Connect with us

Polres Boven Digoel

Polres Boven Digoel Lanjutkan Penanganan Kedatangan Rombongan Eksodus Penambang Emas Hari Kedua

Published

on

Tanah Merah – Polres Boven Digoel terus melaksanakan monitoring, pengamanan, serta penanganan terhadap kedatangan rombongan eksodus penambang emas dari wilayah Gaguop, Distrik Manggelum, Kabupaten Pegunungan Bintang, yang memasuki hari kedua pada Senin (3/8/2026).

Sejak pagi, personel Polres Boven Digoel bersama instansi terkait disiagakan di Pos Polisi Pelabuhan Besar Tanah Merah guna menyambut kedatangan para penambang yang menempuh perjalanan melalui jalur Sungai Digoel. Setiap rombongan yang tiba langsung diarahkan menuju posko pengungsian untuk mendapatkan pelayanan kemanusiaan berupa trauma healing, pemberian makanan dan minuman, pemeriksaan kesehatan, pendataan identitas, serta pemeriksaan administrasi sesuai prosedur.

Sepanjang hari, sejumlah longboat tiba secara bertahap di Pelabuhan Besar Tanah Merah. Seluruh penumpang menjalani proses pendataan dan pemeriksaan oleh petugas sebelum diarahkan ke lokasi penampungan maupun kembali ke keluarga masing-masing sesuai hasil pendataan.

Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan terdapat 16 orang yang mengalami keluhan kesehatan ringan. Tim medis segera memberikan penanganan berupa obat-obatan dan vitamin sehingga kondisi mereka tetap dapat dipantau dengan baik.

Kegiatan pimpin langsung oleh Waka Polres Boven Digoel Kompol Handoyo Prasetyo serta Para PJU dan dibantu Tenaga Medis dari Dinas Kesehatan Kab Boven Digoel, Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Boven Digoel juga memfasilitasi pemindahan para pengungsi menuju Gedung Soska Tanah Merah menggunakan kendaraan dinas. Sebanyak 49 orang diberangkatkan pada sore hari, sedangkan pada malam hari kembali diberangkatkan 54 orang menuju lokasi penampungan. Sementara itu, 56 orang memilih kembali ke rumah keluarga mereka di wilayah Tanah Merah.

Hingga pukul 23.59 WIT, jumlah keseluruhan penambang yang telah melapor dan didata mencapai 196 orang, terdiri atas 181 laki-laki, 11 perempuan, dan 4 anak-anak.

Selain memberikan pelayanan kemanusiaan, Polres Boven Digoel juga terus melaksanakan langkah-langkah pengamanan melalui proses identifikasi, verifikasi identitas, dan pendataan secara menyeluruh guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Upaya tersebut dilakukan secara profesional, proporsional, serta tetap menghormati hak-hak masyarakat sipil.

Polres Boven Digoel juga terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Pemerintah Daerah, BPBD, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya dalam rangka penanganan para pengungsi, pengamanan jalur transportasi, serta pemenuhan kebutuhan dasar selama berada di wilayah Kabupaten Boven Digoel.

Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses penanganan eksodus penambang dapat berlangsung aman, tertib, dan humanis, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Boven Digoel.

Humas Polres Boven Digoel

Continue Reading

Polres Boven Digoel

Tim URC Polres Boven Digoel Amankan Dua Mesin Sanyo Diduga Hasil Tindak Pidana Saat Patroli di Tanah Merah

Published

on

By

Boven Digoel, Papua Selatan – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Boven Digoel melaksanakan patroli mobile di seputaran Kota Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah dan menekan potensi terjadinya kejahatan jalanan, khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Patroli dimulai sekitar pukul 18.00 WIT dengan menyasar sejumlah ruas jalan dan kawasan di sekitar Kota Tanah Merah. Saat melaksanakan patroli sekitar pukul 19.45 WIT, Tim URC mendapati dua orang pemuda yang membawa dua unit mesin pompa air merek Sanyo.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kedua pemuda tersebut. Keduanya diketahui masih berstatus pelajar, masing-masing berusia 17 tahun. Dari hasil pemeriksaan awal, kedua mesin Sanyo tersebut rencananya akan dijual.

