Connect with us

Polda Papua Tengah

Dihari Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga, Anak-anak Mendapat Pelajaran Tentang Alkitab.

Published

on

​Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Personel Polsek Tembagapura, melalui Unit Binmas Aipda Lebu Tadan dan Briptu Adam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak di Honai Polsek Tembagapura pada Kamis (14/5/26).

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih ini dihadiri oleh 17 anak-anak dari wilayah Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti. Dalam suasana ceria, personel Polri mengajak anak-anak mendalami makna Alkitab mengenai peristiwa naiknya Yesus Kristus ke surga, sekaligus mengajarkan doa dan lagu-lagu pujian Sekolah Minggu.

​Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga menjadi sarana edukasi literasi dasar bagi anak-anak di wilayah tersebut. Mengingat aktivitas sekolah di Kampung Waa Banti yang belum berjalan maksimal, Bhabinkamtibmas mengambil peran aktif untuk mengisi kekosongan pendidikan melalui proses belajar mengajar yang interaktif. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda di pelosok Papua, agar mereka tetap mendapatkan hak belajar meski dalam keterbatasan fasilitas pendidikan.

​”Peringatan Kenaikan Yesus Kristus tahun ini kami maknai dengan berbagi ilmu dan kasih bersama anak-anak Sekolah Minggu. Melalui kegiatan di Honai ini, kami menanamkan nilai-nilai kebaikan dan doa sejak dini. Meskipun situasi pendidikan di kampung saat ini belum maksimal, Polsek Tembagapura berkomitmen untuk terus menjadi jembatan ilmu agar anak-anak kita di pedalaman tetap memiliki semangat untuk maju.” Ujar Aipda Lebu.

​Melalui giat ini, Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya perhatian khusus dari pihak pemerintah, non-pemerintah, maupun orang tua dalam mendukung kemampuan baca, tulis, dan hitung anak-anak di seputaran Kali Kabur. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mencerdaskan anak bangsa sekaligus menciptakan keamanan melalui pendekatan humanis di Distrik Tembagapura.

Continue Reading

Polda Papua Tengah

Kapolda Papua Tengah Pimpin Pemusnahan Ribuan Liter Miras Ilegal di Mimika.

Published

on

By

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini memimpin pemusnahan ribuan liter minuman keras (miras) ilegal hasil operasi jajaran Polres Mimika di Mapolres Mimika, Senin (15/6/2026).

Pemusnahan tersebut dihadiri Wakil Bupati Mimika, unsur Forkopimda, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi Satresnarkoba Polres Mimika bersama Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako dan Polsek Kawasan Bandara Moses Kilangin selama periode Januari hingga Juni 2026.

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 2.111 liter minuman beralkohol lokal jenis sopi dan cap tikus serta 1.078 botol minuman beralkohol pabrikan berbagai merek yang diamankan dari sejumlah lokasi, termasuk Pelabuhan Pomako, Jalan Poros SP5 dan Bandara Moses Kilangin.

“Ribuan liter miras ini merupakan hasil operasi gabungan yang dilaksanakan sejak Januari hingga Juni 2026. Polres Mimika berkomitmen melalui penertiban dan razia untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Timika tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan bahwa pemusnahan tersebut merupakan bukti nyata komitmen aparat dalam menekan peredaran miras ilegal yang selama ini menjadi salah satu pemicu berbagai tindak kriminalitas dan gangguan keamanan di tengah masyarakat.

“Peredaran minuman keras ini masuk melalui dua pintu utama, yaitu pelabuhan laut di Pomako dan bandara. Karena itu kita harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, TNI, Satpol PP, Syahbandar, Pelni dan seluruh pihak terkait untuk mengendalikan peredarannya,” tegas Kapolda.

Menurut Kapolda, memberantas peredaran miras tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk mempersempit ruang masuk dan distribusi minuman beralkohol ilegal di Kabupaten Mimika.

“Kalau kita bicara kejahatan, sejak manusia ada maka kejahatan juga sudah ada. Karena itu yang bisa kita lakukan adalah meminimalisir melalui operasi-operasi yang berkelanjutan dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dengan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakat mereka ke kegiatan-kegiatan positif, khususnya olahraga.

“Saya terus mendorong kegiatan olahraga karena anak-anak muda harus diberikan aktivitas yang positif. Kalau mereka sibuk berlatih, bertanding dan mengejar prestasi, maka mereka tidak akan mudah terpengaruh oleh minuman keras maupun hal-hal negatif lainnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua Tengah dan Polres Mimika atas keberhasilan mengungkap dan memusnahkan ribuan liter miras ilegal yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial dan gangguan kamtibmas.
Pemerintah Kabupaten Mimika, kata dia, akan terus mendukung upaya pemberantasan miras ilegal serta memperkuat sinergi dengan aparat keamanan guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terus diperkuat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mimika,” lugasnya.

Pemusnahan ribuan liter miras ilegal tersebut menjadi pesan tegas bahwa aparat penegak hukum bersama pemerintah daerah tidak akan memberikan ruang bagi peredaran minuman beralkohol ilegal yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.

Continue Reading

Polda Papua Tengah

Dari Janji Menjadi Bukti, Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka untuk Masa Depan Anak-Anak Amamapare.

