Connect with us

Polres Puncak

Personel Banit Binmas Polsek Ilaga Laksanakan Kegiatan Belajar Mengajar kepada Siswa SD, Tanamkan Wawasan Kebangsaan Sejak Dini

Published

on

Ilaga – Banit Binmas Polsek Ilaga melaksanakan kegiatan belajar mengajar kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan serta pembinaan generasi muda di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui jalur edukasi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan perkenalan antara personel dan para siswa guna menciptakan suasana yang akrab dan nyaman. Kehadiran personel Polsek Ilaga disambut antusias oleh anak-anak, sehingga proses interaksi berjalan dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan.

Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan dengan penekanan pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Penyampaian dilakukan secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Selain itu, personel juga memperkenalkan tokoh-tokoh pahlawan nasional, khususnya dari Papua, guna menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran matematika dasar, seperti penjumlahan dan pengurangan. Anak-anak diajak untuk aktif berpartisipasi melalui sesi tanya jawab serta diberikan kesempatan untuk maju ke depan menyelesaikan soal, sehingga mampu melatih keberanian dan meningkatkan rasa percaya diri.

Selama kegiatan berlangsung, terlihat para siswa sangat antusias dan aktif mengikuti setiap materi yang diberikan. Suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan mampu meningkatkan minat belajar anak-anak sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolres Puncak AKBP Domingos DE. F. Ximenes, S.H., S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pendidikan serta membentuk karakter generasi muda sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta memberikan motivasi kepada anak-anak agar terus semangat belajar dan memiliki cita-cita yang tinggi,” ujarnya.

Kemudian Kapolres juga menambahkan bahwa pendekatan edukatif menjadi langkah penting dalam menjaga situasi kamtibmas ke depan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga tercipta generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” tambahnya.

Melalui kegiatan belajar mengajar ini, diharapkan dapat meningkatkan wawasan kebangsaan, kemampuan dasar akademik, serta membangun karakter positif anak-anak, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Puncak.

Continue Reading

Polda Papua

Operasi Cinta Damai Noken 2026, Polres Puncak Gelar FGD Bersama Tokoh Masyarakat Perkuat Kamtibmas

Published

on

By

Puncak – Dalam rangka Operasi Cinta Damai Noken 2026, Polres Puncak menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Sinergi Polri dan Tokoh Adat di Papua Tengah dalam Menjaga Kamtibmas yang Aman dan Damai”, Selasa (09/06/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta sejumlah tamu undangan yang memiliki pengaruh di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Puncak.

Kegiatan dibuka oleh Plt. Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes, S.H., S.I.K., M.H. selaku Kaopsres Operasi Cinta Damai Noken 2026 Polres Puncak. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa FGD menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, damai, dan kondusif.

“Melalui forum ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dengan para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Puncak. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh pihak,” ujar AKBP Domingos.

Dalam forum diskusi tersebut, para peserta menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi terkait situasi keamanan di Kabupaten Puncak. Tokoh masyarakat Yomimus Tinal menyoroti masih adanya peredaran minuman keras yang dinilai menjadi salah satu penyebab gangguan kamtibmas, sehingga diperlukan langkah penanganan yang lebih maksimal.

Sementara itu, Nikolaus Alom mengharapkan adanya tindakan tegas terhadap masyarakat yang membawa alat tajam seperti panah, busur, maupun parang tanpa keperluan yang jelas di wilayah Kota Ilaga. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat dan berpotensi memicu konflik.

Masukan juga disampaikan oleh tokoh agama Pdt. Lea Rumayauw, S.Th. yang mengusulkan agar dilakukan pemeriksaan secara rutin pada pintu masuk Kabupaten Puncak, khususnya melalui Bandara Ilaga, guna mencegah masuknya minuman keras. Selain itu, ia juga mendorong adanya regulasi yang mengatur penggunaan dan pembawaan alat tajam sebagai upaya menjaga ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pdt. Lea Rumayauw turut mengajak seluruh tokoh yang hadir untuk membantu memberikan informasi terkait kasus anak hilang yang saat ini masih dalam proses pencarian oleh pihak Kepolisian. Menurutnya, keterlibatan para tokoh sangat penting karena memiliki kedekatan dan jaringan komunikasi hingga ke wilayah-wilayah pelosok.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Polres Puncak menyampaikan apresiasi atas kepedulian para tokoh dan berkomitmen menjadikan seluruh masukan sebagai bahan evaluasi dalam memperkuat langkah-langkah pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat komunikasi, serta menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Puncak.