Petugas selanjutnya melakukan pengecekan terhadap sepeda motor yang digunakan oleh kedua pemuda tersebut. Dalam pemeriksaan, keduanya tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan. Selain itu, kondisi kendaraan tersebut juga ditemukan telah mengalami kerusakan pada bagian tertentu.

Atas temuan tersebut, Tim URC mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna putih dan dua unit mesin Sanyo ke Mapolres Boven Digoel untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Kedua pemuda tersebut kemudian diarahkan untuk hadir ke Polres Boven Digoel pada hari berikutnya dengan membawa dokumen atau bukti kepemilikan atas barang-barang yang diamankan.

Setelah mengamankan barang-barang tersebut, Tim URC kembali melanjutkan kegiatan patroli mobile di seputaran Kota Tanah Merah guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, patroli berjalan aman dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Boven Digoel hingga kegiatan berakhir dalam keadaan kondusif.

Continue Reading

Polres Boven Digoel

Polsek Mindiptana Selesaikan Permasalahan Warga Melalui Problem Solving

Published

on

By

Boven Digoel – Personel Polsek Mindiptana Polres Boven Digoel melaksanakan mediasi dan penyelesaian permasalahan warga melalui pendekatan dan mediasi problem solving, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan antara Bpk. Yakobus Monggot, Bpk. Amandus Tengyap, dan Bpk. Linus Bari. Mediasi dilaksanakan dengan mempertemukan seluruh pihak yang terlibat guna mencari penyelesaian secara kekeluargaan serta mencegah terjadinya permasalahan yang lebih lanjut.

Dalam proses mediasi, ketiga pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan dituangkan dalam surat pernyataan bersama. Dalam surat tersebut, para pihak menyatakan kesediaannya untuk tidak saling melakukan ancaman maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Ketiga pihak juga diberikan pemahaman bahwa apabila di kemudian hari masih melakukan tindakan berupa ancaman atau perbuatan yang melanggar hukum, maka permasalahan tersebut dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui kegiatan problem solving ini, Kapolsek Mindiptana Ipda Nasarula Bauw terus berupaya mengedepankan penyelesaian permasalahan masyarakat secara humanis, persuasif dan kekeluargaan, sekaligus menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Mindiptana.

Selama kegiatan mediasi berlangsung, situasi aman, tertib dan terkendali.

Continue Reading

Polres Boven Digoel

Polres Boven Digoel Ikuti Koordinasi Dan Sosialisasi Pencegahan Serta Pengendalian Penyakit

Published

on

By

Boven Digoel – Polres Boven Digoel melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) turut mengikuti kegiatan Koordinasi, Advokasi dan Sosialisasi Program Penyakit Menular dan Tidak Menular dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIT hingga 17.25 WIT tersebut dihadiri Bupati Boven Digoel Roni Omba, S.IP., Kabid P2P Provinsi Papua Selatan Agustinus Muyak, SKM., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Boven Digoel Adolof Andatu, A.Md.Kep., S.K.M., Wakapolres Boven Digoel Kompol Handoyo Prasetyo, Kasdim 1711/Boven Digoel Mayor Inf. Iswayudi P. May, serta unsur lintas sektor yang terdiri dari para kepala distrik, kepala kampung, kepala puskesmas dan tenaga kesehatan se-Kabupaten Boven Digoel.

Kegiatan diawali pada pukul 09.38 WIT dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Bupati Boven Digoel. Selanjutnya, peserta mengikuti pemaparan materi mengenai capaian Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), termasuk berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, istirahat, serta pemaparan mengenai situasi penyakit Tuberkulosis (TB), HIV dan kusta di wilayah Papua Selatan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan.

Selain membahas kondisi penyakit menular, kegiatan juga membahas pentingnya peran lintas sektor dalam pendampingan dan pengendalian penyakit menular maupun tidak menular. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, pemerintah distrik, pemerintah kampung dan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting untuk meningkatkan upaya pencegahan serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kehadiran Polres Boven Digoel dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, aman dan kondusif.

Kegiatan berakhir pada pukul 17.25 WIT dan selama pelaksanaan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Continue Reading

Trending