Connect with us

Polres Biak

Polres Biak Numfor Perbarui Moto “M.A.M.B.R.I”, Tekankan Semangat Bersinergi dan Pelayanan Humanis

Published

on

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Polres Biak Numfor resmi memperbarui filosofi moto internalnya menjadi *M.A.M.B.R.I*. Pembaruan ini bukan sekadar perubahan kata, tetapi penegasan arah pengabdian Polri di wilayah Biak Numfor agar lebih menyatu dengan nilai kearifan lokal dan tuntutan pelayanan masyarakat modern.

Moto MAMBRI merupakan akronim dari Melindungi, Amanah, Mengayomi, Bersinergi, Responsif, dan Integritas. Keenam nilai ini dirumuskan sebagai pedoman bagi seluruh personel Polres Biak Numfor dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K., dalam keterangannya menjelaskan bahwa penambahan kata “Bersinergi”menjadi pembeda utama dalam pembaruan kali ini.

*Melindungi*
Nilai pertama menempatkan personel Polres Biak sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Anggota diminta hadir di tengah masyarakat untuk mencegah berbagai ancaman, gangguan Kamtibmas, serta menciptakan rasa aman di lingkungan.

*Amanah*
Setiap personel mengemban tugas negara dan kepercayaan masyarakat. Amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan tanpa penyalahgunaan wewenang.

*Mengayomi*
Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum. Melalui nilai Mengayomi, anggota Polres Biak didorong hadir dengan pendekatan humanis, ramah, dan memberikan rasa teduh bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa pandang bulu.

*Bersinergi*
Ini menjadi ruh baru dari moto MAMBRI. Polres Biak berkomitmen aktif membangun kolaborasi dengan TNI, Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Mengacu pada semangat lokal “satu tungku tiga batu”, Polres meyakini bahwa keamanan tidak bisa diwujudkan sendiri, melainkan melalui kerja sama dan gotong royong.

*Responsif*
Polres Biak dituntut memiliki sikap cepat tanggap terhadap setiap laporan, aduan, dan situasi darurat yang dialami warga. Kehadiran polisi harus bisa dirasakan masyarakat saat dibutuhkan.

*Integritas*
Sebagai prajurit Bhayangkara, seluruh personel diingatkan untuk menjunjung tinggi integritas. Bekerja jujur, berpegang pada kode etik profesi Polri, menolak korupsi, dan menjaga marwah institusi menjadi harga mati.

Dengan masuknya kata “Bersinergi”, filosofi ksatria Mambri kini dinilai lebih utuh dan membumi. Seorang Mambri sejati tidak hanya kuat secara individu, tetapi juga mampu merangkul semua pihak untuk berjuang bersama demi kepentingan bersama.

“Pembaruan ini memadukan tugas mulia Polri yaitu Melindungi dan Mengayomi, dengan nilai profesionalisme Amanah, Responsif, Integritas, serta kekuatan kolaborasi lokal melalui Bersinergi. Harapannya, Biak Numfor dapat menjadi wilayah yang damai, aman, dan sejahtera,” jelasnya.

Pembaruan moto MAMBRI ini selanjutnya akan disosialisasikan ke seluruh jajaran Polres Biak Numfor, Polsek, hingga ke Bhabinkamtibmas di kampung-kampung. Selain itu, nilai-nilai tersebut juga akan diinternalisasi melalui apel, pelatihan, dan kegiatan kemasyarakatan agar benar-benar hidup dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya di Biak Numfor, sekaligus menjadi cerminan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri.

Continue Reading

Polres Biak

Kapolres Biak Numfor Jalin Silahturahmi ke Kantor SAR Biak, Tegaskan Komitmen Sinergitas Lintas Instansi

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K didampingi Wakapolres Biak Numfor melaksanakan kunjungan silahturahmi ke Kantor SAR Biak. Kedatangan orang nomor satu di Polres Biak Numfor tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor SAR Biak, Bpk. Kundori, S.T., M.M. Rabu (09/09/2026).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Biak, Bpk. Agung Sudiono Abadi, S.Si. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kantor SAR Biak dengan suasana penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Biak Numfor menyampaikan bahwa kunjungan silahturahmi ini merupakan bentuk komitmen Polres Biak Numfor untuk terus membangun dan mempererat sinergitas dengan instansi terkait, khususnya SAR dan BMKG.

“Sinergitas antara Polri, SAR, dan BMKG sangat penting. Biak sebagai wilayah kepulauan tentu memiliki potensi bencana dan kejadian di laut. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kita bisa merespon lebih cepat saat terjadi situasi darurat,” ungkap AKBP Arjuna Wijaya.

Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya pertukaran informasi terkait prakiraan cuaca dari BMKG dan potensi kejadian di wilayah perairan maupun darat. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan operasi SAR ke depan.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Biak, Bpk. Kundori mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menyatakan siap untuk terus mendukung setiap kegiatan yang bersinergi dengan Polres Biak Numfor demi memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami dari SAR Biak selalu siap 24 jam. Dengan adanya koordinasi seperti ini, kami yakin penanganan bencana maupun operasi pencarian dan pertolongan akan berjalan lebih efektif,” ujar Bpk. Kundori.

Senada dengan itu, Kepala BMKG Biak, Bpk. Agung Sudiono Abadi juga menyampaikan kesiapannya untuk terus memberikan informasi cuaca dan iklim terkini kepada Polres dan SAR sebagai dasar pengambilan keputusan di lapangan.

