Connect with us

Polda Papua

Operasi Cinta Damai Noken 2026, Polres Puncak Gelar FGD Bersama Tokoh Masyarakat Perkuat Kamtibmas

Published

on

Puncak – Dalam rangka Operasi Cinta Damai Noken 2026, Polres Puncak menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Sinergi Polri dan Tokoh Adat di Papua Tengah dalam Menjaga Kamtibmas yang Aman dan Damai”, Selasa (09/06/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta sejumlah tamu undangan yang memiliki pengaruh di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Puncak.

Kegiatan dibuka oleh Plt. Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes, S.H., S.I.K., M.H. selaku Kaopsres Operasi Cinta Damai Noken 2026 Polres Puncak. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa FGD menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, damai, dan kondusif.

“Melalui forum ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dengan para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Puncak. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh pihak,” ujar AKBP Domingos.

Dalam forum diskusi tersebut, para peserta menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi terkait situasi keamanan di Kabupaten Puncak. Tokoh masyarakat Yomimus Tinal menyoroti masih adanya peredaran minuman keras yang dinilai menjadi salah satu penyebab gangguan kamtibmas, sehingga diperlukan langkah penanganan yang lebih maksimal.

Sementara itu, Nikolaus Alom mengharapkan adanya tindakan tegas terhadap masyarakat yang membawa alat tajam seperti panah, busur, maupun parang tanpa keperluan yang jelas di wilayah Kota Ilaga. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat dan berpotensi memicu konflik.

Masukan juga disampaikan oleh tokoh agama Pdt. Lea Rumayauw, S.Th. yang mengusulkan agar dilakukan pemeriksaan secara rutin pada pintu masuk Kabupaten Puncak, khususnya melalui Bandara Ilaga, guna mencegah masuknya minuman keras. Selain itu, ia juga mendorong adanya regulasi yang mengatur penggunaan dan pembawaan alat tajam sebagai upaya menjaga ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pdt. Lea Rumayauw turut mengajak seluruh tokoh yang hadir untuk membantu memberikan informasi terkait kasus anak hilang yang saat ini masih dalam proses pencarian oleh pihak Kepolisian. Menurutnya, keterlibatan para tokoh sangat penting karena memiliki kedekatan dan jaringan komunikasi hingga ke wilayah-wilayah pelosok.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Polres Puncak menyampaikan apresiasi atas kepedulian para tokoh dan berkomitmen menjadikan seluruh masukan sebagai bahan evaluasi dalam memperkuat langkah-langkah pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat komunikasi, serta menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Puncak.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Gelar Rikmin Akhir Akpol 2026, Wujudkan Seleksi Bersih dan Akuntabel

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua melalui Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 menggelar Pemeriksaan Administrasi Akhir (Rikmin Akhir) bagi calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu (17/06/2026).

Rikmin Akhir merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan Taruna/Taruni Akpol guna memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Keu Polda Papua selaku Ketua Tim Rikmin Akhir, Kombes Pol Irawan Banuaji, S.I.K., M.Si., serta turut diawasi oleh personel Itwasda dan Bidpropam Polda Papua sebagai pengawas internal, serta Ombudsman RI Perwakilan Papua sebagai pengawas eksternal.

Sebanyak 10 peserta mengikuti tahapan Rikmin Akhir yang terdiri dari 8 peserta pria dan 2 peserta wanita. Seluruh peserta hadir dan mengikuti proses pemeriksaan secara lengkap.

Tahapan pemeriksaan meliputi verifikasi identitas diri, pemeriksaan dokumen kependudukan, dokumen pendidikan, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), pas foto, surat pernyataan, hingga validasi data peserta pada sistem penerimaan terpadu Polri. Seluruh proses dilaksanakan secara terbuka dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa pelaksanaan Rikmin Akhir merupakan bentuk komitmen Polda Papua dalam mewujudkan proses seleksi yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Pemeriksaan Administrasi Akhir dilaksanakan secara teliti dan objektif untuk memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap tahapan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pengawasan internal maupun eksternal sehingga integritas proses seleksi tetap terjaga,” ucap Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Panda Papua mengedepankan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

“Kami berkomitmen memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta untuk bersaing secara sehat berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” tegasnya.

Kombes Pol Cahyo juga mengimbau kepada para peserta dan orang tua untuk tetap percaya pada kemampuan diri sendiri serta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh.

“Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Percayalah pada proses dan kemampuan diri sendiri karena keberhasilan dalam seleksi ditentukan oleh hasil yang dicapai peserta pada setiap tahapan yang dilaksanakan secara profesional,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan tahapan ini, Polda Papua kembali menegaskan komitmennya untuk menghasilkan calon-calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Continue Reading

Polda Papua

Kapolda Papua Tutup Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sportivitas dan Kebersamaan dalam Semangat Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

By

Jayapura – Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup Tahun 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.Si., di Lapangan Tenis Polda Papua, Selasa (16/06).

