Connect with us

Polres Biak

Personil Piket Jaga Polsek Yendidori Gelar Patroli Dialogis di Kampung Adoki, Rarpimbo dan Suneri, Situasi Aman Terkendali

Published

on

Polda Papua – Polres Biak Numfor, Personil Piket Jaga Polsek Yendidori jajaran Polres Biak Numfor kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Dipimpin langsung oleh Piket Jaga Aipda Wellem T. Bua bersama 3 personil lainnya, Polsek Yendisori melaksanakan kegiatan patroli sambang ke beberapa kampung di wilayah hukumnya.Rabu(19/08/2026) malam.

Patroli tersebut menyasar Kampung Adoki, Kampung Rarpimbo, dan Kampung Suneri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas sekaligus mempererat sinergi antara aparat kepolisian dengan warga.

Aipda Wellem T. Bua saat di konfirmasi mengatakan, patroli yang dilaksanakan tidak hanya sekadar berkeliling wilayah, tetapi juga menyasar langsung ke titik-titik keramaian dan rumah-rumah warga untuk bertatap muka dan berdialog.

“Kami dari Polsek Yendidori melaksanakan patroli rutin di jam-jam rawan. Hari ini kami menyambangi Kampung Adoki, Rarpimbo dan Suneri. Tujuannya adalah untuk memastikan situasi tetap aman, sekaligus mendengarkan langsung keluhan dan masukan dari masyarakat,” ujar Aipda Wellem di sela-sela kegiatan patroli.

Dalam pertemuan dengan warga, personil Polsek Yendidori menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas. Di antaranya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, tidak mudah terprovokasi isu hoaks, serta segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau kantor Polsek apabila melihat hal-hal yang mencurigakan.

Warga di ketiga kampung tersebut menyambut baik kehadiran personil kepolisian. Mereka menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polri yang mau turun langsung ke kampung. Beberapa warga juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi terkait masalah keamanan lingkungan dan kenakalan remaja.

“Kami senang bapak-bapak polisi datang ke kampung. Jadi kami bisa langsung sampaikan kondisi di sini. Semoga patroli seperti ini terus dilakukan,” kata salah satu tokoh masyarakat Kampung Rarpimbo.

Selain dialog, personil juga melakukan pengecekan di area publik seperti jalan poros kampung, tempat berkumpulnya pemuda, dan fasilitas umum lainnya. Tujuannya untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Sementara itu Kapolsek Yendidori menegaskan bahwa kegiatan patroli dialogis akan terus digiatkan. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah bentuk nyata pelayanan dan perlindungan.

“Sinergitas antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Kami berharap masyarakat juga aktif berperan serta menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga bersama-sama dapat menjaga wilayah Biak Numfor khususnya distrik Yendidori tetap aman dan damai.

Continue Reading

Polres Biak

Kapolres Biak Numfor Jalin Silahturahmi ke Kantor SAR Biak, Tegaskan Komitmen Sinergitas Lintas Instansi

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K didampingi Wakapolres Biak Numfor melaksanakan kunjungan silahturahmi ke Kantor SAR Biak. Kedatangan orang nomor satu di Polres Biak Numfor tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor SAR Biak, Bpk. Kundori, S.T., M.M. Rabu (09/09/2026).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Biak, Bpk. Agung Sudiono Abadi, S.Si. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kantor SAR Biak dengan suasana penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Biak Numfor menyampaikan bahwa kunjungan silahturahmi ini merupakan bentuk komitmen Polres Biak Numfor untuk terus membangun dan mempererat sinergitas dengan instansi terkait, khususnya SAR dan BMKG.

“Sinergitas antara Polri, SAR, dan BMKG sangat penting. Biak sebagai wilayah kepulauan tentu memiliki potensi bencana dan kejadian di laut. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kita bisa merespon lebih cepat saat terjadi situasi darurat,” ungkap AKBP Arjuna Wijaya.

Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya pertukaran informasi terkait prakiraan cuaca dari BMKG dan potensi kejadian di wilayah perairan maupun darat. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan operasi SAR ke depan.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Biak, Bpk. Kundori mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menyatakan siap untuk terus mendukung setiap kegiatan yang bersinergi dengan Polres Biak Numfor demi memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami dari SAR Biak selalu siap 24 jam. Dengan adanya koordinasi seperti ini, kami yakin penanganan bencana maupun operasi pencarian dan pertolongan akan berjalan lebih efektif,” ujar Bpk. Kundori.

Senada dengan itu, Kepala BMKG Biak, Bpk. Agung Sudiono Abadi juga menyampaikan kesiapannya untuk terus memberikan informasi cuaca dan iklim terkini kepada Polres dan SAR sebagai dasar pengambilan keputusan di lapangan.

Kegiatan silahturahmi ini diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama. Diharapkan melalui pertemuan ini, hubungan kelembagaan antara Polres Biak Numfor, Kantor SAR Biak, dan BMKG Biak semakin solid dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.

