Connect with us

Polda Papua Tengah

Polda Papua Tengah Gelar Apel Pasukan Rotasi Personel Operasi Amole I Tahun 2026

Published

on

Polda Papua Tengah – Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Rotasi Personel Operasi Amole I Tahun 2026, Polda Papua Tengah menggelar apel gelar pasukan yang berlangsung di Mako Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah, Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, serta dihadiri oleh Danpas Brimob III Korbrimob Polri John Huntal Sarjananto Sitanggang, Karo Ops Polda Papua Tengah Kombes Pol Adnan Ratmoro, S.I.K., Ka Ops Amole I Tahun 2026 Kombes Pol Bambang Yudho Martono, S.I.K., M.Si., Ka Ops Amole II Tahun 2025 Kombes Pol Fajar Dani Susanto, S.I.K., M.H., Dir Pam Obvit Polda Papua Tengah Kombes Pol Kariawan Barus, S.H., S.I.K., M.H., Dansatgas Amole 2026 AKBP Jandry Denny Sairlela, Kasatgas Amole AKBP Denny Sandera, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Mimika Billyandha Hildiario Budiman, Kabid Dokkes Polda Papua Tengah AKBP dr. Mansuri, Sp.F., Danyon B Pelopor Kompol Onisimus Umbu Sairo, para pejabat utama Polres Mimika, pejabat Brimob Yon B Pelopor, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolda Papua Tengah menyampaikan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena seluruh peserta apel dapat mengikuti kegiatan Apel Kesiapan Operasi Amole I Tahun 2026 dalam rangka pengamanan kegiatan operasional PT Freeport Indonesia di wilayah hukum Polda Papua Tengah.

Kapolda menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinergitas seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Amole I Tahun 2026. Operasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menjamin stabilitas keamanan, perlindungan objek vital nasional, serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua Tengah.

Lebih lanjut, Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa tantangan tugas ke depan tidaklah ringan mengingat dinamika situasi keamanan di Papua Tengah memiliki karakteristik dan kompleksitas tersendiri. Oleh sebab itu, diperlukan kesiapan operasional yang optimal, profesionalisme personel, serta soliditas dan sinergitas antar instansi.

Dalam arahannya, Kapolda Papua Tengah menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, profesional, humanis, serta sesuai prosedur hukum yang berlaku. Selain itu, personel juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya operasi.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya memperkuat sinergitas dan koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh stakeholder terkait. Pendekatan persuasif dan humanis juga harus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Selain itu, seluruh personel diminta menjaga disiplin, soliditas, serta nama baik institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai citra Polri.

“Keberhasilan operasi ini sangat ditentukan oleh kesiapan, dedikasi, dan loyalitas seluruh personel yang terlibat. Saya berharap seluruh personel dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta melaksanakan tugas secara optimal demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif,” ujar Kapolda Papua Tengah.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda Papua Tengah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Operasi Amole I Tahun 2026.

“Tetaplah menjadi garda terdepan yang andal, tangguh, dan dicintai masyarakat. Laksanakan setiap perintah dengan penuh tanggung jawab. Selamat bertugas. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan kepada kita semua,” tutup Kapolda Papua Tengah.

Continue Reading

Polda Papua Tengah

Polres Nabire Laksanakan Pelayanan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

Published

on

By

Nabire, 18 September 2026 — Polres Nabire melaksanakan pelayanan pengamanan dalam rangka aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kantor DPRP dan DPRK, Kabupaten Nabire, Jumat (18/9/2026). Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait tetap beroperasionalnya PT. Kristalin Ekalestari di wilayah Kali Musairo. Massa aksi mendatangi DPRP dan DPRK untuk menyampaikan aspirasi serta meminta perhatian dan tindak lanjut dari para wakil rakyat terhadap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, personel Polres Nabire melaksanakan apel konsolidasi guna memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan pengamanan. Personel selanjutnya ditempatkan di sejumlah titik di sekitar lokasi kegiatan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

Wakapolres Nabire Kompol Henri Alfredo Korwa, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Polres Nabire hadir untuk memberikan pelayanan pengamanan kepada masyarakat sekaligus memastikan proses penyampaian aspirasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kehadiran personel Polri adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan selama masyarakat menyampaikan aspirasinya. Kami mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi, serta mengutamakan terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Wakapolres Nabire.

Kompol Henri Alfredo Korwa juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi agar dapat menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai serta tetap menghormati hak masyarakat lainnya.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Sampaikan aspirasi dengan cara yang baik, tidak melakukan tindakan anarkis, serta menghormati masyarakat lain yang sedang melaksanakan aktivitas,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polres Nabire melakukan pemantauan situasi di sekitar Kantor DPRP dan DPRK serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Pengamanan juga dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas selama berlangsungnya aksi.