Kegiatan silahturahmi ini diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama. Diharapkan melalui pertemuan ini, hubungan kelembagaan antara Polres Biak Numfor, Kantor SAR Biak, dan BMKG Biak semakin solid dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.

Continue Reading

Polres Biak

Cemburu Buta karena Salah Lihat Foto Facebook, Suami di Padaido Pukuli Istri. Polisi Mediasi Hingga Berdamai

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Salah paham akibat media sosial hampir merusak rumah tangga sepasang nelayan di Kampung Nusi Inarusdi, Distrik Padaido, Kabupaten Biak Numfor.

Seorang suami berinisial DK, 39 tahun, memukul istrinya AR, 38 tahun, karena cemburu melihat postingan foto di Facebook. Ia mengira wanita dalam foto itu adalah istrinya.

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh orang tua korban, MR, ke Polsek Padaido. Beruntung, melalui mediasi yang digelar Rabu, 9 September 2026 pukul 10.30 WIT, kedua belah pihak sepakat berdamai.

Berdasarkan kronologi kejadian, awal mula kejadian bermula ketika pelapor MR mendapat cerita dari keluarga lain. Ia mendengar anaknya AR sering mendapat perlakuan kasar dari suaminya.

Bahkan bukan hanya pemukulan. Korban disebut juga mengalami penyiksaan hingga rambutnya dipotong oleh DK yang merupakan suami sahnya.

Merasa kecewa dan tidak terima, MR kemudian mendatangi Polsek Padaido untuk melaporkan kejadian tersebut dan meminta agar dilakukan mediasi serta klarifikasi.

Menindaklanjuti laporan itu, KA SPKT II AIPDA Korinus Morin bersama Kanit Samapta AIPDA Lisanias Abidondifu dan anggota lainnya langsung memanggil kedua belah pihak.

Dalam ruang mediasi, DK akhirnya mengakui seluruh perbuatannya. Ia membenarkan telah memukul AR.

Kepada petugas, DK menjelaskan motifnya. Ia mengaku kalap karena melihat postingan di Facebook milik kakaknya, Sostenes Koibur. Dalam postingan itu ada foto seseorang berpelukan dengan seorang wanita. DK mengira wanita itu adalah istrinya.

“Setelah diperlihatkan oleh kakak terlapor, ternyata foto tersebut bukan foto istri terlapor. Itu adalah istri dari kakaknya sendiri,” Ujar Aipda Korinus Morin Saat di konfirmasi Tim Humas Polres.

DK mengaku menyesal. Ia menyebut dirinya terlalu cepat bertindak tanpa mencari tahu kebenaran terlebih dahulu.

Di hadapan petugas dan keluarga, AR sebagai korban menyampaikan sudah memaafkan suaminya. Ia berharap DK bisa berubah dan lebih bertanggung jawab sebagai kepala rumah tangga.

Korban juga menyatakan bersedia kembali kepada suaminya, mengingat masih ada tanggung jawab terhadap anak-anak mereka.

Sikap saling memaafkan ini kemudian dituangkan dalam kesepakatan damai.

Adapun poin hasil mediasi:
1. Terlapor mengakui dan menyesali perbuatannya memukul korban.
2. Terlapor meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi.
3. Korban memaafkan dan memilih kembali rujuk.
4. Kedua belah pihak berjanji menjaga keharmonisan rumah tangga dan tidak mengulangi KDRT.
5. Proses mediasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut Personil Polsek Padaido juga menghimbau agar Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menahan diri dan melakukan tabayun sebelum mengambil tindakan, terutama terkait informasi di media sosial.

” Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Padaido, agar tidak segan melapor jika mengalami atau melihat tindak KDRT. Penanganan dini diharapkan dapat mencegah eskalasi kekerasan dalam rumah tangga,” Tutup KA SPKT II AIPDA Korinus Morin.

Continue Reading

Polres Biak

Cegah Karhutla dan Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polsek Warsa Sambangi SMAN 1 Warsa

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Warsa, Aipda Sudirman, S.H., melaksanakan kegiatan sambang dan memberikan himbauan kepada siswa-siswi SMAN 1 Warsa, Distrik Warsa, Kabupaten Biak Numfor, pada Rabu (09/09/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT tersebut menyasar para pelajar sebagai agen penerus bangsa agar lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menjauhi perilaku negatif.

Dalam kesempatan itu, Aipda Sudirman menyampaikan dua materi utama. Pertama terkait pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla. Ia mengimbau siswa-siswi agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan sembarangan serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Jika melihat titik api atau kebakaran, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. Karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Kedua, terkait kenakalan remaja. Bhabinkamtibmas mengajak pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak. Para pelajar juga diimbau agar tidak terlibat perkelahian, miras, narkoba, judi, dan tidak berkendara ugal-ugalan.

“Kalian adalah generasi penerus. Isi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, keagamaan, dan kegiatan sosial yang bermanfaat,” pesan Aipda Sudirman.

Kapolsek Warsa melalui Bhabinkamtibmas berharap, apa yang disampaikan dapat diteruskan kepada orang tua dan lingkungan sekitar.

Hasil dari kegiatan ini, para siswa-siswi mengaku memahami materi yang diberikan. Situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Trending