Continue Reading

Polres Biak

Cemburu Buta karena Salah Lihat Foto Facebook, Suami di Padaido Pukuli Istri. Polisi Mediasi Hingga Berdamai

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Salah paham akibat media sosial hampir merusak rumah tangga sepasang nelayan di Kampung Nusi Inarusdi, Distrik Padaido, Kabupaten Biak Numfor.

Seorang suami berinisial DK, 39 tahun, memukul istrinya AR, 38 tahun, karena cemburu melihat postingan foto di Facebook. Ia mengira wanita dalam foto itu adalah istrinya.

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh orang tua korban, MR, ke Polsek Padaido. Beruntung, melalui mediasi yang digelar Rabu, 9 September 2026 pukul 10.30 WIT, kedua belah pihak sepakat berdamai.

Berdasarkan kronologi kejadian, awal mula kejadian bermula ketika pelapor MR mendapat cerita dari keluarga lain. Ia mendengar anaknya AR sering mendapat perlakuan kasar dari suaminya.

Bahkan bukan hanya pemukulan. Korban disebut juga mengalami penyiksaan hingga rambutnya dipotong oleh DK yang merupakan suami sahnya.

Merasa kecewa dan tidak terima, MR kemudian mendatangi Polsek Padaido untuk melaporkan kejadian tersebut dan meminta agar dilakukan mediasi serta klarifikasi.

Menindaklanjuti laporan itu, KA SPKT II AIPDA Korinus Morin bersama Kanit Samapta AIPDA Lisanias Abidondifu dan anggota lainnya langsung memanggil kedua belah pihak.

Dalam ruang mediasi, DK akhirnya mengakui seluruh perbuatannya. Ia membenarkan telah memukul AR.

Kepada petugas, DK menjelaskan motifnya. Ia mengaku kalap karena melihat postingan di Facebook milik kakaknya, Sostenes Koibur. Dalam postingan itu ada foto seseorang berpelukan dengan seorang wanita. DK mengira wanita itu adalah istrinya.

“Setelah diperlihatkan oleh kakak terlapor, ternyata foto tersebut bukan foto istri terlapor. Itu adalah istri dari kakaknya sendiri,” Ujar Aipda Korinus Morin Saat di konfirmasi Tim Humas Polres.

DK mengaku menyesal. Ia menyebut dirinya terlalu cepat bertindak tanpa mencari tahu kebenaran terlebih dahulu.

Di hadapan petugas dan keluarga, AR sebagai korban menyampaikan sudah memaafkan suaminya. Ia berharap DK bisa berubah dan lebih bertanggung jawab sebagai kepala rumah tangga.

Korban juga menyatakan bersedia kembali kepada suaminya, mengingat masih ada tanggung jawab terhadap anak-anak mereka.

Sikap saling memaafkan ini kemudian dituangkan dalam kesepakatan damai.

Adapun poin hasil mediasi:
1. Terlapor mengakui dan menyesali perbuatannya memukul korban.
2. Terlapor meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi.
3. Korban memaafkan dan memilih kembali rujuk.
4. Kedua belah pihak berjanji menjaga keharmonisan rumah tangga dan tidak mengulangi KDRT.
5. Proses mediasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut Personil Polsek Padaido juga menghimbau agar Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menahan diri dan melakukan tabayun sebelum mengambil tindakan, terutama terkait informasi di media sosial.

” Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Padaido, agar tidak segan melapor jika mengalami atau melihat tindak KDRT. Penanganan dini diharapkan dapat mencegah eskalasi kekerasan dalam rumah tangga,” Tutup KA SPKT II AIPDA Korinus Morin.

Continue Reading

Polres Biak

Cegah Karhutla dan Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polsek Warsa Sambangi SMAN 1 Warsa

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Warsa, Aipda Sudirman, S.H., melaksanakan kegiatan sambang dan memberikan himbauan kepada siswa-siswi SMAN 1 Warsa, Distrik Warsa, Kabupaten Biak Numfor, pada Rabu (09/09/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT tersebut menyasar para pelajar sebagai agen penerus bangsa agar lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menjauhi perilaku negatif.

Dalam kesempatan itu, Aipda Sudirman menyampaikan dua materi utama. Pertama terkait pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla. Ia mengimbau siswa-siswi agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan sembarangan serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Jika melihat titik api atau kebakaran, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. Karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Kedua, terkait kenakalan remaja. Bhabinkamtibmas mengajak pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak. Para pelajar juga diimbau agar tidak terlibat perkelahian, miras, narkoba, judi, dan tidak berkendara ugal-ugalan.

“Kalian adalah generasi penerus. Isi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, keagamaan, dan kegiatan sosial yang bermanfaat,” pesan Aipda Sudirman.

Kapolsek Warsa melalui Bhabinkamtibmas berharap, apa yang disampaikan dapat diteruskan kepada orang tua dan lingkungan sekitar.

Hasil dari kegiatan ini, para siswa-siswi mengaku memahami materi yang diberikan. Situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Trending