Connect with us

Polda Papua

Polda Papua Bekali Personel Jelang Purnabakti, Dorong Kemandirian Lewat Dunia Usaha

Published

on

Jayapura – Polda Papua melalui Biro SDM menggelar pembukaan pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Pegawai Negeri pada Polri yang akan memasuki usia pensiun Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Masa Pensiun Bahagia, Menebar Manfaat dan Kemandirian Lewat Dunia Usaha” dan berlangsung di Ballroom Lantai 10 Hotel Mercure Jayapura, Kamis (24/09/2026).

Kegiatan dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Dir Pamobvit Polda Papua Kombes Pol. Arief Kurniawan, S.I.K., Dir Reskrimsus Polda Papua Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Kabidkeu Polda Papua Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. Dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM., QHIA., para narasumber dan peserta Latram.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya menjelaskan bahwa pelatihan tersebut ditujukan untuk mempersiapkan personel yang akan memasuki masa purnabakti melalui pembekalan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk menjalani kehidupan secara mandiri dan produktif.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan wirausaha dan keterampilan teknis, memberikan pemahaman mengenai peluang usaha serta manajemen bisnis sederhana, sekaligus mempersiapkan mental dan keterampilan personel dalam menghadapi masa purnabakti.

“Purnabakti bukan akhir pengabdian, tetapi awal dari kesuksesan yang baru.”

Sementara itu, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir menyampaikan bahwa masa pensiun merupakan bagian dari perjalanan pengabdian setiap personel Polri. Karena itu, peralihan dari kehidupan kedinasan menuju masa purnabakti perlu dipersiapkan secara matang, baik dari sisi mental, keterampilan maupun kemampuan untuk menjalani kehidupan yang mandiri, produktif dan sejahtera.

“Purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian dan bukan pula akhir dari kesempatan untuk berkarya. Masa purnabakti justru dapat menjadi awal dari perjalanan baru untuk mengembangkan potensi diri, membangun usaha, memperluas jejaring, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga dan masyarakat.” ujar Wakapolda.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengikuti pelatihan secara formal, tetapi benar-benar memanfaatkan materi yang diberikan sebagai bekal untuk merancang kehidupan setelah dinas.

Wakapolda mendorong peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, membangun pola pikir positif, memanfaatkan ilmu dan keterampilan untuk membangun kemandirian, serta menyusun perencanaan usaha yang realistis sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Selain itu, kebersamaan dan jejaring antarpeserta juga diharapkan tetap terpelihara sehingga dapat menjadi modal sosial yang bermanfaat setelah memasuki masa purnabakti.

“Jangan pernah merasa bahwa masa untuk belajar dan berkembang telah berakhir. Selama kita memiliki kemauan, semangat dan tekad untuk terus berusaha, selalu ada kesempatan untuk menghasilkan karya dan memberi manfaat.” tambahnya.

Kegiatan pelatihan tahun ini diikuti 36 peserta dengan melibatkan narasumber dari internal maupun eksternal. Para peserta juga diarahkan untuk menyusun rencana usaha pribadi pascapelatihan, mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh dalam bentuk usaha nyata, menjaga jejaring antarpeserta, serta memanfaatkan pendampingan dari SDM Polri dan mitra terkait.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Bersama Mabes Polri Bahas Kelayakan Pembentukan Batalyon C Pelopor

Published

on

By

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua bersama Tim Studi Kelayakan Mabes Polri menggelar rapat studi kelayakan terkait rencana pembentukan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Papua bertempat di Aula Rupatama Mapolda Papua, Kota Jayapura, Jumat (02/10/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Karolemtala Stamarena Polri, Brigjen Pol. Dra. A. A. Sagung Dian Kartini, Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., para PJU Polda Papua, serta personel Satbrimob Polda Papua.

Dalam sambutan Kapolda Papua yang dibacakan Wakapolda Papua, disampaikan bahwa setiap rencana pembentukan satuan organisasi baru harus melalui kajian yang objektif, komprehensif, dan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

“Pembentukan suatu satuan organisasi baru tentunya harus didasarkan pada kajian yang objektif, komprehensif, serta mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan,” ucapnya.

“Kami berharap tim dapat memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai kondisi dan kebutuhan organisasi Satbrimob Polda Papua,” imbuhnya.

Wakapolda menjelaskan, kondisi geografis Papua yang luas, karakteristik medan, keterbatasan akses transportasi, serta dinamika keamanan menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhitungkan dalam menentukan kebutuhan organisasi dan kekuatan personel.

Polda Papua, lanjutnya, siap memberikan data dan informasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan sebagai bahan bagi tim dalam menyusun rekomendasi terkait rencana pengembangan organisasi Satbrimob.

