Connect with us

Polres Mimika

Antisipasi Curah Hujan Tak Menentu, Bhabinkamtibmas Ajak Warga Mawokau Jaya Peduli Saluran Air

Published

on

Polda PapuaTengah – Polres Mimika. Bhabinkamtibmas Kampung Mawokau Jaya, Bripka Fahrizal, melaksanakan kegiatan sambang warga di wilayah RT 03, Kampung Mawokau Jaya, Timika, pada Minggu (17/5/26).

Memulai kegiatan sejak pukul 08.15 WIT, Bripka Fahrizal mengawalinya dengan menemui tokoh perempuan dan tokoh pemuda setempat guna memberikan pemahaman mendalam terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan nomor kontak pribadinya demi mempercepat jalur komunikasi dan memastikan setiap laporan warga dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

“Dengan membagikan nomor kontak pribadi saya, jika ada masalah, warga bisa langsung melapor dan kami bisa bertindak cepat. Keamanan dan kebersihan lingkungan ini adalah tanggung jawab kita bersama, dan saya bangga melihat kepedulian serta gotong royong yang ditunjukkan oleh warga RT 03 Timika.” Ucap Bripka Fahrizal.

​Selanjutnya sekira pukul 09.00 WIT, Bripka Fahrizal menyambangi warga RT 03 lainnya untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus merespons kondisi cuaca ekstrem saat ini. Mengingat curah hujan belakangan ini yang tidak menentu, ia mengajak dan memberikan masukan kepada seluruh warga agar aktif berpartisipasi dalam membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing demi mencegah potensi banjir.

Continue Reading

Polda Papua Tengah

Kapolda Papua Tengah Pimpin Pemusnahan Ribuan Liter Miras Ilegal di Mimika.

Published

on

By

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini memimpin pemusnahan ribuan liter minuman keras (miras) ilegal hasil operasi jajaran Polres Mimika di Mapolres Mimika, Senin (15/6/2026).

Pemusnahan tersebut dihadiri Wakil Bupati Mimika, unsur Forkopimda, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi Satresnarkoba Polres Mimika bersama Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako dan Polsek Kawasan Bandara Moses Kilangin selama periode Januari hingga Juni 2026.

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 2.111 liter minuman beralkohol lokal jenis sopi dan cap tikus serta 1.078 botol minuman beralkohol pabrikan berbagai merek yang diamankan dari sejumlah lokasi, termasuk Pelabuhan Pomako, Jalan Poros SP5 dan Bandara Moses Kilangin.

“Ribuan liter miras ini merupakan hasil operasi gabungan yang dilaksanakan sejak Januari hingga Juni 2026. Polres Mimika berkomitmen melalui penertiban dan razia untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Timika tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan bahwa pemusnahan tersebut merupakan bukti nyata komitmen aparat dalam menekan peredaran miras ilegal yang selama ini menjadi salah satu pemicu berbagai tindak kriminalitas dan gangguan keamanan di tengah masyarakat.

“Peredaran minuman keras ini masuk melalui dua pintu utama, yaitu pelabuhan laut di Pomako dan bandara. Karena itu kita harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, TNI, Satpol PP, Syahbandar, Pelni dan seluruh pihak terkait untuk mengendalikan peredarannya,” tegas Kapolda.

Menurut Kapolda, memberantas peredaran miras tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk mempersempit ruang masuk dan distribusi minuman beralkohol ilegal di Kabupaten Mimika.

“Kalau kita bicara kejahatan, sejak manusia ada maka kejahatan juga sudah ada. Karena itu yang bisa kita lakukan adalah meminimalisir melalui operasi-operasi yang berkelanjutan dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dengan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakat mereka ke kegiatan-kegiatan positif, khususnya olahraga.

“Saya terus mendorong kegiatan olahraga karena anak-anak muda harus diberikan aktivitas yang positif. Kalau mereka sibuk berlatih, bertanding dan mengejar prestasi, maka mereka tidak akan mudah terpengaruh oleh minuman keras maupun hal-hal negatif lainnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua Tengah dan Polres Mimika atas keberhasilan mengungkap dan memusnahkan ribuan liter miras ilegal yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial dan gangguan kamtibmas.
Pemerintah Kabupaten Mimika, kata dia, akan terus mendukung upaya pemberantasan miras ilegal serta memperkuat sinergi dengan aparat keamanan guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terus diperkuat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mimika,” lugasnya.

