Connect with us

Polda Papua

Kapolda Papua Cup 2026 Resmi Bergulir, Jadi Momentum Pembinaan Atlet Tenis Papua

Published

on

Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., secara resmi membuka Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kegiatan pembukaan berlangsung di Lapangan Tenis Polda Papua, Jumat (12/06/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua MRP Papua Nerlince Wamuar, S.E., M.Pd., Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, S.H., para Pejabat Utama Polda Papua, unsur forkopimda, pengurus PELTI Provinsi Papua, serta para atlet dan peserta turnamen.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Kompol I Dewa Gede Ditya K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup 2026 diikuti sebanyak 249 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten, kota, dan provinsi di wilayah Papua Raya.

“Turnamen mempertandingkan lima kategori, yakni kategori beregu, prestasi putra, prestasi putri, intermediate putra, dan intermediate putri, dengan total 182 pertandingan yang akan berlangsung selama lima hari, mulai 12 hingga 16 Juni 2026,” ujar Ketua Panitia.

Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan semangat sportivitas di kalangan masyarakat dan komunitas olahraga tenis lapangan di Papua.

“Turnamen ini merupakan momentum untuk memperkuat persaudaraan dan membangun semangat kompetisi yang sehat. Saya berharap seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai wadah menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, fair play, dan saling menghormati. Kemenangan memang penting, namun yang lebih utama adalah kebersamaan dan persatuan yang terjalin melalui olahraga,” ujar Kapolda Papua.

Lebih lanjut, Kapolda Papua menyoroti pentingnya pembinaan atlet tenis lapangan di Tanah Papua.

Menurutnya, Papua memiliki potensi besar dalam dunia olahraga dan telah melahirkan banyak atlet berprestasi di tingkat nasional. Namun, untuk cabang olahraga tenis lapangan masih diperlukan kerja sama dan komitmen seluruh pihak guna meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Saya mengajak seluruh pengurus PELTI, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun ekosistem pembinaan tenis yang lebih baik. Dengan pembinaan yang konsisten, saya yakin Papua mampu melahirkan atlet-atlet tenis yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Kapolda Papua, Forkopimda, pejabat utama Polda Papua, pengurus PELTI, panitia, dan peserta turnamen. Selanjutnya, para atlet mulai bertanding sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pertandingan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta maupun pendukung yang hadir.

Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup 2026 merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan olahraga tenis lapangan di Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Laksanakan Penelusuran Mental Kepribadian Calon Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua melalui Panitia Daerah Seleksi Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiatan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) bagi para peserta seleksi yang berlangsung di Aula Elsama Numberi SPN Polda Papua, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akpol yang bertujuan untuk menilai aspek integritas, moralitas, kepribadian, serta kondisi mental para peserta sebagai dasar dalam menentukan kelayakan calon perwira Polri di masa mendatang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag Paminal Bid Propam Polda Papua Kompol Debi Wiharjayadi, S.I.K., M.H., bersama panitia pelaksana PMK dan para peserta seleksi Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026.

Dalam keterangannya, Kasubbag Paminal Bid Propam Polda Papua, Kompol Debi Wiharjayadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Penelusuran Mental Kepribadian merupakan tahapan yang sangat penting dalam proses seleksi calon Taruna dan Taruni Akpol karena bertujuan untuk memastikan setiap peserta memiliki integritas, karakter, dan moralitas yang baik.

“Melalui tahapan Penelusuran Mental Kepribadian ini, kami ingin memastikan bahwa calon Taruna dan Taruni Akpol tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan fisik yang baik, tetapi juga memiliki integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Seleksi ini menjadi bagian penting dalam upaya mencetak calon perwira Polri yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Kompol Debi Wiharjayadi.

Lebih lanjut, Kompol Debi menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip penerimaan anggota Polri.

“Kami berkomitmen menjalankan proses seleksi sesuai prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi berdasarkan kemampuan dan kualitas yang dimiliki,” tambahnya.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan PMK sebanyak 10 orang, terdiri dari 8 peserta pria dan 2 peserta wanita. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.

Penelusuran Mental Kepribadian merupakan instrumen penting dalam proses seleksi calon anggota Polri, khususnya calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian. Melalui tahapan ini, panitia dapat memperoleh gambaran mengenai karakter, sikap, perilaku, integritas, hingga rekam jejak para peserta guna memastikan bahwa calon perwira Polri yang terpilih memiliki kualitas moral dan mental yang baik.

