Connect with us

Polres Waropen

Jaga Kamseltibcar Lantas Saat Malam Minggu, Satuan Lalu Lintas Polres Waropen Gelar Patroli Blue Light.

Published

on

Polres Waropen, Waren – Dalam rangka menjaga kamseltibcar lantas saat malam Minggu, Satuan Lalu Lintas Polres Waropen melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light di sejumlah titik keramaian dan lokasi rawan gangguan lalu lintas di wilayah hukum Polres Waropen (Sabtu,23/05/2026)

Kegiatan patroli blue light tersebut dipimpin oleh Kanit Regident Bripka. Imran Rumadan, S.H. yang didampingi tiga Personel Satuan Lalu Lintas.

Dalam pelaksanaannya, patroli Blue Light difokuskan pada upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan kamseltibcar lantas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di malam hari, khususnya saat malam Minggu, dan dengan kendaraan patroli yang menyalakan lampu rotator biru, diharapkan mampu memberikan efek cegah (deterrent effect) terhadap pelanggaran lalu lintas maupun potensi tindak kejahatan jalanan.

Adapun kegiatan yang dilakukan selama patroli antara lain melakukan pemantauan arus lalu lintas di titik-titik keramaian, memberikan himbauan kepada pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara serta melakukan teguran simpatik secara humanis kepada pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata.

Selain itu, dilaksanakan juga pengaturan arus lalu lintas di lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan, menyambangi masyarakat dan pengguna jalan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengantisipasi aksi balap liar dan penggunaan helm SNI maupun knalpot brong tidak sesuai spesifikasi teknis yang kerap meresahkan masyarakat pada malam hari.

Personel Satuan Lalu Lintas juga melakukan kegiatan patroli dialogis dengan menyapa warga serta mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara, khususnya bagi para remaja yang sering memanfaatkan malam akhir pekan untuk berkumpul.

Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas terpantau aman, lancar, dan kondusif, dan dengan dilaksanakannya patroli Blue Light secara rutin, diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Waropen.

Continue Reading

Polres Waropen

Polres Waropen Amankan Peresmian PLTD Batu Zaman Kapasitas 2 Mega Watt

Published

on

By

Waropen – Waren Dalam rangkah acara peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Batu Zaman berkapasitas 2 Mega Watt. Kapolres Waropen Akbp. Iip Syarif Hidayat, Melalui Kabag Ops Polres Waropen Akp. Frits B. Arera Melibatkan 30 Personil polres waropen untuk pengamanan rangkaian acara peresmian aset vital daerah tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif (Sabtu 23/05/2026) Sore

Kehadiran PLTD Batu Zaman ini merupakan lompatan besar yang sangat dinantikan untuk mendukung kebutuhan pasokan listrik masyarakat serta mengakselerasi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Waropen.

Acara peresmian ini di pimpin langsung oleh bupati kabupaten waropen Drs. Fransiskus Xaferius. Mote, M.si., didampingi Plh Sedta Kabupaten Waropen Bob Woriori, S.STP., M.Si.,
Manager PT PLN ULP Waropen Geisler Ronsumbre, perwakilan PT Putra Persada Perkasa Nola Ekna, serta jajaran Forkopimda termasuk Kapolres Waropen Akbp. Iip Syarif Hidayat, S.H.

Dalam sambutannya yang penuh haru, Bupati Fransiscus Xaverius Mote menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan listrik ini merupakan jawaban atas doa dan pergumulan panjang masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi pemadaman bergilir.

“Hari ini bukan sekadar peresmian mesin pembangkit listrik, tetapi menjadi sejarah baru bahwa Waropen akan terang. Ini komitmen kami dalam mewujudkan visi Waropen Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera yang Berkeadilan melalui program Waropen Terang, Waropen Cerdas, dan Waropen Sehat,” tegas Bupati Fransiscus.

Bupati juga menambahkan bahwa kehadiran listrik yang stabil ini akan berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur dasar lainnya yang sedang digenjot Pemda, seperti pembangunan Rumah Sakit Tipe C dan pembangunan kembali Pasar Urfas yang terbakar.

