Connect with us

Polda Papua

Polda Papua dan HMI Bangun Dialog Kebangsaan Demi Papua yang Aman dan Damai

Published

on

Jayapura – Polda Papua menerima audiensi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Papua yang berlangsung di Aula Cendrawasih Polda Papua, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan audiensi tersebut dihadiri oleh Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K., beserta sejumlah pejabat utama Polda Papua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Papua yang dipimpin Ketua HMI Papua Charly Lagefa. Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum diskusi antara kepolisian dan mahasiswa dalam membahas berbagai isu sosial, hukum, serta keamanan yang berkembang di Papua.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya yang menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi serta menerima masukan dari mahasiswa demi kemajuan masyarakat Papua.

“Kami menyadari bahwa tugas Polri sangat kompleks, terlebih Polda Papua membawahi 21 Polres di tiga provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Karena itu, sinergi dengan mahasiswa sangat penting untuk bersama-sama membangun kesadaran hukum dan menjaga situasi kamtibmas,” ujarnya.

Ketua HMI Papua Charly Lagefa menyampaikan bahwa kehadiran HMI dalam audiensi tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus komitmen mahasiswa untuk memberikan masukan konstruktif kepada Polda Papua terkait berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kami hadir sebagai kelompok pemuda dan mahasiswa untuk berdiskusi serta menyampaikan beberapa pokok pikiran yang diharapkan dapat menjadi masukan positif bagi Polda Papua,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., mengapresiasi inisiatif HMI yang telah membangun ruang dialog bersama kepolisian. Ia berharap kepengurusan baru HMI mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat dan mahasiswa secara positif.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. HMI merupakan organisasi besar yang memiliki peran penting dalam menjembatani aspirasi pemuda dan masyarakat. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi, Bendahara HMI Papua Moh. R. Firdaus menyampaikan sejumlah isu yang menjadi perhatian mahasiswa, di antaranya maraknya aktivitas ilegal mining di Papua, penyebaran hoaks yang berpotensi memicu konflik sosial, perlindungan hak masyarakat adat dalam konflik agraria dan investasi, serta pentingnya penguatan kesadaran hukum bagi generasi muda.

Menanggapi hal tersebut, Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya menjelaskan bahwa Polri terus berupaya meningkatkan penanganan berbagai persoalan hukum dan sosial, termasuk kejahatan siber serta konflik sosial yang terjadi di Papua.

Ia menyebutkan bahwa Polda Papua telah membentuk Direktorat Cyber guna menangani penyebaran berita hoaks maupun penyalahgunaan media sosial. Selain itu, pendekatan humanis juga terus dikedepankan dalam menyelesaikan konflik sosial di Papua.

“Penanganan konflik di Papua tidak semata dilakukan dengan pendekatan kekerasan, tetapi juga melalui pendekatan persuasif dan dialog untuk mencari akar permasalahan sehingga tercipta situasi yang aman dan damai,” jelasnya.

Kabid TIK juga menegaskan bahwa Polri tidak menutup mata terhadap adanya perilaku arogan oknum anggota di lapangan. Menurutnya, setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan yang berlaku demi menjaga marwah institusi Polri.

Sementara itu, Dir Binmas Polda Papua turut menawarkan kerja sama dalam bentuk pelatihan literasi digital bagi mahasiswa guna meningkatkan pemahaman terkait penggunaan media sosial secara bijak dan penanggulangan hoaks.

“Kedepan kami berharap HMI dapat menyiapkan program kerja bersama, termasuk pelatihan literasi digital bagi mahasiswa. Kami juga akan melaksanakan seminar di Universitas Cenderawasih terkait hak-hak adat dan berharap HMI dapat turut berpartisipasi,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, HMI juga mengusulkan pembentukan liaison officer (LO) atau forum komunikasi antara mahasiswa dan Polda Papua guna membahas berbagai isu sosial maupun demonstrasi agar dapat dikelola secara dialogis dan kondusif.

Selain itu, HMI menyatakan komitmennya untuk membantu memberikan edukasi anti-hoaks kepada masyarakat serta mendorong pengumpulan data terkait aktivitas ilegal mining di Papua sebagai bentuk partisipasi pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kegiatan audiensi tersebut, diharapkan sinergi antara mahasiswa dan Polda Papua semakin kuat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Tanah Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Laksanakan Penelusuran Mental Kepribadian Calon Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua melalui Panitia Daerah Seleksi Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kegiatan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) bagi para peserta seleksi yang berlangsung di Aula Elsama Numberi SPN Polda Papua, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akpol yang bertujuan untuk menilai aspek integritas, moralitas, kepribadian, serta kondisi mental para peserta sebagai dasar dalam menentukan kelayakan calon perwira Polri di masa mendatang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag Paminal Bid Propam Polda Papua Kompol Debi Wiharjayadi, S.I.K., M.H., bersama panitia pelaksana PMK dan para peserta seleksi Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026.

Dalam keterangannya, Kasubbag Paminal Bid Propam Polda Papua, Kompol Debi Wiharjayadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Penelusuran Mental Kepribadian merupakan tahapan yang sangat penting dalam proses seleksi calon Taruna dan Taruni Akpol karena bertujuan untuk memastikan setiap peserta memiliki integritas, karakter, dan moralitas yang baik.

“Melalui tahapan Penelusuran Mental Kepribadian ini, kami ingin memastikan bahwa calon Taruna dan Taruni Akpol tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan fisik yang baik, tetapi juga memiliki integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Seleksi ini menjadi bagian penting dalam upaya mencetak calon perwira Polri yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Kompol Debi Wiharjayadi.

