Connect with us

Polda Papua

Polda Papua Bongkar Dua Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Negara Berpotensi Selamatkan Kerugian Lebih dari Rp500 Juta

Published

on

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran.

Sepanjang Juni 2026, Subdirektorat IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) berhasil mengungkap dua kasus besar dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar dan Minyak Tanah di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.

Dalam dua pengungkapan tersebut, aparat berhasil menyita ribuan liter BBM subsidi yang diduga hendak diselewengkan untuk kepentingan pribadi dan mendukung aktivitas ilegal. Dari penindakan itu, negara diperkirakan berhasil diselamatkan dari potensi kerugian yang mencapai lebih dari Rp500 juta.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Halaman Polda Papua, Kota Jayapura, Jumat (26/06/2026),

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., didampingi Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Kasubdit IV Tipidter, Kompol Agus F. Pombos, S.I.K., M.H., Pjs. Area Manager Comumunication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi dan Kabag Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua, Ronald Wanggai.

Dirreskrimsus Polda Papua mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Papua dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya kami mengawasi distribusi energi bersubsidi agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi. Setiap penyimpangan akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucap Dirreskrimsus Polda Papua.

Kasus pertama berhasil diungkap Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua pada Jumat, (12/06/2026) sekitar pukul 15.15 WIT di Jalan Kampung Puay, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Berawal dari informasi masyarakat, petugas melakukan penyelidikan dan menghentikan sebuah mobil Toyota Hilux Double Cabin warna hitam bernomor polisi PA 8319 J yang diduga mengangkut BBM subsidi tanpa dokumen resmi.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 25 jerigen berisi sekitar 875 liter Bio Solar subsidi. Pengemudi berinisial P tidak dapat menunjukkan Delivery Order (DO) maupun dokumen sah pengangkutan BBM.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan BBM subsidi tersebut rencananya akan dikirim ke wilayah Asokura, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, untuk menunjang aktivitas pertambangan tanpa izin,” jelas Kombes Pol. Rama.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan sopir berinisial P dan seorang kondektur berinisial Y beserta sejumlah barang bukti berupa satu unit Toyota Hilux, STNK kendaraan, 25 jerigen Bio Solar, satu unit telepon genggam, dua buah wajan aluminium, serta sebuah buku catatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut. Potensi kerugian negara dari kasus ini diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.

Selang sepekan kemudian, tepatnya Jumat, (19/06/2026), Tim Subdit IV Tipidter kembali mengungkap dugaan penimbunan BBM subsidi di Kompleks Permata Indah III, Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Pengungkapan bermula dari kecurigaan petugas terhadap aktivitas sebuah dump truck yang kemudian dibuntuti hingga memasuki sebuah rumah yang diduga dijadikan lokasi penampungan BBM subsidi.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas mendapati aktivitas pemindahan Bio Solar dan Minyak Tanah subsidi dari dalam rumah ke bak kendaraan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, BBM tersebut diduga akan dikirim ke sejumlah wilayah pedalaman, seperti Kampung Ruja, Kampung Benawa hingga Kabupaten Yalimo, untuk dijual kembali secara eceran dengan harga yang lebih tinggi.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan pemilik BBM berinisial KR alias Bolang. Barang bukti yang berhasil disita meliputi sekitar 4.220 liter Bio Solar subsidi, sekitar 1.445 liter Minyak Tanah subsidi, satu unit truk Mitsubishi Fuso, puluhan drum plastik, jerigen, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas tersebut, sehingga total barang bukti yang diamankan dari dua kasus mencapai 5.635 liter BBM bersubsidi.

Penyidik juga menduga sebagian BBM akan digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan ilegal.

“Dari pengungkapan kasus kedua ini, potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai sekitar Rp466 juta hingga mendekati Rp500 juta,” kata Kombes Pol. Rama.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak kategori V.

Kombes Pol Rama menegaskan, penyidikan terhadap kedua perkara tersebut masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku maupun jaringan lain yang terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Papua.

“Saat ini seluruh terlapor beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain maupun jaringan yang lebih besar dalam kasus ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengawasi distribusi BBM bersubsidi dengan melaporkan apabila menemukan dugaan penimbunan ataupun penyalahgunaan.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Papua dalam melindungi hak masyarakat atas BBM bersubsidi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi distribusi BBM dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya penyimpangan,” jelasnya.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam mencegah praktik penyalahgunaan yang merugikan negara maupun masyarakat,” imbuhnya.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan

Published

on

By

Jayapura – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua menggelar lomba memancing yang diikuti personel Polri dan Bhayangkari di Kolam Polres Keerom, Senin (29/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Bhayangkara yang bertujuan mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan keluarga besar Polda Papua.

Lomba memancing dibuka secara resmi oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin dan hadir Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., beserta Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Ili Muhajir, PJU Polda Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, serta seluruh peserta lomba.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua menekankan bahwa perlombaan tersebut bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan menjadi wadah mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun semangat kebersamaan di antara seluruh personel.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan saling menghormati. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

“Perlombaan ini adalah milik kita bersama. Mari kita ikuti dengan menjunjung tinggi sportivitas, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan. Apa pun hasilnya nanti, saya berharap seluruh peserta dapat menerimanya dengan lapang dada dan penuh rasa syukur,” ucap Kapolda Papua.