Published

on

By

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang nyata bagi masyarakat terus dilakukan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Senin (15/6/2026),

Kapolda kembali mengunjungi Kampung Amamapare/Pulau Karaka Porsite, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, guna meninjau sekaligus meresmikan bangunan MCK di lingkungan SDN Amamapare yang sebelumnya telah dijanjikan saat kunjungan pada 21 Mei 2026 lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi lima pejabat utama Polda Papua Tengah serta Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh masyarakat, aparat kampung, para guru, dan anak-anak sekolah yang antusias menyaksikan peresmian fasilitas yang telah lama mereka nantikan.

Bangunan MCK tersebut dibangun oleh Satgas Operasi Cinta Damai Cartenz sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Kehadiran fasilitas sanitasi yang layak di lingkungan sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang para siswa.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengatakan bahwa pembangunan MCK ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki arti yang sangat besar bagi anak-anak yang setiap hari menuntut ilmu di sekolah tersebut.

“Saat saya berkunjung beberapa waktu lalu, saya melihat langsung kebutuhan yang ada di sekolah ini. Hari ini saya bersyukur karena apa yang kami janjikan sudah dapat diwujudkan. MCK ini bukan hanya sebuah bangunan, tetapi bagian dari upaya kita menjaga kesehatan, kebersihan, dan martabat anak-anak Papua yang sedang mempersiapkan masa depan mereka melalui pendidikan,” ujar Kapolda.

Menurutnya, pendidikan yang baik harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak di Amamapare memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dengan nyaman seperti anak-anak di daerah lainnya. Semoga fasilitas ini dapat dirawat bersama dan menjadi manfaat jangka panjang bagi sekolah maupun masyarakat sekitar. Anak-anak ini adalah generasi penerus Papua Tengah yang kelak akan membawa daerah ini menjadi lebih maju,” tambahnya.

Rasa syukur juga disampaikan Kepala Kampung Amamapare, Fakundus Natipia, yang mengaku terharu karena janji yang disampaikan Kapolda pada kunjungan sebelumnya benar-benar direalisasikan.
“Kami masyarakat Amamapare sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda Papua Tengah dan seluruh jajaran. Tidak banyak pemimpin yang datang melihat langsung kondisi kami, apalagi kembali lagi untuk memenuhi apa yang sudah dijanjikan. Hari ini kami melihat sendiri bukti kepedulian itu,” ungkap Fakundus.

Ia berharap perhatian terhadap dunia pendidikan di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar Kabupaten Mimika dapat terus berlanjut sehingga anak-anak memiliki sarana belajar yang semakin baik.
“Harapan kami ke depan, anak-anak di kampung ini terus mendapat dukungan agar mereka bisa belajar dengan baik dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Kehadiran pemerintah dan aparat keamanan seperti ini memberikan semangat baru bagi masyarakat,” katanya.

Kebahagiaan juga dirasakan Kepala SDN Amamapare, Maria Yoke Iriyanan, S.Pd, yang selama ini menyaksikan langsung keterbatasan fasilitas di sekolah yang dipimpinnya.

Dengan mata berbinar, Maria mengaku sangat bersyukur karena kini para siswa dan guru memiliki fasilitas sanitasi yang layak.

“Kami sangat bahagia dan berterima kasih kepada Bapak Kapolda Papua Tengah. Selama ini fasilitas MCK menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi sekolah kami. Dengan adanya bangunan ini, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman dan sehat. Guru-guru juga sangat terbantu dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar setiap hari,” ujarnya.

Maria berharap perhatian yang diberikan kepada SDN Amamapare menjadi motivasi bagi para siswa untuk semakin rajin belajar dan menjaga fasilitas yang telah diberikan.
Peresmian MCK tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polri melalui Operasi Cinta Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga. Di tengah keterbatasan yang ada di wilayah pesisir Pulau Karaka, sebuah bangunan sederhana kini menjadi simbol harapan, kepedulian, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Amamapare.

Continue Reading

Polda Papua

Satbinmas Polres Boven Digoel Sambang Kamtibmas Dan Sosialisasikan Layanan Call Center 110 Di Asrama Pelajar Fofi

Published

on

By

Tanah Merah – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Boven Digoel melaksanakan kegiatan sambang Kamtibmas sekaligus sosialisasi layanan Call Center Polri 110 di Kompleks Asrama Fofi, Kampung Sokanggo, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kasat Binmas Polres Boven Digoel, AKP Gaffar, bersama personel Bhabinkamtibmas tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada masyarakat, di antaranya mengajak warga untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta segera menghubungi petugas Bhabinkamtibmas atau layanan Call Center 110 apabila terjadi permasalahan maupun gangguan Kamtibmas.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks, serta turut berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Personel Bhabinkamtibmas turut memberikan edukasi secara langsung mengenai tata cara mengakses dan menggunakan layanan Call Center 110 kepada warga, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan cepat dan tepat saat membutuhkan bantuan kepolisian.

Masyarakat Kompleks Asrama Fofi menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Satbinmas Polres Boven Digoel. Warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta perhatian petugas Bhabinkamtibmas yang secara rutin mengunjungi dan memberikan pembinaan kepada masyarakat.
Warga juga menjelaskan bahwa penghuni kompleks tersebut mayoritas merupakan anak-anak sekolah yang berasal dari kampung, sehingga pengawasan dilakukan secara bergantian oleh masyarakat setempat.

Mereka berkomitmen untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan mereka, Kegiatan sambang dan sosialisasi menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman.

Humas Polres Boven Digoel

Continue Reading

Trending