Dalam paparannya, Dansat Brimob Polda Papua menjelaskan bahwa saat ini Satbrimob Polda Papua memiliki dua batalyon Pelopor dan satu Detasemen Gegana dengan kekuatan sekitar 2.113 personel yang tersebar di sejumlah wilayah.

Luas wilayah rayonisasi, karakteristik geografis, serta kondisi kamtibmas yang beragam menjadi bagian dari pertimbangan dalam kajian rencana pembentukan Batalyon C Pelopor.

Berdasarkan rencana awal, Batalyon C Pelopor diarahkan untuk mendukung kebutuhan pengamanan di wilayah Provinsi Papua dengan kekuatan sekitar 121 personel.

Satuan tersebut direncanakan dapat mendukung wilayah hukum Polres Jayapura, Polresta Jayapura Kota, Polres Sarmi, Polres Mamberamo Raya, serta wilayah lainnya sesuai kebutuhan operasional.

Kajian juga mencakup rencana pembangunan Markas Komando (Mako) dan penempatan kompi dengan mempertimbangkan luas wilayah, aksesibilitas, kebutuhan pengamanan, serta pemerataan jangkauan kekuatan Brimob.

Adapun rencana lokasi Mako Batalyon C Pelopor berada di Jalan Alternatif Waena, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Dalam studi kelayakan tersebut, tim Mabes Polri memberikan sejumlah masukan yang meliputi kesiapan dan pemenuhan personel berkualifikasi, sarana dan prasarana, legalitas lahan, dukungan anggaran, pendidikan dan pelatihan, hingga pola penyebaran kompi agar pembentukan satuan nantinya sesuai dengan kebutuhan operasional.

Sementara itu, Karolemtala Stamarena Polri menegaskan bahwa rencana pembentukan Batalyon C Pelopor harus didasarkan pada kebutuhan nyata serta hasil kajian yang menyeluruh, bukan sekadar pemenuhan struktur organisasi.

“Kesiapan personel, sarana dan prasarana, lahan, anggaran, serta pola penyebaran kompi harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kajian agar organisasi yang dibentuk nantinya benar-benar dapat berfungsi secara optimal,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan kondisi geografis, jarak antardaerah, rayonisasi, dan tingkat kesulitan akses dalam menentukan pola penempatan kompi.

Selain itu, aspek legalitas lahan, pemenuhan sarana dan prasarana, pendidikan serta pelatihan personel, termasuk mekanisme monitoring dan evaluasi, perlu dipersiapkan secara matang dalam setiap tahapan pengembangan organisasi.

Di kesempatan yang sama, Brigjen Muhajir mengungkapkan bahwa studi kelayakan ini merupakan bagian dari tahapan penataan dan pengembangan organisasi Satbrimob Polda Papua.

Hasil kajian selanjutnya akan menjadi bahan rekomendasi bagi pimpinan dalam menentukan kelayakan dan langkah pengembangan Batalyon C Pelopor.

“Harapan kami, seluruh rangkaian kajian dapat dilaksanakan secara objektif, menyeluruh, dan berdasarkan data serta kondisi faktual di lapangan, sehingga rekomendasi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan organisasi Polri dan peningkatan kemampuan Satbrimob Polda Papua,” pungkas Wakapolda Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Pisah Sambut Dir Intelkam Polda Papua, Kapolda Dorong Penguatan Tugas Intelijen di Seluruh Wilayah

Published

on

By

Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan pisah sambut Direktur Intelkam Polda Papua dari Kombes Pol. Wainan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K., kepada pejabat baru Kombes Pol. Angling Guntoro, S.I.K., yang berlangsung di Cafe Lyma, Kota Jayapura, Kamis (01/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Pj. Sekda Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait, S.T., M.Si., para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR., serta personel Direktorat Intelkam Polda Papua.

Dir Intelkam Polda Papua yang baru, Kombes Pol. Angling Guntoro, S.I.K., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah sebagai Dir Intelkam Polda Papua.

Dengan pengalaman penugasan sebelumnya di wilayah Papua, ia berharap dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan pelaksanaan tugas dengan baik. Dirinya juga memohon dukungan serta kerja sama dari seluruh personel Polda Papua dan para mitra kerja dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Kombes Pol. Wainan Wynand Imanuel Makatita menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Papua atas kepercayaan yang diberikan selama melaksanakan tugas di Polda Papua, baik sebagai Kabid Humas, Dir Intelkam maupun saat mendapat amanah sebagai Plt. Irwasda.

Selama bertugas, dirinya mengaku mendapatkan berbagai pengalaman berharga, khususnya dalam pelaksanaan tugas Intelijen dan pembinaan personel. Ia juga berpesan kepada seluruh personel Direktorat Intelkam agar tetap menjaga kekompakan, kerja sama dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Dalam arahannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin menekankan pentingnya penguatan tugas Intelijen di seluruh wilayah Papua.