Polres Nabire menegaskan bahwa setiap masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, namun pelaksanaannya harus tetap memperhatikan ketertiban umum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait terus dilakukan selama kegiatan berlangsung.

Personel di lapangan juga diarahkan untuk tetap mengedepankan sikap profesional, humanis, dan persuasif dalam menghadapi massa aksi. Hal tersebut dilakukan agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu keamanan serta aktivitas masyarakat lainnya.

Polres Nabire berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi kamtibmas selama proses penyampaian aspirasi berlangsung. Sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan pihak DPRP maupun DPRK diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman sehingga aspirasi masyarakat dapat disampaikan dan diterima dengan baik.

Dengan dilaksanakannya pelayanan pengamanan tersebut, Polres Nabire terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Nabire tetap aman dan kondusif.

Continue Reading

Polda Papua Tengah

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Mimika Gelar Bhakti Kesehatan Donor Darah

Published

on

By

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Satlantas Polres Mimika melaksanakan kegiatan Bhakti Kesehatan berupa donor darah, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIT tersebut melibatkan personel Satlantas Polres Mimika bersama personel Polres Mimika, Palang Merah Indonesia (PMI), serta tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

Kasat Lantas Polres Mimika IPTU Rudolf S. Kakanga, S.H. bersama personel Satlantas turut hadir dan mendukung pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi Polri kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan.

Dalam pelaksanaannya, diperoleh sebanyak 17 kantong darah yang selanjutnya dikelola sesuai prosedur oleh PMI dan RSUD Mimika.

Kasat Lantas Polres Mimika IPTU Rudolf S. Kakanga, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan wujud kepedulian Polri, khususnya Satlantas Polres Mimika, terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.

“Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan yang dapat memberikan manfaat secara langsung,” ujar Kasat Lantas

Continue Reading

Polda Papua Tengah

Kapolres Nabire Kawal Pelayanan dan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Terkait Program MBG dan Pendidikan Gratis

Published

on

By

Nabire, 15 September 2026 — Kepala Kepolisian Resor Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR memimpin langsung pelaksanaan pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa yang menyampaikan aspirasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tuntutan pemberian pendidikan gratis di wilayah Kabupaten Nabire, Selasa (15/9/2026).

Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, Kapolres Nabire memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat di muka umum mendapatkan pelayanan kepolisian secara profesional, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sejumlah personel Polres Nabire diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan di lokasi aksi maupun pada sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi terjadinya gangguan Kamtibmas. Kehadiran personel bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada peserta aksi, masyarakat pengguna jalan, maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar lokasi kegiatan.

Kapolres Nabire memberikan arahan kepada personel yang melaksanakan pengamanan agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya ketegangan. Personel diminta untuk selalu mengedepankan komunikasi, koordinasi, pendekatan persuasif, serta sikap yang humanis dalam menghadapi massa aksi.

Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta tuntutan agar pemerintah memberikan akses pendidikan gratis. Dalam menyikapi penyampaian aspirasi tersebut, Polres Nabire berkomitmen memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Kapolres Nabire menegaskan bahwa tugas utama kepolisian dalam kegiatan tersebut adalah memastikan seluruh rangkaian aksi dapat berjalan dengan aman dan kondusif, sekaligus menjaga agar aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung sebagaimana mestinya.

“Kami hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada seluruh masyarakat. Setiap aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat untuk disampaikan, namun kami mengimbau agar penyampaian pendapat dilakukan secara damai, tertib, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujar Kapolres Nabire.

Selain melakukan pengamanan terhadap massa aksi, personel juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan apabila terjadi peningkatan kepadatan kendaraan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan serta memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Kapolres Nabire juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai prosedur dan tetap mengedepankan prinsip proporsionalitas. Setiap tindakan di lapangan harus dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta menjaga situasi Kamtibmas.

“Personel harus tetap humanis, tidak mudah terpancing oleh situasi, dan selalu mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di lapangan. Kita ingin kegiatan penyampaian aspirasi ini berlangsung aman, tertib dan damai,” tegasnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, personel Polres Nabire terus melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi aksi. Koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.

Polres Nabire mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan penyampaian aspirasi. Peserta aksi diharapkan dapat menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan anarkis, serta menghormati pengguna jalan dan masyarakat lainnya.

Melalui pengamanan yang dilakukan secara profesional dan humanis, Polres Nabire menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

Polres Nabire terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga Kamtibmas, serta memastikan setiap kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman, tertib, damai, dan kondusif.

Continue Reading

Trending