Continue Reading

Polda Papua

Kasat Binmas Polres Puncak Berbagi Kasih dengan Anak-Anak di Kampung Misimaga

Published

on

By

Puncak – Di tengah kesibukan pembangunan tandon air bersih untuk masyarakat, Kasat Binmas Polres Puncak Ipda Nasrullah, S.H. menunjukkan sisi humanis Polri dengan menyempatkan diri menyapa dan berbagi kasih kepada anak-anak di Kampung Misimaga, Distrik Gome, Kabupaten Puncak.

Momen tersebut terjadi saat personel Polres Puncak melaksanakan pembangunan tempat penampungan air bersih di Honai Kepala Kampung Misimaga sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Operasi Cinta Damai Noken 2026 Polda Papua Tengah.

Sejumlah anak-anak yang berada di sekitar lokasi pembangunan tampak antusias mendekati personel kepolisian. Dengan penuh keakraban, Ipda Nasrullah berinteraksi, mengajak anak-anak berbincang, serta memberikan perhatian dan dukungan kepada mereka.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat saat anak-anak berkumpul di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran personel Polres Puncak tidak hanya memberikan manfaat melalui pembangunan fasilitas air bersih, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kasat Binmas Polres Puncak Ipda Nasrullah, S.H. mengatakan bahwa anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan perhatian, motivasi, dan kasih sayang dari semua pihak.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Anak-anak adalah masa depan Kabupaten Puncak, sehingga perlu diberikan perhatian dan semangat agar terus belajar dan meraih cita-citanya,” ujar Ipda Nasrullah.

Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukan bersamaan dengan pembangunan tandon air menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kami berharap melalui kegiatan sederhana seperti ini, anak-anak semakin dekat dengan Polri dan tumbuh menjadi generasi yang baik, cerdas, serta memiliki semangat untuk membangun daerahnya di masa depan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Selain membantu kebutuhan air bersih, kehadiran personel Polres Puncak yang berinteraksi langsung dengan warga dan anak-anak dinilai memberikan rasa nyaman serta mempererat hubungan kekeluargaan antara Polri dan masyarakat di Kampung Misimaga.

Melalui pendekatan humanis yang terus dilakukan dalam Operasi Cinta Damai Noken 2026, Polres Puncak berharap kemitraan dengan masyarakat dapat semakin kuat guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Puncak.

Continue Reading

Polda Papua

Personel Polres Puncak Bangun Tandon Air Bersih untuk Masyarakat dalam Operasi Cinta Damai Noken 2026

Published

on

By

Puncak – Meski berlangsung pada akhir pekan, personel Polres Puncak tetap aktif melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan melalui pembangunan tandon atau tempat penampungan air bersih bagi warga di wilayah Kabupaten Puncak. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Cinta Damai Noken 2026 Polda Papua Tengah dengan tema “Penguatan Sinergi Polri dan Tokoh Adat Papua Tengah dalam Menjaga Kamtibmas yang Aman dan Damai.”

Program pembangunan tandon air bersih ini telah berjalan sejak 25 Mei 2026 dan direncanakan akan dibangun di lima titik, yang terdiri dari tiga kampung, satu sekolah, dan satu gereja. Hingga saat ini, dua unit tandon air telah berhasil dibangun dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dua lokasi yang telah mendapatkan fasilitas penampungan air bersih tersebut berada di Honai Kepala Kampung Misimaga, Distrik Gome, serta di Kampung Kago, Distrik Ilaga, tepatnya di kediaman Pendeta Lenius Wonda.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Puncak Ipda Nasrullah, S.H., dengan melibatkan sebanyak 22 personel Polres Puncak yang secara bersama-sama melakukan pembangunan dan pemasangan fasilitas penampungan air bagi masyarakat.

Kasat Binmas Polres Puncak Ipda Nasrullah, S.H., mengatakan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang masih mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses air bersih, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen warga dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Puncak,” ujar Ipda Nasrullah.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya melalui tugas pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kami berharap pembangunan tandon air ini dapat membantu kebutuhan masyarakat dalam memperoleh air bersih sekaligus memperkuat kebersamaan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dengan sinergi yang baik, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat akan tetap terjaga,” tambahnya.

Masyarakat setempat menyambut baik program tersebut karena dinilai sangat membantu kebutuhan warga, terutama di beberapa wilayah yang masih mengalami keterbatasan sarana penampungan air bersih.

Melalui kegiatan Operasi Cinta Damai Noken 2026 ini, Polres Puncak berharap hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan masyarakat dapat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Puncak.

Continue Reading

Trending