Penutupan turnamen yang telah berlangsung selama lima hari tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan olahraga yang digelar Polda Papua guna mempererat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta mendukung pembinaan atlet tenis lapangan di Papua.

Sebelum acara penutupan, sejumlah pertandingan final dari berbagai kategori sukses digelar dan menyajikan persaingan yang kompetitif. Kategori yang dipertandingkan meliputi Ganda Intermediate Putri, Ganda Intermediate Putra, Ganda Prestasi Putri, Perorangan Putra Maksimal 45 Tahun, dan Beregu Umum.

Pada kategori Perorangan Putra Maksimal 45 Tahun, pasangan Welly/Cecel berhasil meraih kemenangan atas Ramadhan/Giantara dengan skor 8-4. Sementara pada kategori Ganda Prestasi Putri, pasangan Alesandra Sineri/Natalia Kalem tampil sebagai juara usai mengalahkan Veyuna/Balqis dengan skor tipis 8-7 pada partai final yang berlangsung sengit.

Kategori Beregu Umum juga menyuguhkan pertandingan yang menarik antara tim Biak Numfor dan Cartenz 1. Pada Match 1, Cartenz 1 unggul dengan skor 8-6. Namun Biak Numfor mampu bangkit dan memenangkan Match 2 dengan skor 8-2 serta Match 3 dengan skor 8-6, sehingga memastikan diri keluar sebagai juara kategori Beregu Umum.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin menyampaikan bahwa berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 merupakan bagian dari upaya Polri untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus membangun sinergitas dengan seluruh elemen guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolda Papua juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas selama turnamen berlangsung. Menurutnya, Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup bukan hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun semangat kebersamaan di antara peserta.

“Turnamen ini merupakan bentuk komitmen Polda Papua dalam mendukung kemajuan olahraga tenis lapangan di Papua sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah pada tingkat yang lebih tinggi,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda Papua juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang dan berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan. Kepada peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, Kapolda mengajak untuk terus berlatih dan menjadikan pengalaman selama turnamen sebagai bekal untuk meraih prestasi di masa mendatang.

Rangkaian kegiatan penutupan dilanjutkan dengan penyerahan medali, piala, dan penghargaan kepada para juara, serta foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.

Melalui penyelenggaraan Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup Tahun 2026, Polda Papua berharap dapat terus mendorong perkembangan olahraga tenis lapangan di Bumi Cenderawasih sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.

Continue Reading

Polda Papua

Semangat Bhayangkara untuk Kemanusiaan, Polda Papua Berhasil Kumpulkan 95 Kantong Darah

Published

on

By

Jayapura – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polda Papua menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan kontribusi nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di Dermaga Polair Polda Papua, Rabu (17/06/2026).

Kegiatan donor darah diikuti oleh personel Polda Papua, Bhayangkari, serta masyarakat yang secara sukarela mendonorkan darahnya untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ka SPN Polda Papua, Kombes Pol Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., Ka Rumkit Polda Papua, Kombes Pol Dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM., QHIA., Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Papua, Kombes Pol Ramses Sianipar, S.I.K., M.H., Pengurus Bhayangkari Daerah Papua, serta para peserta donor darah.

Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengisian formulir, pengecekan tekanan darah, pengukuran berat badan, pemeriksaan hemoglobin (HB), serta pengecekan golongan darah guna memastikan kondisi kesehatan para pendonor memenuhi syarat.

Ketua Tim Pelaksana Donor Darah, Penata I Yustina Ari Sulistyorini, S.KM., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu rangkaian bakti kesehatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara Ke-80.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga bertujuan membantu ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dari target 100 kantong darah yang telah ditetapkan, kegiatan donor darah berhasil menghimpun sebanyak 95 kantong darah. Capaian tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme dan semangat berbagi dari para peserta yang terlibat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk implementasi semangat Bhayangkara yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat kemanusiaan yang nyata.

“Melalui kegiatan donor darah ini, Polda Papua ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial. Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa masyarakat yang membutuhkan,” ucap Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai momentum refleksi pengabdian Polri, tetapi juga sebagai kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Tema pengabdian dan kemanusiaan menjadi semangat utama dalam peringatan HUT Bhayangkara Ke-80 tahun ini. Kami berharap kegiatan seperti donor darah dapat memberikan manfaat yang luas sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” pungkasnya.

Keberhasilan mengumpulkan 95 kantong darah menjadi wujud nyata semangat Bhayangkara untuk kemanusiaan serta komitmen Polda Papua dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Papua.

Continue Reading

Trending