Pemusnahan ribuan liter miras ilegal tersebut menjadi pesan tegas bahwa aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah tidak akan memberikan ruang bagi peredaran minuman beralkohol ilegal yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.

Continue Reading

Polda Papua Tengah

Dari Janji Menjadi Bukti, Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka untuk Masa Depan Anak-Anak Amamapare.

Published

on

By

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang nyata bagi masyarakat terus dilakukan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Senin (15/6/2026),

Kapolda kembali mengunjungi Kampung Amamapare/Pulau Karaka Porsite, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, guna meninjau sekaligus meresmikan bangunan MCK di lingkungan SDN Amamapare yang sebelumnya telah dijanjikan saat kunjungan pada 21 Mei 2026 lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi lima pejabat utama Polda Papua Tengah serta Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh masyarakat, aparat kampung, para guru, dan anak-anak sekolah yang antusias menyaksikan peresmian fasilitas yang telah lama mereka nantikan.

Bangunan MCK tersebut dibangun oleh Satgas Operasi Cinta Damai Cartenz sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Kehadiran fasilitas sanitasi yang layak di lingkungan sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang para siswa.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengatakan bahwa pembangunan MCK ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki arti yang sangat besar bagi anak-anak yang setiap hari menuntut ilmu di sekolah tersebut.

“Saat saya berkunjung beberapa waktu lalu, saya melihat langsung kebutuhan yang ada di sekolah ini. Hari ini saya bersyukur karena apa yang kami janjikan sudah dapat diwujudkan. MCK ini bukan hanya sebuah bangunan, tetapi bagian dari upaya kita menjaga kesehatan, kebersihan, dan martabat anak-anak Papua yang sedang mempersiapkan masa depan mereka melalui pendidikan,” ujar Kapolda.

Menurutnya, pendidikan yang baik harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak di Amamapare memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dengan nyaman seperti anak-anak di daerah lainnya. Semoga fasilitas ini dapat dirawat bersama dan menjadi manfaat jangka panjang bagi sekolah maupun masyarakat sekitar. Anak-anak ini adalah generasi penerus Papua Tengah yang kelak akan membawa daerah ini menjadi lebih maju,” tambahnya.

Rasa syukur juga disampaikan Kepala Kampung Amamapare, Fakundus Natipia, yang mengaku terharu karena janji yang disampaikan Kapolda pada kunjungan sebelumnya benar-benar direalisasikan.
“Kami masyarakat Amamapare sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda Papua Tengah dan seluruh jajaran. Tidak banyak pemimpin yang datang melihat langsung kondisi kami, apalagi kembali lagi untuk memenuhi apa yang sudah dijanjikan. Hari ini kami melihat sendiri bukti kepedulian itu,” ungkap Fakundus.

Ia berharap perhatian terhadap dunia pendidikan di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar Kabupaten Mimika dapat terus berlanjut sehingga anak-anak memiliki sarana belajar yang semakin baik.
“Harapan kami ke depan, anak-anak di kampung ini terus mendapat dukungan agar mereka bisa belajar dengan baik dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Kehadiran pemerintah dan aparat keamanan seperti ini memberikan semangat baru bagi masyarakat,” katanya.

Kebahagiaan juga dirasakan Kepala SDN Amamapare, Maria Yoke Iriyanan, S.Pd, yang selama ini menyaksikan langsung keterbatasan fasilitas di sekolah yang dipimpinnya.

Dengan mata berbinar, Maria mengaku sangat bersyukur karena kini para siswa dan guru memiliki fasilitas sanitasi yang layak.

“Kami sangat bahagia dan berterima kasih kepada Bapak Kapolda Papua Tengah. Selama ini fasilitas MCK menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi sekolah kami. Dengan adanya bangunan ini, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman dan sehat. Guru-guru juga sangat terbantu dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar setiap hari,” ujarnya.

Maria berharap perhatian yang diberikan kepada SDN Amamapare menjadi motivasi bagi para siswa untuk semakin rajin belajar dan menjaga fasilitas yang telah diberikan.
Peresmian MCK tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polri melalui Operasi Cinta Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga. Di tengah keterbatasan yang ada di wilayah pesisir Pulau Karaka, sebuah bangunan sederhana kini menjadi simbol harapan, kepedulian, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Amamapare.

