Connect with us

Polres Keerom

Polres Keerom Limpahkan Kasus Persetubuhan Anak dibawah umur ke Kejaksaan Negeri (Tahap II)

Published

on

Keerom – Komitmen dalam penegakan hukum, khususnya perlindungan terhadap anak, kembali ditunjukkan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Keerom. Penyidik resmi menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kasus persetubuhan anak di bawah umur kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura, Selasa (05/05/2026).

Penanganan perkara ini bermula dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/07/I/2026/SPKT/Polres Keerom/Polda Papua tertanggal 7 Januari 2026. Proses hukum kemudian berlanjut melalui penerbitan Surat Perintah Penyidikan serta Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada tanggal yang sama, sebagai dasar resmi penyidik dalam melakukan rangkaian tindakan hukum.

Kasus yang ditangani merupakan dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Perbuatan tersebut diatur dalam Pasal 473 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang telah diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016.

Berdasarkan hasil penyidikan, perkara ini telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum. Dengan demikian, proses hukum dapat dilanjutkan ke tahap penuntutan di persidangan.

Dalam Tahap II tersebut, tersangka berinisial MP (46) resmi diserahkan kepada pihak kejaksaan. Setibanya di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura, tersangka menjalani pemeriksaan oleh JPU dengan didampingi penasihat hukum. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa tersangka, barang bukti, serta berkas perkara telah memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke persidangan. Selanjutnya, tersangka ditahan oleh pihak kejaksaan.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H.,S.I.K.,M.H, melalui Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H, menyampaikan bahwa penanganan perkara ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberikan perlindungan kepada anak sebagai kelompok rentan.

“Melalui proses penyidikan yang profesional dan sesuai prosedur, kami memastikan bahwa setiap perkara, khususnya yang menyangkut anak, ditangani secara serius dan tuntas hingga ke tahap penuntutan,” ujar Kasat Reskrim.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. “Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan terhadap anak. Ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur. “Peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus-kasus serupa ke depan,” tutupnya.

Continue Reading

Polres Keerom

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Dalam Rangka Lomba SPPG Polri 2026

Published

on

By

Keerom – SPPG Polres Keerom, Polda Papua kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Berdasarkan surat pemberitahuan pemenang lomba SPPG Polri dan pelaksanaan Awarding Day Nomor: B/14457/VII/WAS./2026/Itwasum, SPPG Polres Keerom berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada Lomba SPPG Polri Tahun 2026 zona Timur.

Dalam lomba yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut, terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Ka. SPPG Polri, serta Satgas MBG Polda Terbaik. Penetapan para pemenang dilakukan berdasarkan hasil penilaian panitia terhadap sejumlah indikator yang telah ditentukan.

Pada kategori Tata Kelola SPPG Polri Terbaik Zona Timur, SPPG Polres Keerom, Polda Papua berhasil meraih Juara II. Sementara itu, pada kategori Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur, SPPG Polres Keerom kembali menunjukkan prestasi dengan meraih Juara I atas nama Nurhayati selaku Kepala SPPG Polres Keerom.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polres Keerom dalam mendukung pelaksanaan program SPPG Polri dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam menghadirkan tata kelola yang baik, inovasi pelayanan, serta pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih SPPG Polres Keerom. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta sinergi seluruh personel yang terlibat dalam pengelolaan SPPG.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan pihak yang telah bekerja keras sehingga SPPG Polres Keerom dapat meraih Juara II Tata Kelola SPPG Polri Terbaik Zona Timur dan Juara I Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur. Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres Keerom.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata sebuah pencapaian, tetapi menjadi motivasi bagi Polres Keerom untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG, menghadirkan inovasi yang bermanfaat, serta memastikan setiap program dapat dilaksanakan secara optimal, transparan dan bertanggung jawab.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Jangan cepat berpuas diri, tetapi jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi dalam mendukung program pemerintah, khususnya pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Polres Keerom Nurhayati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada SPPG Polres Keerom. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pimpinan serta kerja sama seluruh tim dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Juara II Tata Kelola SPPG Polri Terbaik dan Juara I Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim SPPG Polres Keerom yang selama ini bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Nurhayati.