Polda Papua berharap melalui proses seleksi yang ketat dan profesional ini dapat terjaring calon-calon perwira Polri yang unggul, berkarakter, serta siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Continue Reading

Polda Papua

Wakapolda Papua Pimpin Apel Pagi dan Tekankan Disiplin, Kesehatan, serta Dukungan terhadap Kebijakan Institusi

Published

on

By

Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi bersama personel Polda Papua yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Papua Koya Koso, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Papua serta seluruh personel Polda Papua.

Dalam arahannya, Wakapolda Papua menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan pelaksanaan tugas yang telah berjalan dengan baik. Namun demikian, beliau mengingatkan seluruh anggota agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah terkait perubahan regulasi mengenai masa usia pensiun anggota Polri. Wakapolda menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan personel Polri secara nasional, khususnya pada satuan kewilayahan yang masih mengalami kekurangan personel.

“Perubahan usia pensiun ini merupakan kebijakan yang harus kita pahami dan dukung bersama sebagai bagian dari institusi Polri. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat organisasi sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Brigjen Pol. Muhajir.

Selain itu, Wakapolda Papua juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi kesehatan personel. Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat sejumlah anggota yang sedang menjalani perawatan akibat sakit dan tidak dapat mengikuti apel pagi. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir, terdapat personel yang meninggal dunia karena kondisi kesehatan.

Menyikapi hal tersebut, Wakapolda mengimbau seluruh anggota untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat, mengatur waktu istirahat yang cukup, serta memanfaatkan waktu luang untuk pemulihan kondisi fisik.

“Kesehatan merupakan modal utama dalam pelaksanaan tugas. Dengan bertambahnya masa pengabdian, setiap anggota dituntut untuk tetap menjaga kondisi fisik agar dapat melaksanakan tugas secara optimal hingga masa akhir dinas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua juga mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, khususnya bagi personel yang menempuh perjalanan cukup jauh menuju Mapolda Papua di Koya Koso. Ia meminta seluruh personel agar mengatur waktu keberangkatan dengan baik dan tidak memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi hanya untuk menghindari keterlambatan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Lebih baik terlambat beberapa menit daripada mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ungkap Wakapolda.

Selain itu, Brigjen Pol. Muhajir juga mengajak seluruh anggota untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menekankan agar personel tidak memberikan komentar negatif terhadap kebijakan pemerintah maupun kebijakan institusi yang telah melalui proses pembahasan dan pengambilan keputusan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, seluruh anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk menjaga citra institusi serta mendukung implementasi setiap kebijakan yang bertujuan memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menutup arahannya, Wakapolda Papua kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga semangat, disiplin, kesehatan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab guna mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.

Continue Reading

Polda Papua

Panggung Prajurit Bhayangkara Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Perkuat Kebersamaan Keluarga Besar Polda Papua

Published

on

By

Jayapura – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua menggelar Pergelaran Panggung Prajurit Bhayangkara yang berlangsung di Mako Polda Papua Koya Koso, Kota Jayapura, Sabtu (13/06/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Petrus Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., Wakapolda Papua, Brigjen Pol Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin, para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolres jajaran, personel Polda Papua serta Bhayangkari Daerah Papua.

Pergelaran Panggung Prajurit Bhayangkara menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan di lingkungan keluarga besar Polda Papua.

Suasana penuh keakraban terlihat sejak awal kegiatan dengan pembagian berbagai doorprize kepada personel yang hadir. Hadiah yang dibagikan meliputi setrika, kipas angin, rice cooker, kompor gas, mesin cuci, kulkas, televisi hingga sepeda.

Selain pembagian doorprize, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan musik dari personel Polda Papua dan Bhayangkari.

Dirpamobvit Polda Papua yang juga menjabat sebagai Plt. Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol Dede Alamsyah, S.I.K., turut menghibur para peserta melalui persembahan lagu. Penampilan musik juga dibawakan oleh Ochi Marissa bersama Rastrasamara Band dan Bhayangkari Pengurus Daerah Papua, Bripda Dea Makabori bersama Rastrasamara Band, serta Karo SDM Polda Papua yang menutup rangkaian hiburan malam tersebut.

Kapolda Papua dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan Bhayangkari yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa kegiatan Panggung Prajurit Bhayangkara merupakan sarana untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polri.

“Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya menjadi momentum refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar personel dan Bhayangkari. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan dan rasa memiliki terhadap institusi semakin kuat,” ucap Kabid Humas.

Ia menambahkan bahwa berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 merupakan bentuk penghargaan kepada personel yang selama ini telah mengabdikan diri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.

“Melalui suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan ini, kami berharap seluruh personel semakin termotivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi energi positif untuk meningkatkan profesionalisme dan pengabdian Polri,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending