“Kesiapan personel, sarana dan prasarana, lahan, anggaran, serta pola penyebaran kompi harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kajian agar organisasi yang dibentuk nantinya benar-benar dapat berfungsi secara optimal,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan kondisi geografis, jarak antardaerah, rayonisasi, dan tingkat kesulitan akses dalam menentukan pola penempatan kompi.

Selain itu, aspek legalitas lahan, pemenuhan sarana dan prasarana, pendidikan serta pelatihan personel, termasuk mekanisme monitoring dan evaluasi, perlu dipersiapkan secara matang dalam setiap tahapan pengembangan organisasi.

Di kesempatan yang sama, Brigjen Muhajir mengungkapkan bahwa studi kelayakan ini merupakan bagian dari tahapan penataan dan pengembangan organisasi Satbrimob Polda Papua.

Hasil kajian selanjutnya akan menjadi bahan rekomendasi bagi pimpinan dalam menentukan kelayakan dan langkah pengembangan Batalyon C Pelopor.

“Harapan kami, seluruh rangkaian kajian dapat dilaksanakan secara objektif, menyeluruh, dan berdasarkan data serta kondisi faktual di lapangan, sehingga rekomendasi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan organisasi Polri dan peningkatan kemampuan Satbrimob Polda Papua,” pungkas Wakapolda Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Pisah Sambut Dir Intelkam Polda Papua, Kapolda Dorong Penguatan Tugas Intelijen di Seluruh Wilayah

Published

on

By

Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan pisah sambut Direktur Intelkam Polda Papua dari Kombes Pol. Wainan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K., kepada pejabat baru Kombes Pol. Angling Guntoro, S.I.K., yang berlangsung di Cafe Lyma, Kota Jayapura, Kamis (01/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Pj. Sekda Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait, S.T., M.Si., para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR., serta personel Direktorat Intelkam Polda Papua.

Dir Intelkam Polda Papua yang baru, Kombes Pol. Angling Guntoro, S.I.K., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah sebagai Dir Intelkam Polda Papua.

Dengan pengalaman penugasan sebelumnya di wilayah Papua, ia berharap dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan pelaksanaan tugas dengan baik. Dirinya juga memohon dukungan serta kerja sama dari seluruh personel Polda Papua dan para mitra kerja dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Kombes Pol. Wainan Wynand Imanuel Makatita menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Papua atas kepercayaan yang diberikan selama melaksanakan tugas di Polda Papua, baik sebagai Kabid Humas, Dir Intelkam maupun saat mendapat amanah sebagai Plt. Irwasda.

Selama bertugas, dirinya mengaku mendapatkan berbagai pengalaman berharga, khususnya dalam pelaksanaan tugas Intelijen dan pembinaan personel. Ia juga berpesan kepada seluruh personel Direktorat Intelkam agar tetap menjaga kekompakan, kerja sama dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Dalam arahannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin menekankan pentingnya penguatan tugas Intelijen di seluruh wilayah Papua.

Kapolda mendorong Dir Intelkam yang baru untuk meningkatkan pola penugasan personel agar tidak hanya terpusat di kantor, tetapi lebih banyak melaksanakan kegiatan di lapangan sesuai fungsi dan karakteristik tugas Intelijen.

“Intelijen harus lebih banyak berada di lapangan. Kita perlu melihat langsung dinamika yang berkembang di masyarakat dan wilayah, sehingga informasi yang diperoleh dapat mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian,” ujar Kapolda.

Kapolda juga meminta agar kebutuhan personel Intelijen dapat dipetakan dengan baik dan disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan dalam pemenuhan kebutuhan personel, sehingga pelaksanaan tugas Direktorat Intelkam dapat berjalan secara optimal.

Selain itu, Kapolda menekankan agar kegiatan Intelijen tidak hanya terfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga ditingkatkan hingga wilayah pegunungan Papua.

“Saya berpesan kepada seluruh personel Direktorat Intelkam agar terus berperan sebagai insan Intelijen yang mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang semakin terkendali. Tingkatkan kegiatan Intelijen di wilayah pegunungan, sehingga pelaksanaan tugas dapat menjangkau seluruh wilayah,” tegasnya.

Usai penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cinderamata kepada Kombes Pol. Wainan Wynand Imanuel Makatita sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan selama melaksanakan tugas di Polda Papua.

Pisah sambut tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas Direktorat Intelkam Polda Papua dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Uji Coba MBG Pola Prasmanan di SD Inpres Dok 8, Utamakan Gizi dan Edukasi

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua melalui SPPG Polda Papua melaksanakan uji coba pilot project Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Pola prasmanan di SD Negeri Inpres Dok 8, Kota Jayapura, Kamis (01/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin serta sejumlah PJU Polda Papua.

Uji coba ini merupakan bagian dari koordinasi SPPG Polda Papua bersama pihak sekolah sekaligus gladi bersih untuk memastikan mekanisme penyajian MBG dengan sistem prasmanan dapat berjalan secara aman, tertib, higienis, dan sesuai kebutuhan gizi siswa.

Dalam pelaksanaannya, sistem prasmanan diterapkan kepada siswa kelas 5 dan kelas 6. Para siswa juga dilibatkan sebagai relawan dalam membantu proses penyajian makanan kepada teman-temannya.

Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar menjelaskan bahwa sistem prasmanan tersebut masih dalam tahap uji coba dengan tujuan memastikan makanan yang dikonsumsi siswa tetap dalam kondisi segar, hangat, higienis, serta memenuhi kebutuhan gizi.

“Kami mencoba pola prasmanan ini agar makanan disajikan tetap higienis dan hangat. Targetnya, paling lama dua jam setelah dimasak, makanan sudah disantap anak-anak dalam kondisi suhu di atas 60 derajat Celsius,” ujar Kombes Pol. Jannus.

Menurutnya, keterlibatan siswa sebagai relawan juga memberikan nilai edukasi dan melatih kepedulian antarsiswa. Relawan membantu menyesuaikan porsi makanan dengan kebutuhan masing-masing siswa sehingga makanan dapat dimanfaatkan secara optimal dan mengurangi potensi makanan tersisa.

Selain penyajian makanan, kegiatan tersebut juga disertai edukasi mengenai pentingnya asupan gizi. Sebelum makan, para guru memberikan penjelasan kepada siswa mengenai menu, kandungan kalori, serta nilai gizi makanan yang disajikan.

“Anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai kandungan gizi makanan yang mereka konsumsi,” jelasnya.

Kombes Pol. Jannus menambahkan, hasil pelaksanaan uji coba akan dianalisis dan dievaluasi untuk melihat efektivitas sistem prasmanan dibandingkan dengan pola penyajian menggunakan ompreng. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi bahan masukan untuk disampaikan kepada pengurus pusat.

Uji coba serupa juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain di Indonesia, khususnya pada SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari.

Kapolda Papua bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua dalam kegiatan tersebut turut meninjau langsung proses penyajian MBG, melihat kesiapan siswa dan tenaga pendukung, serta mengikuti makan bersama para siswa.

Melalui kegiatan ini, Polda Papua berupaya mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dengan mengedepankan aspek pemenuhan gizi, kebersihan, keamanan pangan, serta edukasi kepada para siswa.

Penulis: Bripda Fatur (082199373815)

Jayapura, 01 Oktober 2026

Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua, Alamat Jln. Dr. Sam Ratulangi No. 8 Jayapura, Papua Telp: 0967-52021. Kontak Person: Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. HP 08118821212.

Continue Reading

Trending