Kapolda mendorong Dir Intelkam yang baru untuk meningkatkan pola penugasan personel agar tidak hanya terpusat di kantor, tetapi lebih banyak melaksanakan kegiatan di lapangan sesuai fungsi dan karakteristik tugas Intelijen.

“Intelijen harus lebih banyak berada di lapangan. Kita perlu melihat langsung dinamika yang berkembang di masyarakat dan wilayah, sehingga informasi yang diperoleh dapat mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian,” ujar Kapolda.

Kapolda juga meminta agar kebutuhan personel Intelijen dapat dipetakan dengan baik dan disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan dalam pemenuhan kebutuhan personel, sehingga pelaksanaan tugas Direktorat Intelkam dapat berjalan secara optimal.

Selain itu, Kapolda menekankan agar kegiatan Intelijen tidak hanya terfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga ditingkatkan hingga wilayah pegunungan Papua.

“Saya berpesan kepada seluruh personel Direktorat Intelkam agar terus berperan sebagai insan Intelijen yang mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang semakin terkendali. Tingkatkan kegiatan Intelijen di wilayah pegunungan, sehingga pelaksanaan tugas dapat menjangkau seluruh wilayah,” tegasnya.

Usai penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cinderamata kepada Kombes Pol. Wainan Wynand Imanuel Makatita sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan selama melaksanakan tugas di Polda Papua.

Pisah sambut tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas Direktorat Intelkam Polda Papua dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Uji Coba MBG Pola Prasmanan di SD Inpres Dok 8, Utamakan Gizi dan Edukasi

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua melalui SPPG Polda Papua melaksanakan uji coba pilot project Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Pola prasmanan di SD Negeri Inpres Dok 8, Kota Jayapura, Kamis (01/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin serta sejumlah PJU Polda Papua.

Uji coba ini merupakan bagian dari koordinasi SPPG Polda Papua bersama pihak sekolah sekaligus gladi bersih untuk memastikan mekanisme penyajian MBG dengan sistem prasmanan dapat berjalan secara aman, tertib, higienis, dan sesuai kebutuhan gizi siswa.

Dalam pelaksanaannya, sistem prasmanan diterapkan kepada siswa kelas 5 dan kelas 6. Para siswa juga dilibatkan sebagai relawan dalam membantu proses penyajian makanan kepada teman-temannya.

Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar menjelaskan bahwa sistem prasmanan tersebut masih dalam tahap uji coba dengan tujuan memastikan makanan yang dikonsumsi siswa tetap dalam kondisi segar, hangat, higienis, serta memenuhi kebutuhan gizi.

“Kami mencoba pola prasmanan ini agar makanan disajikan tetap higienis dan hangat. Targetnya, paling lama dua jam setelah dimasak, makanan sudah disantap anak-anak dalam kondisi suhu di atas 60 derajat Celsius,” ujar Kombes Pol. Jannus.

Menurutnya, keterlibatan siswa sebagai relawan juga memberikan nilai edukasi dan melatih kepedulian antarsiswa. Relawan membantu menyesuaikan porsi makanan dengan kebutuhan masing-masing siswa sehingga makanan dapat dimanfaatkan secara optimal dan mengurangi potensi makanan tersisa.

Selain penyajian makanan, kegiatan tersebut juga disertai edukasi mengenai pentingnya asupan gizi. Sebelum makan, para guru memberikan penjelasan kepada siswa mengenai menu, kandungan kalori, serta nilai gizi makanan yang disajikan.

“Anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai kandungan gizi makanan yang mereka konsumsi,” jelasnya.

Kombes Pol. Jannus menambahkan, hasil pelaksanaan uji coba akan dianalisis dan dievaluasi untuk melihat efektivitas sistem prasmanan dibandingkan dengan pola penyajian menggunakan ompreng. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi bahan masukan untuk disampaikan kepada pengurus pusat.

Uji coba serupa juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain di Indonesia, khususnya pada SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari.

Kapolda Papua bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua dalam kegiatan tersebut turut meninjau langsung proses penyajian MBG, melihat kesiapan siswa dan tenaga pendukung, serta mengikuti makan bersama para siswa.

Melalui kegiatan ini, Polda Papua berupaya mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dengan mengedepankan aspek pemenuhan gizi, kebersihan, keamanan pangan, serta edukasi kepada para siswa.

Penulis: Bripda Fatur (082199373815)

Jayapura, 01 Oktober 2026

Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua, Alamat Jln. Dr. Sam Ratulangi No. 8 Jayapura, Papua Telp: 0967-52021. Kontak Person: Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. HP 08118821212.

Continue Reading

Trending