Lebih lanjut, Kompol Debi menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip penerimaan anggota Polri.

“Kami berkomitmen menjalankan proses seleksi sesuai prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi berdasarkan kemampuan dan kualitas yang dimiliki,” tambahnya.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan PMK sebanyak 10 orang, terdiri dari 8 peserta pria dan 2 peserta wanita. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.

Penelusuran Mental Kepribadian merupakan instrumen penting dalam proses seleksi calon anggota Polri, khususnya calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian. Melalui tahapan ini, panitia dapat memperoleh gambaran mengenai karakter, sikap, perilaku, integritas, hingga rekam jejak para peserta guna memastikan bahwa calon perwira Polri yang terpilih memiliki kualitas moral dan mental yang baik.

Polda Papua berharap melalui proses seleksi yang ketat dan profesional ini dapat terjaring calon-calon perwira Polri yang unggul, berkarakter, serta siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Continue Reading

Polda Papua

Wakapolda Papua Pimpin Apel Pagi dan Tekankan Disiplin, Kesehatan, serta Dukungan terhadap Kebijakan Institusi

Published

on

By

Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi bersama personel Polda Papua yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Papua Koya Koso, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Papua serta seluruh personel Polda Papua.

Dalam arahannya, Wakapolda Papua menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan pelaksanaan tugas yang telah berjalan dengan baik. Namun demikian, beliau mengingatkan seluruh anggota agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah terkait perubahan regulasi mengenai masa usia pensiun anggota Polri. Wakapolda menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan personel Polri secara nasional, khususnya pada satuan kewilayahan yang masih mengalami kekurangan personel.

“Perubahan usia pensiun ini merupakan kebijakan yang harus kita pahami dan dukung bersama sebagai bagian dari institusi Polri. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat organisasi sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Brigjen Pol. Muhajir.

Selain itu, Wakapolda Papua juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi kesehatan personel. Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat sejumlah anggota yang sedang menjalani perawatan akibat sakit dan tidak dapat mengikuti apel pagi. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir, terdapat personel yang meninggal dunia karena kondisi kesehatan.

Menyikapi hal tersebut, Wakapolda mengimbau seluruh anggota untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat, mengatur waktu istirahat yang cukup, serta memanfaatkan waktu luang untuk pemulihan kondisi fisik.

“Kesehatan merupakan modal utama dalam pelaksanaan tugas. Dengan bertambahnya masa pengabdian, setiap anggota dituntut untuk tetap menjaga kondisi fisik agar dapat melaksanakan tugas secara optimal hingga masa akhir dinas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua juga mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, khususnya bagi personel yang menempuh perjalanan cukup jauh menuju Mapolda Papua di Koya Koso. Ia meminta seluruh personel agar mengatur waktu keberangkatan dengan baik dan tidak memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi hanya untuk menghindari keterlambatan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Lebih baik terlambat beberapa menit daripada mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ungkap Wakapolda.

Selain itu, Brigjen Pol. Muhajir juga mengajak seluruh anggota untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menekankan agar personel tidak memberikan komentar negatif terhadap kebijakan pemerintah maupun kebijakan institusi yang telah melalui proses pembahasan dan pengambilan keputusan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, seluruh anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk menjaga citra institusi serta mendukung implementasi setiap kebijakan yang bertujuan memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menutup arahannya, Wakapolda Papua kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga semangat, disiplin, kesehatan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab guna mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.

Continue Reading

Polda Papua

Panggung Prajurit Bhayangkara Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Perkuat Kebersamaan Keluarga Besar Polda Papua

Published

on

By

Jayapura – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua menggelar Pergelaran Panggung Prajurit Bhayangkara yang berlangsung di Mako Polda Papua Koya Koso, Kota Jayapura, Sabtu (13/06/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Petrus Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., Wakapolda Papua, Brigjen Pol Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin, para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolres jajaran, personel Polda Papua serta Bhayangkari Daerah Papua.

Pergelaran Panggung Prajurit Bhayangkara menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan di lingkungan keluarga besar Polda Papua.

Suasana penuh keakraban terlihat sejak awal kegiatan dengan pembagian berbagai doorprize kepada personel yang hadir. Hadiah yang dibagikan meliputi setrika, kipas angin, rice cooker, kompor gas, mesin cuci, kulkas, televisi hingga sepeda.

Selain pembagian doorprize, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan musik dari personel Polda Papua dan Bhayangkari.

Dirpamobvit Polda Papua yang juga menjabat sebagai Plt. Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol Dede Alamsyah, S.I.K., turut menghibur para peserta melalui persembahan lagu. Penampilan musik juga dibawakan oleh Ochi Marissa bersama Rastrasamara Band dan Bhayangkari Pengurus Daerah Papua, Bripda Dea Makabori bersama Rastrasamara Band, serta Karo SDM Polda Papua yang menutup rangkaian hiburan malam tersebut.

Kapolda Papua dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan Bhayangkari yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa kegiatan Panggung Prajurit Bhayangkara merupakan sarana untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polri.

“Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya menjadi momentum refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan kekeluargaan antar personel dan Bhayangkari. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan dan rasa memiliki terhadap institusi semakin kuat,” ucap Kabid Humas.

Ia menambahkan bahwa berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 merupakan bentuk penghargaan kepada personel yang selama ini telah mengabdikan diri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.

“Melalui suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan ini, kami berharap seluruh personel semakin termotivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi energi positif untuk meningkatkan profesionalisme dan pengabdian Polri,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending