Connect with us

Polda Papua

Festival Colo Sagu 2026 Warnai HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Papua

Published

on

Jayapura – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua bersama berbagai pemangku kepentingan mendukung pelaksanaan Festival Colo Sagu 2026 yang mengusung tema “Sagu Menghidupi: Dari Tradisi Menuju Kemandirian Ekonomi”.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Jayapura, Jumat (19/06), menjadi momentum memperkuat pelestarian pangan lokal sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Papua berbasis potensi daerah.

Festival ini dihadiri oleh Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H., Sekretaris Daerah Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait, Ketua DPR Papua Denny Henry Bonai, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta masyarakat umum.

Pelaksanaan Festival Colo Sagu menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pelestarian budaya, ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR selaku penyelenggara menyampaikan bahwa Festival Colo Sagu merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan sagu sebagai salah satu kekayaan alam dan identitas masyarakat Papua yang harus dijaga serta dikembangkan.

Menurutnya, sagu tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memiliki potensi besar untuk ditransformasikan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli terhadap keberadaan hutan sagu yang terus mengalami penyusutan serta bersama-sama mendorong lahirnya regulasi dan inovasi yang mendukung pengembangan komoditas tersebut.

“Kita ingin sagu tidak hanya menjadi cerita tentang masa lalu, tetapi tetap hidup sebagai sumber pangan dan sumber penghidupan masyarakat Papua hingga generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri dalam sambutannya menegaskan bahwa sagu merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat Papua. Di balik hamparan hutan sagu tersimpan nilai-nilai budaya, gotong royong, kearifan lokal, serta hubungan harmonis antara manusia dan alam yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Menurut Gubernur, penguatan komoditas sagu menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Ketika kita berbicara tentang sagu, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang masa depan Papua. Sagu bukan hanya warisan budaya, tetapi juga aset strategis yang dapat menjadi fondasi kedaulatan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam melindungi kawasan sagu, memberdayakan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat, mendorong riset dan inovasi, serta meningkatkan nilai tambah berbagai produk turunan sagu agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menjaga keberlangsungan hutan sagu dan mengembangkan potensi ekonomi berbasis pangan lokal.

“Papua membutuhkan generasi yang bangga terhadap identitasnya. Generasi yang tidak hanya mengenal sagu sebagai warisan leluhur, tetapi juga mampu melihatnya sebagai peluang masa depan yang menjanjikan,” tambahnya.

Pembukaan Festival Colo Sagu 2026 ditandai dengan prosesi simbolis pencelupan sagu ke dalam kopi oleh Gubernur Papua bersama unsur Forkopimda sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat Papua. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kompetisi esai Colo Sagu yang diikuti pelajar dan mahasiswa, seminar, serta berbagai kegiatan edukatif lainnya.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung pelestarian budaya, penguatan ketahanan pangan, serta pembangunan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Semangat inilah yang sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, yaitu menghadirkan Polri yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan

Published

on

By

Jayapura – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua menggelar lomba memancing yang diikuti personel Polri dan Bhayangkari di Kolam Polres Keerom, Senin (29/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Bhayangkara yang bertujuan mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan keluarga besar Polda Papua.

Lomba memancing dibuka secara resmi oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin dan hadir Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., beserta Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Ili Muhajir, PJU Polda Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, serta seluruh peserta lomba.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua menekankan bahwa perlombaan tersebut bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan menjadi wadah mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun semangat kebersamaan di antara seluruh personel.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan saling menghormati. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

“Perlombaan ini adalah milik kita bersama. Mari kita ikuti dengan menjunjung tinggi sportivitas, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan. Apa pun hasilnya nanti, saya berharap seluruh peserta dapat menerimanya dengan lapang dada dan penuh rasa syukur,” ucap Kapolda Papua.

Usai pembukaan, para peserta langsung menempati lokasi yang telah disiapkan panitia. Suasana penuh keakraban dan canda tawa mewarnai jalannya perlombaan. Meski berlangsung kompetitif, seluruh peserta tetap menunjukkan sikap sportif sehingga kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, kategori ikan terberat berhasil dimenangkan oleh Dimas dari Spripim dengan tangkapan ikan lele seberat 2,315 kilogram. Posisi kedua diraih Putra Rizky dengan ikan bawal seberat 2,03 kilogram, sementara Ahmad Khoirul menempati peringkat ketiga dengan tangkapan ikan lele seberat 1,230 kilogram.