Nurhayati menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan inovasi dalam pengelolaan SPPG sehingga seluruh proses dapat berjalan semakin efektif, tertib dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Ke depan kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola maupun inovasi yang ada. Harapan kami, SPPG Polres Keerom dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Keberhasilan SPPG Polres Keerom meraih dua penghargaan tersebut sekaligus menjadi kado istimewa dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, serta menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Keerom untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Continue Reading

Polres Keerom

Polres Keerom melalui Polsek Arso Timur Masuk 5 Besar Nasional Dalam Ajang Kompolnas Awards 2026

Published

on

By

Keerom – Polsek Arso Timur Polres Keerom mendapat kehormatan sebagai salah satu dari lima nominator terbaik tingkat nasional kategori Polsek Rural dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Visitasi dan penilaian dilakukan langsung oleh Tim Juri Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI di Mako Polsek Arso Timur, Kampung Pitewi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Selasa (11/08/2026).

Tim Juri Kompolnas RI yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Anggota Kompolnas sekaligus Juri Kompolnas Awards, Mochammad Choirul Anam, S.H., Juri dari unsur tokoh masyarakat Dr. H. Ahmad Suaedy, M.A.Hum., serta Zullastri selaku Spri Anggota Kompolnas. Tim juga didampingi jajaran Itwasda Polda Papua.

Kegiatan visitasi turut dihadiri Wakapolres Keerom Kompol Agus Tinato, S.Sos., M.H., Danramil 1701-04/Arso Mayor Inf Basir Ando, Kabag Ops Polres Keerom AKP Hendrik R. Sipahutar, S.Sos., M.H., Kabag SDM AKP Abdul Wahid, Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP S. Lakburlawal, Kasat Binmas IPTU Eric Sayeti Ramandei, Kapolsek Arso Timur IPTU Yohanes Jeremias Saumen, serta unsur pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat dan kelompok tani binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Arso Timur memaparkan berbagai inovasi pelayanan masyarakat yang selama ini dilaksanakan, mulai dari program “Ngopi Bareng”, pelayanan yang responsif, transparan, akuntabel, humanis dan solutif, hingga program ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan tidur.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama adalah program “Petani GANJA” (Gabungan Anak Tani Tanam Jagung Asolole) yang diinisiasi oleh Bhabinkamtibmas Kampung Yetti AIPDA Tri P. Utomo. Program tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Melalui program tersebut, AIPDA Tri P. Utomo mendampingi masyarakat mulai dari pengolahan lahan, proses penanaman, pemeliharaan, hingga pascapanen. Pendampingan juga dilakukan dalam membangun kelompok tani dan membuka akses pemasaran hasil pertanian sehingga masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung kepada tengkulak.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Kampung Yetti. Para petani menyampaikan bahwa pendampingan Bhabinkamtibmas telah membantu mereka mengubah pola pertanian tradisional menjadi lebih terorganisir dan produktif. Bahkan, hasil panen jagung telah diarahkan untuk diserap melalui Perum BULOG sehingga memberikan kepastian pasar dan berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Menariknya, istilah “Petani GANJA” bukan berkaitan dengan narkotika. Nama tersebut merupakan akronim dari Gabungan Anak Nanam Jagung Asolole, sebuah gerakan positif yang justru menjadi simbol perlawanan terhadap penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan pertanian yang produktif dan menghasilkan pendapatan halal bagi masyarakat.

Di tengah kondisi geografis Arso Timur sebagai wilayah perbatasan RI-PNG, program tersebut juga memiliki nilai strategis. Wilayah yang memiliki tantangan berupa jarak antarkampung, medan berat, keterbatasan jaringan telekomunikasi, serta dinamika perlintasan perbatasan membutuhkan pola pendekatan kepolisian yang tidak hanya represif, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sesi wawancara, masyarakat, tokoh adat, kepala kampung dan pemerintah distrik memberikan kesaksian bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat telah membangun rasa percaya yang semakin kuat. Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas pertanian dan membantu menyelesaikan persoalan sosial secara musyawarah.

Kepala Distrik Arso Timur juga menyampaikan apresiasi terhadap program ketahanan pangan tersebut. Pemerintah Distrik menilai pendampingan Polri telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan.

Selain ketahanan pangan, sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat dan masyarakat juga menjadi salah satu kekuatan Polsek Arso Timur. Danramil 1701-04/Arso Mayor Inf Basir Ando menegaskan bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama ini terus bersinergi hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Anggota Kompolnas RI sekaligus Juri Kompolnas Awards 2026, Mochammad Choirul Anam, S.H., menjelaskan bahwa penilaian tidak semata-mata melihat program yang ditampilkan, tetapi lebih menitikberatkan pada dampak nyata kehadiran kepolisian bagi masyarakat, keberlanjutan inovasi, serta sinergitas dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Dari 360 Polsek, telah disaring menjadi lima nominator kategori Rural dan lima nominator kategori Urban. Polsek Arso Timur berhasil masuk sebagai salah satu dari lima nominator terbaik kategori Rural tingkat nasional,” jelas Mochammad Choirul Anam.