Usai pembukaan, para peserta langsung menempati lokasi yang telah disiapkan panitia. Suasana penuh keakraban dan canda tawa mewarnai jalannya perlombaan. Meski berlangsung kompetitif, seluruh peserta tetap menunjukkan sikap sportif sehingga kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, kategori ikan terberat berhasil dimenangkan oleh Dimas dari Spripim dengan tangkapan ikan lele seberat 2,315 kilogram. Posisi kedua diraih Putra Rizky dengan ikan bawal seberat 2,03 kilogram, sementara Ahmad Khoirul menempati peringkat ketiga dengan tangkapan ikan lele seberat 1,230 kilogram.

Selain itu, pada kategori jumlah tangkapan terbanyak, Juara I diraih Ibu Aninam dari Bhayangkari, Juara II diraih Iptu Dwi Ramandey, dan Juara III diraih Ibu Santika Putu.

Penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Kapolda Papua bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua sebagai bentuk apresiasi atas semangat, partisipasi, dan sportivitas seluruh peserta selama mengikuti perlombaan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan panjang pengabdian Polri, tetapi juga sebagai sarana memperkuat soliditas internal serta membangun hubungan yang harmonis di lingkungan keluarga besar Polri.

“Lomba memancing ini bukan sekadar kegiatan rekreasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan yang nantinya akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

Kombes Cahyo menambahkan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memotivasi seluruh personel Polda Papua untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga soliditas, dan memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

“Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin menumbuhkan rasa memiliki, memperkuat sinergi, dan menjaga semangat pengabdian seluruh personel. Kebersamaan yang terbangun hari ini menjadi modal penting untuk menghadirkan Polri yang semakin Presisi, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat,” tutup Kabid Humas.

Continue Reading

Polda Papua

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Published

on

By

Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., secara resmi menutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Tembak Perbakin Papua, Minggu (28/06), dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Papua.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Danpas Brimob III Korbrimob Polri Brigjen Pol. John Huntal Sajananto Sitanggang, S.I.K., M.Han., Ketua Umum Pengprov Perbakin Papua Jhony Banua Rouw, S.E., para Pejabat Utama Polda Papua, jajaran TNI, Perbakin Papua, serta para peserta kejuaraan.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara Polri, Perbakin, TNI, dan masyarakat dalam mengembangkan olahraga menembak di Tanah Papua.

“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi, membangun sportivitas, serta meningkatkan kemampuan para atlet menembak di Papua. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda Papua mengungkapkan bahwa antusiasme peserta pada kejuaraan tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 196 peserta ambil bagian dalam berbagai nomor pertandingan yang diperlombakan, mulai dari kategori 100 meter tiga posisi, Benchrest 25 meter, Multi Range 18–41 meter hingga Benchrest 50 meter.

Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa olahraga menembak memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Papua. Oleh karena itu, Polda Papua berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda rutin guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional.

Kapolda juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan sikap disiplin, sportif, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

“Kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita membangun persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan terus meningkatkan kemampuan diri untuk meraih prestasi yang lebih baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Papua turut mengucapkan selamat kepada para juara yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai kategori perlombaan serta mendorong seluruh peserta untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan menembaknya.

Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026 menghasilkan sejumlah juara dari berbagai kategori pertandingan. Pada kategori 100 Meter Tiga Posisi Metal Silhouette, Kombes Pol. Herzoni Saragih dari Polda Papua berhasil meraih Juara I. Sementara pada kategori lainnya, para atlet dari berbagai klub menembak di Papua juga menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil meraih prestasi membanggakan.

Melalui Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, diharapkan hubungan sinergis antara Polri, TNI, Perbakin, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memajukan olahraga menembak di Tanah Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Pererat Soliditas dan Kebersamaan, Polda Papua Gelar Olahraga Bersama

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di Lapangan Hijau Sat Brimob Polda Papua, Kota Jayapura, Minggu (28/06).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin serta dihadiri para PJU Polda Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, personel Polri, ASN Polri, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan Polri yang profesional, adaptif, dan humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Olahraga bersama ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat soliditas internal, memperkuat jiwa korsa, serta menyatukan semangat seluruh personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis di wilayah Papua,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda juga mengajak seluruh personel, baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun ASN Polri untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah membangun kebersamaan dan kekompakan dalam suasana kekeluargaan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemanasan bersama yang dipandu instruktur, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), senam Zumba, hingga senam pendinginan yang diikuti seluruh peserta. Selain olahraga bersama, panitia juga menggelar berbagai permainan tradisional yang melibatkan peserta, di antaranya tali masuk dan gobak sodor.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyediakan sebanyak 374 hadiah doorprize yang terdiri dari berbagai barang elektronik, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan sekolah, sepeda, hingga hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat.

Pada perlombaan gobak sodor, Tim Gabungan Pimpinan Staf Bhayangkari berhasil meraih Juara I, disusul Tim Srikandi Brimob sebagai Juara II, Tim Ketua Bhayangkari sebagai Juara III, dan Tim Bhayangkari Batalyon B sebagai Juara IV.

Selain menjaga kebugaran melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta sinergitas keluarga besar Polda Papua semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat.

Continue Reading

Trending