Continue Reading

Polres Mimika

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si Menendang Bola Saat Pembukaan Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 Di Goldstone Arena, Timika

Published

on

By

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup III Usia 10-12 tahun resmi bergulir di Lapangan Goldstone Arena, Irigasi, Distrik Mimika Baru, Mimika-Papua Tengah, Minggu (14/6/2026).

Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12 yang ikut oleh 17 tim Sekolah Sepakbola (SSB) ini dibuka secara langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M. Si.
Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup III ini dilakukan sebagai upaya mencari sekaligus membina bibit-bibit pesepak bola muda di Papua Tengah. Kegiatan tersebut mendapat sambutan dan antusias dari peserta maupun masyarakat yang hadir dalam menyaksikan turnamen tersebut.

Kapolda dalam sambutannya mengatakan bahwa turnamen ini merupakan turnamen kali ketiga yang diselenggarakan oleh pihak Kepolisian.
Ia berharap kompetisi tersebut menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

“Ini turnamen ketiga yang kami (Kepolisian) bikin untuk melihat bakat-bakat adik-adik kita yang ada di Mimika maupun Papua Tengah secara umum,” ujar Kapolda Papua Tengah di hadapan peserta dan tamu undangan.

Kapolda Papua Tengah mengaku sengaja mengajak para pejabat utama Polda Papua Tengah hadir untuk menyaksikan secara langsung semangat anak-anak yang mengikuti turnamen tersebut.

“Saya bawa PJU dari Polda Papua Tengah supaya mereka lihat bahwa di Timika sedang berlangsung kegiatan turnamen sepak bola dalam bentuk mini soccer antara anak-anak usia 10 sampai 12 tahun,” katanya.

Suasana semakin meriah saat Kapolda Papua Tengah memanggil salah satu peserta yang berposisi sebagai penjaga gawang. Anak tersebut diketahui berasal dari Amamapare dan merupakan bagian dari tim yang menjadi juara futsal tingkat Distrik Mimika Timur.

Kapolda Papua Tengah pun mengapresiasi kehadiran tim-tim dari berbagai wilayah, termasuk Kokonao, Amamapare hingga Pulau Karaka yang ikut meramaikan turnamen tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk panitia, sponsor utama Gomex, serta pengelola Goldstone Arena yang telah menyediakan tempat pertandingan.

“Kita akan terus menggelorakan turnamen-turnamen seperti ini ke depan. Saya berharap bapak, ibu yang punya kepedulian terhadap anak-anak kita bisa terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” katanya.

Menurutnya, melalui kegiatan olahraga, anak-anak dapat diarahkan untuk meraih mimpi menjadi atlet profesional hingga mampu bersaing di tingkat dunia.

Dalam kesempatan yang sama, legenda sepak bola Papua, Boaz Solossa, turut hadir memberikan motivasi kepada para peserta. Boaz mengaku bangga melihat adanya perhatian dari berbagai pihak terhadap pembinaan generasi muda melalui sepak bola.

“Saya bisa melihat langsung. Terima kasih buat Bapak Kapolda yang bisa memberikan kesempatan kepada generasi emas kita, adik-adik kita yang punya mimpi sangat luar biasa,” ujar Boaz.

Mantan kapten Timnas Indonesia itu berpesan agar para peserta terus berlatih dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita menjadi pesepak bola.
“Kita bermain bola kalau latihan terus pasti kita bosan. Tapi inilah saatnya kalian tunjukkan kemampuan kalian, skill kalian. Saya sangat yakin dan percaya dari Kota Mimika ada pemain-pemain hebat yang bisa bermain di tingkat nasional dan internasional,” ucapnya.

Selain itu, Boaz juga mengajak para pelatih SSB untuk terus mendampingi dan membina anak-anak dengan baik.
“Kepada seluruh pelatih SSB, teruslah memberikan arahan dan latihan yang baik kepada adik-adik kita. Kita di Papua punya kemampuan yang luar biasa melalui bidang sepak bola,” katanya.

Turnamen mini soccer tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter, disiplin, dan semangat sportivitas bagi generasi muda Papua Tengah.

Dalam laga pembukaan yang mempertemukan SSB Amung Negel VS SSB Papua Blessing berakhir imbang 0-0.
Laga kedua yang mempertemukan SSB Impact VS SSB Elang dengan scor akhir 0-7 untuk SSB Elang. Sementara laga ketiga yang mempertemukan SSB Amamapare VS SSB Senja Amor berakhir dengan skor 1-0 unuk SSB Amamapare.

Continue Reading

Trending