Sementara itu, Manager PT PLN ULP Waropen, Geisler Ronsumbre, mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Waropen dan pihak mitra kerja. Ia memaparkan bahwa dengan kapasitas kontrak 2 MW (serta cadangan sistem yang aman), pasokan daya dipastikan cukup untuk melayani beban puncak masyarakat, bahkan siap menopang kebutuhan kelistrikan Bandara Botawa ke depan.

Kapolres Waropen secara terpisah menyampaikan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Pihak kepolisian menegaskan bahwa stabilitas keamanan adalah kunci utama agar investasi pembangunan seperti PLTD 2 MW ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan resminya pengoperasian PLTD Batu Zaman yang berjalan aman di bawah pengawalan Polres Waropen, kini masyarakat Kabupaten Waropen dapat menikmati pasokan listrik yang lebih andal untuk menggerakkan roda ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

Continue Reading

Polres Waropen

Meningkatkan Perekonomian kabupaten waropen Polres Waropen Kawal Survei San Penetapan Batas Tanah Untuk Pembangunan Kembali Pasar Urfas

Published

on

By

Polres Waropen – Waren Dalam rangka kegiatan survei lokasi, pengukuran, dan penetapan batas tanah pembangunan kembali pasar yang terbakar yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Waropen. Polres Waropen memberikan pengamanan penuh (Sabtu, 23/05/2026) Pagi

Kegiatan krusial tersebut di pimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Waropen Drs. Fransiskus Xaferius. Mote, M.si yang di dampingi oleh Kapolres Waropen Akbp. Iip Syarif Hidayat, S.H., Plt Sekretaris Daerah,serta jajaran asisten pemrintah kabupaten waropen, Kehadiran jajaran tersebut di sambut hangat oleh keluarga pemilik hak wilayah, kegitana ini berlangsung di Kampung Rorisi, Distrik Urei-Faisei, Kabupaten Waropen, dengan melibatkan tim teknis dari Pemda, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat.

Bupati waropen Drs. Fransiskus Xaferius. Mote, M.si, mengungkapkan pasar yang terbakar menjelang hari raya idhul fitri tahun 2025 lalu itu belum sempat di bangun kembali. Selama ini, status tanah tersebut masih berupa hak pakai dan belum dilakukan pelepasan adat secara resmi kepada pemerintah daerah.

Bupati waropen juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar pemilik hak ulayat yang telah dengan ikhlas menyerahkan tanah demi kepentingan masyarakat luas. Terlebih, anggaran pembangunan telah disiapkan melalui APBD Kabupaten Waropen Tahun Anggaran 2026.

Hari ini pemerintah daerah bersama para pemilik hak ulayat hadir langsung untuk melakukan pengukuran sekaligus membahas proses pelepasan adat. Tahapan ini sangat penting agar nantinya lahan pasar dapat disertifikatkan menjadi aset resmi pemerintah daerah,” ujar Bupati Waropen

Bupati waropen Drs. Fransiskus Xaferius. Mote, M.si, melalui Plh. Sekda Waropen, Bob Woriori, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mengawal proses administrasi dan pelepasan adat ini agar berjalan cepat dan transparan demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dukungan penuh juga datang dari pihak pemilik hak ulayat. Bili Sawaki, salah satu perwakilan pemilik tanah, menyatakan bahwa seluruh keluarga besar pemilik ulayat telah sepakat menyerahkan lahan tersebut demi kepentingan umum.
“Tanah ini memang terdiri dari beberapa kepemilikan keluarga, namun kami semua sudah sepakat. Harapan kami, pembangunan segera direalisasikan tahun ini supaya masyarakat yang selama ini berjualan di pinggir jalan bisa kembali memiliki tempat usaha yang layak.

Kapolres Waropen menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian di Kampung Rorisi murni untuk menjamin ketertiban umum. Pasar Urfas merupakan urat nadi perekonomian masyarakat kabupaten waropen sehingga percepatan pembangunannya menjadi prioritas yang harus didukung penuh stabilitas keamanannya.

Melalui sinergi yang solid antara Polres, Pemda, dan masyarakat Kampung Rorisi, seluruh rangkaian pengukuran tanah ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Pihak Pemda Waropen menargetkan hasil cetak peta bidang dari kegiatan ini akan segera menjadi dasar hukum dimulainya pembersihan lahan (land clearing) dan peletakan batu pertama pembangunan pasar yang baru.

Continue Reading

Trending