Tolikara (Karubaga), Papua Pegunungan — Semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air berkobar di Kabupaten Tolikara. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat melaksanakan Upacara Pawai Obor Malam Taptu, Minggu (16/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Mako Polres Tolikara, Distrik Karubaga, tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan turut dihadiri Kapolres Tolikara KOMPOL Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., Dandim 1716/Tolikara LETKOL INF. Derek S. Rumbino, Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda, S.H., M.Si., Wakapolres Tolikara AKP Budihardjo Kadir, Ketua Bhayangkari Cabang Tolikara Ny. Erni Roberth Hitipeuw, serta unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan.
Dalam pelaksanaan upacara, AKP Edward N. Gultom, S.H. bertindak sebagai Perwira Upacara dan IPDA Michel M. Simopiaref sebagai Komandan Upacara. Sementara itu, BRIPDA Yeriko Kogoya dipercaya sebagai perwakilan pemegang obor.
Prosesi penyalaan obor menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut. Setelah menerima laporan dari perwakilan pembawa obor, Bupati Tolikara selaku Inspektur Upacara kemudian melakukan penyalaan obor sebagai simbol kobaran semangat perjuangan dan nasionalisme yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tolikara Mikhel Dandirwalu, S.Th., M.M. Setelah upacara selesai, seluruh peserta bersiap melaksanakan Pawai Obor.
Sekitar pukul 17.17 WIT, peserta Pawai Obor bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Karubaga. Dengan membawa obor yang menyala, peserta melintasi Jalan Ampera Bawah, Jalan SD Negeri Karubaga, Jalan Pemuda, Jalan Gereja Ebenhaezer, Jalan Ampera Atas, hingga kembali ke Halaman Mako Polres Tolikara.
Pawai Obor tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus pengingat bahwa semangat perjuangan, persatuan dan kecintaan terhadap bangsa harus terus menyala di tengah masyarakat.
Kapolres Tolikara KOMPOL Roberth Hitipeuw, S.H., M.H. menyampaikan bahwa Malam Taptu merupakan momentum penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
«“Malam Taptu bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan menumbuhkan semangat cinta Tanah Air. Semangat perjuangan tersebut harus terus kita jaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Kapolres.»
Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tolikara untuk menjadikan momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 sebagai kesempatan memperkuat persatuan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.
«“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, toleransi dan keamanan di Kabupaten Tolikara. Dengan kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat, kita dapat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif demi kemajuan Tolikara dan Indonesia,” tambahnya.»
Sekitar pukul 17.29 WIT, seluruh peserta Pawai Obor tiba kembali di Halaman Mako Polres Tolikara. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian berakhir sekitar pukul 17.32 WIT dalam keadaan aman, tertib, lancar dan kondusif.
Pawai Obor Malam Taptu menjadi salah satu wujud nyata semangat kebersamaan masyarakat Tolikara dalam menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, sekaligus meneguhkan tekad untuk terus menjaga api perjuangan dan persatuan demi Indonesia yang semakin maju.
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.
Penulis : Gunz