Selain itu, pada kategori jumlah tangkapan terbanyak, Juara I diraih Ibu Aninam dari Bhayangkari, Juara II diraih Iptu Dwi Ramandey, dan Juara III diraih Ibu Santika Putu.

Penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Kapolda Papua bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua sebagai bentuk apresiasi atas semangat, partisipasi, dan sportivitas seluruh peserta selama mengikuti perlombaan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan panjang pengabdian Polri, tetapi juga sebagai sarana memperkuat soliditas internal serta membangun hubungan yang harmonis di lingkungan keluarga besar Polri.

“Lomba memancing ini bukan sekadar kegiatan rekreasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan yang nantinya akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

Kombes Cahyo menambahkan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memotivasi seluruh personel Polda Papua untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga soliditas, dan memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

“Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin menumbuhkan rasa memiliki, memperkuat sinergi, dan menjaga semangat pengabdian seluruh personel. Kebersamaan yang terbangun hari ini menjadi modal penting untuk menghadirkan Polri yang semakin Presisi, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat,” tutup Kabid Humas.

Continue Reading

Polda Papua

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Published

on

By

Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., secara resmi menutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Minggu (28/06), dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Papua.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Danpas Brimob III Korbrimob Polri Brigjen Pol. John Huntal Sajananto Sitanggang, S.I.K., M.Han., Ketua Umum Pengprov Perbakin Papua Jhony Banua Rouw, S.E., para Pejabat Utama Polda Papua, jajaran TNI, Perbakin Papua, serta para peserta kejuaraan.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara Polri, Perbakin, TNI, dan masyarakat dalam mengembangkan olahraga menembak di Tanah Papua.

“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi, membangun sportivitas, serta meningkatkan kemampuan para atlet menembak di Papua. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda Papua mengungkapkan bahwa antusiasme peserta pada kejuaraan tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 196 peserta ambil bagian dalam berbagai nomor pertandingan yang diperlombakan, mulai dari kategori 100 meter tiga posisi, Benchrest 25 meter, Multi Range 18–41 meter hingga Benchrest 50 meter.

Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa olahraga menembak memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Papua. Oleh karena itu, Polda Papua berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda rutin guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.

Kapolda juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan sikap disiplin, sportif, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

“Kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita membangun persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan terus meningkatkan kemampuan diri untuk meraih prestasi yang lebih baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Papua turut mengucapkan selamat kepada para juara yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai kategori perlombaan serta mendorong seluruh peserta untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan menembaknya.

Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 menghasilkan sejumlah juara dari berbagai kategori pertandingan. Pada kategori 100 Meter Tiga Posisi Metal Silhouette, Kombes Pol. Herzoni Saragih dari Polda Papua berhasil meraih Juara I. Sementara pada kategori lainnya, para atlet dari berbagai klub menembak di Papua juga menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil meraih prestasi membanggakan.

Melalui Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, diharapkan hubungan sinergis antara Polri, TNI, Perbakin, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memajukan olahraga menembak di Tanah Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Pererat Soliditas dan Kebersamaan, Polda Papua Gelar Olahraga Bersama

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di Lapangan Hijau Sat Brimob Polda Papua, Kota Jayapura, Minggu (28/06).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin serta dihadiri para PJU Polda Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, personel Polri, ASN Polri, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan Polri yang profesional, adaptif, dan humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Olahraga bersama ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat soliditas internal, memperkuat jiwa korsa, serta menyatukan semangat seluruh personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis di wilayah Papua,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda juga mengajak seluruh personel, baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun ASN Polri untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah membangun kebersamaan dan kekompakan dalam suasana kekeluargaan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemanasan bersama yang dipandu instruktur, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), senam Zumba, hingga senam pendinginan yang diikuti seluruh peserta. Selain olahraga bersama, panitia juga menggelar berbagai permainan tradisional yang melibatkan peserta, di antaranya tali masuk dan gobak sodor.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyediakan sebanyak 374 hadiah doorprize yang terdiri dari berbagai barang elektronik, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan sekolah, sepeda, hingga hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat.

Pada perlombaan gobak sodor, Tim Gabungan Pimpinan Staf Bhayangkari berhasil meraih Juara I, disusul Tim Srikandi Brimob sebagai Juara II, Tim Ketua Bhayangkari sebagai Juara III, dan Tim Bhayangkari Batalyon B sebagai Juara IV.

Selain menjaga kebugaran melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta sinergitas keluarga besar Polda Papua semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat.

Continue Reading

Trending