Connect with us

Polres Mamberamo Tengah

Polres Mamberamo Tengah Evaluasi Pengamanan Bandara Taria, Siapkan Koordinasi Dengan Pemda

Published

on

MAMBERAMO TENGAH – Polres Mamberamo Tengah terus memperkuat kesiapan pengamanan di Bandara Taria, Distrik Megambilis, Kabupaten Mamberamo Tengah. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat evaluasi yang dipimpin Wakapolres Mamberamo Tengah Kompol Daniel Pangala, S.H., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Mamberamo Tengah, Rabu (19/8/2026) pukul 09.00 WIT.

Rapat evaluasi digelar untuk menilai pelaksanaan tugas pengamanan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang perlu dibenahi, mulai dari kesiapan personel, pola penjagaan, sarana dan prasarana, hingga koordinasi dengan pihak terkait.

Dalam evaluasi tersebut, jajaran Polres Mamberamo Tengah menilai perlu dilakukan survei langsung ke Bandara Taria dan lingkungan sekitarnya. Survei akan menjadi dasar untuk menentukan pola pengamanan, penempatan personel, kebutuhan fasilitas pendukung, serta pemetaan titik-titik yang membutuhkan perhatian.

Dari sisi personel, kesiapsiagaan menjadi perhatian utama. Personel yang ditugaskan diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab serta prosedur pengamanan. Pengaturan jadwal penjagaan juga akan diperhatikan agar tidak terjadi kekosongan personel di titik pengamanan.

Selain itu, pengecekan terhadap sarana pendukung seperti pos penjagaan, penerangan, alat komunikasi dan kendaraan operasional juga menjadi bagian dari evaluasi. Kebutuhan yang belum terpenuhi akan didata untuk disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pelaksanaan tugas.

Koordinasi lintas instansi juga menjadi langkah penting dalam pengamanan Bandara Taria. Polres Mamberamo Tengah akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak pengelola bandara dan instansi terkait, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah.

Koordinasi dengan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap kebutuhan pengamanan, khususnya terkait sarana dan prasarana serta langkah-langkah bersama dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di kawasan Bandara Taria.

Wakapolres Mamberamo Tengah Kompol Daniel Pangala menekankan pentingnya evaluasi secara berkala agar setiap kekurangan dalam pelaksanaan pengamanan dapat segera diperbaiki.

Melalui langkah tersebut, Polres Mamberamo Tengah berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan personel dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait guna menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib dan kondusif di Bandara Taria, Distrik Megambilis.

Continue Reading

Polres Mamberamo Tengah

Polres Mamberamo Tengah Perkuat Kamtibmas, Patroli Malam Sasar Sejumlah Objek Vital di Kobakma

Published

on

By

Mamberamo Tengah — Menjaga keamanan tidak mengenal waktu. Ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang pada malam hari, personel Polres Mamberamo Tengah justru meningkatkan kehadiran di lapangan melalui patroli Kamtibmas. Langkah preventif tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan di wilayah Kobakma tetap terpelihara sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Patroli yang dilaksanakan pada Kamis malam (10/9/2026) dipimpin Pamapta I Aipda Yonas M. Krey bersama personel piket fungsi. Regu patroli menyusuri sejumlah kawasan strategis dengan fokus pada pemantauan situasi serta pengamanan lingkungan di sekitar objek-objek yang memiliki peran penting bagi pelayanan masyarakat dan aktivitas pemerintahan.

Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, di antaranya Kantor Bupati Mamberamo Tengah, Bank Papua, Rumah Sakit Lukas Enembe, Pasar Sentral Kobakma dan Kantor KPU Mamberamo Tengah. Kehadiran personel di titik-titik tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap kemungkinan munculnya gangguan Kamtibmas, sekaligus memastikan fasilitas publik tetap berada dalam kondisi aman.

Dari hasil pemantauan, seluruh lokasi yang disambangi terpantau dalam keadaan aman, terkendali dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan keamanan selama pelaksanaan patroli. Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung masyarakat untuk beraktivitas dan beristirahat dengan rasa aman.

Lebih dari sekadar kegiatan rutin, patroli malam merupakan wujud kehadiran Polri yang berorientasi pada pencegahan. Polres Mamberamo Tengah terus mendorong pola pemolisian yang responsif dan humanis dengan membangun kehadiran polisi di tengah masyarakat, melakukan pemantauan secara langsung serta menjaga komunikasi dengan lingkungan sekitar.

Rangkaian patroli berakhir sekitar pukul 21.02 WIT dengan regu kembali ke Mako Polres Mamberamo Tengah dalam keadaan aman dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Mamberamo Tengah untuk menjaga stabilitas Kamtibmas secara berkelanjutan, sehingga Kobakma tetap menjadi wilayah yang aman, tertib dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Continue Reading

Polres Mamberamo Tengah

Polsek Kelila Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat Melalui Sambang Malam

Published

on

By

Kelila — Regu Jaga I Polsek Kelila melaksanakan kegiatan sambang warga sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada Kamis malam (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Bripda Artaban Wally sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kelila.

Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi warga dan berdialog secara langsung untuk mengetahui perkembangan situasi Kamtibmas di lingkungan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan dapat mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat.

Bripda Artaban Wally menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada warga agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diajak untuk segera menyampaikan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.

Selain itu, personel mengingatkan masyarakat untuk menghindari berbagai tindakan yang dapat memicu terjadinya gangguan Kamtibmas serta mengedepankan penyelesaian setiap persoalan secara baik dan kekeluargaan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan nyaman.

Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Kelila menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan dan upaya preventif dalam menjaga Kamtibmas. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan sehingga situasi di wilayah hukum Polsek Kelila tetap aman dan kondusif.

Continue Reading

Polres Mamberamo Tengah

Kapolres Mamberamo Tengah Pimpin Mediasi, Perselisihan Warga Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Published

on

By

Mamberamo Tengah — Kapolres Mamberamo Tengah KOMPOL Sigit Susanto, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., memimpin langsung kegiatan mediasi dan Problem Solving dalam rangka penyelesaian permasalahan pengrusakan rumah yang dipicu kesalahpahaman dan pengaruh minuman keras, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 WIT hingga selesai tersebut dilaksanakan di Honai Papeda Polres Mamberamo Tengah, Jalan Warabuke, Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.

Mediasi turut dihadiri Kabag Ops AKP Imran P. Hutajulu, S.H., Pamapta 2 Ipda Barnadas, para pejabat utama dan personel Polres Mamberamo Tengah, Wakil Bupati Mamberamo Tengah beserta jajaran, Kepala Desa Pagale Lomban Tago, tokoh masyarakat, pihak keluarga serta para pihak yang terlibat dalam permasalahan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Mamberamo Tengah menegaskan bahwa penyelesaian permasalahan di tengah masyarakat dapat dilakukan melalui pendekatan persuasif dan musyawarah dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres menyampaikan bahwa pendekatan Problem Solving merupakan salah satu upaya Polri untuk mencegah permasalahan berkembang menjadi konflik yang lebih luas, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

«“Yang kita kedepankan adalah penyelesaian yang dapat memberikan manfaat bagi semua pihak. Para pelaku harus mengakui kesalahan, bertanggung jawab dan menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Kapolres.»

Dalam proses mediasi, masing-masing pihak diberikan kesempatan menyampaikan keterangan dan klarifikasi. Para pelaku kemudian mengakui perbuatannya, menyampaikan penyesalan serta menyatakan kesediaan untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

Setelah melalui proses musyawarah, seluruh pihak sepakat untuk menjaga perdamaian, tidak melakukan tindakan balasan serta tidak kembali mengungkit permasalahan yang telah diselesaikan. Para pelaku juga diarahkan membuat surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Kapolres menegaskan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan bukan berarti membenarkan perbuatan yang telah dilakukan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan perdamaian sekaligus memberikan pembinaan kepada pihak yang terlibat agar dapat memperbaiki diri dan tidak mengulangi perbuatannya.

Selain penyelesaian persoalan pengrusakan, Kapolres juga memberikan perhatian terhadap faktor minuman keras yang menjadi salah satu pemicu terjadinya keributan dan gangguan Kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama mencegah peredaran minuman keras. Apabila mengetahui adanya penjualan, pemasokan atau peredaran miras, segera informasikan kepada kepolisian,” tegasnya.

Kapolres menambahkan bahwa upaya pencegahan peredaran minuman keras membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat dan warga dinilai penting dalam menjaga situasi Kamtibmas secara berkelanjutan.

Kepala Desa Pagale Lomban Tago menyampaikan apresiasi kepada Polres Mamberamo Tengah yang telah memfasilitasi proses mediasi. Ia berharap pembinaan terhadap para pihak yang terlibat dapat terus dilakukan sehingga hubungan antarwarga dan keluarga tetap terjaga dengan baik.

Sementara itu, tokoh masyarakat dan anggota dewan yang hadir turut mendorong kepolisian untuk meningkatkan kegiatan patroli serta melakukan langkah penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang masih melakukan aktivitas peredaran minuman keras yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Polres Mamberamo Tengah selanjutnya akan melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi pasca mediasi. Apabila di kemudian hari ditemukan adanya pengulangan tindak pidana, maka proses penanganan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Mamberamo Tengah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif dan solutif, dengan mengedepankan pencegahan konflik serta penyelesaian permasalahan masyarakat melalui musyawarah dan pendekatan Problem Solving.

Polres Mamberamo Tengah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan senantiasa mengutamakan komunikasi serta penyelesaian secara damai apabila terjadi perselisihan.

“Mari kita jaga perdamaian bersama. Jangan sampai persoalan yang dapat diselesaikan secara baik justru berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Polri hadir untuk menjaga, melindungi dan memberikan solusi bagi masyarakat,” tutup Kapolres.

Continue Reading

Trending