Tim Juri selanjutnya melakukan pendalaman melalui wawancara dengan masyarakat, tokoh adat, kepala kampung, kelompok tani, serta personel Polsek Arso Timur. Pendalaman tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa berbagai program yang dipaparkan benar-benar memberikan manfaat dan telah berjalan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Polsek Arso Timur sebagai salah satu nominator Kompolnas Awards 2026.

“Masuknya Polsek Arso Timur sebagai nominator lima besar nasional merupakan sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh personel Polres Keerom. Ini menunjukkan bahwa keterbatasan geografis dan kondisi wilayah perbatasan bukan menjadi alasan bagi Polri untuk berhenti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

“Program Petani GANJA yang digagas Bhabinkamtibmas Kampung Yetti merupakan contoh bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana membangun kemitraan dan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Ketika masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi, maka secara tidak langsung situasi kamtibmas juga akan semakin kondusif,” lanjutnya.

“Ke depan kami akan terus mendorong agar inovasi seperti ini tidak berhenti pada momentum Kompolnas Awards. Program tersebut harus dirawat, dikembangkan dan diperluas, termasuk pengembangan budidaya padi dan program ketahanan pangan lainnya. Polres Keerom akan terus memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh adat dan seluruh masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG,” tegas AKBP Aries Diego Kakori.

Kegiatan visitasi dan penilaian Kompolnas Awards 2026 di Polsek Arso Timur berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, membangun kemitraan, memberikan solusi, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan membangun kemandirian di wilayah perbatasan RI-PNG.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Raih Tiga Penghargaan Nasional, Torehkan Prestasi di Ketahanan Pangan dan Program MBG

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua kembali mencatat prestasi di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan dalam dua bidang yang mendukung program pemerintah, yakni ketahanan pangan dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Polda Papua meraih Juara 3 Lomba Serapan Jagung Bulog Kategori Kluster 3, sementara SPPG Polres Keerom berhasil meraih Juara 1 Kategori Inovasi Ka SPPG Polri dan Juara 2 Kategori Tata Kelola SPPG Polri.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan apresiasi yang berlangsung di Gedung The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (11/08/2026) dan dihadiri perwakilan jajaran Polda Papua.

Penerimaan penghargaan tersebut dihadiri Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Hengky Pramudya S.I.K M.Si yang mewakili Polda Papua dalam kegiatan apresiasi tingkat nasional, Kapolres Keerom, AKBP Aries Diego Kakori S.I.K, Pengawas SPPG Polres Keerom, Aipda Dr. Mohamad Efendi Jaya S.E M.H C.PHR serta Ka SPPG Polres Keerom, Nurhayati S.E.

Dalam Lomba Serapan Jagung Bulog, Polda Papua dinilai mampu memberikan kontribusi dalam mendukung penyerapan hasil produksi jagung masyarakat melalui sinergi dengan pihak terkait sehingga hasil pertanian dapat terserap dan memberikan nilai tambah bagi petani.

Sementara itu, SPPG Polres Keerom mencatat prestasi melalui dua kategori dalam lomba SPPG Polri yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

SPPG Polres Keerom meraih Juara 1 Kategori Inovasi Ka SPPG Polri dan Juara 2 Kategori Tata Kelola SPPG Polri berdasarkan penilaian terhadap sejumlah indikator yang mencakup inovasi, tata kelola serta pelaksanaan program MBG.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan tiga penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen jajaran dalam mendukung program pemerintah yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Polda Papua sekaligus bukti bahwa jajaran terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis,” ucap Kabid Humas saat ditemui Kota Jayapura, Rabu (12/08/2026).

Menurut Kabid Humas, penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi capaian dalam sebuah perlombaan tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya personel di lapangan dalam menjalankan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Yang paling penting dari capaian ini adalah bagaimana program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan terus dilaksanakan secara konsisten dengan mengedepankan sinergi serta tata kelola yang baik,” katanya.

Kombes Cahyo juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan program ketahanan pangan dan SPPG Polres Keerom serta mendorong agar capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan.

“Kami mengapresiasi seluruh personel yang telah bekerja dan berkontribusi sehingga Polda Papua mampu meraih prestasi di tingkat nasional dan tentunya penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja serta menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kombes Cahyo menegaskan Polda Papua akan terus mendukung program pemerintah melalui berbagai langkah konkret di lapangan dengan membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah, Bulog, kelompok tani dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG.

Tiga penghargaan tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi Polda Papua dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 serta menunjukkan kontribusi jajaran dalam mendukung program nasional yang berorientasi pada ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending