Nduga — Keterbatasan personel dan sarana tidak menyurutkan semangat pengabdian personel Pos Polisi (Pospol) Batas Batu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selama 1×24 jam, Jumat (25/9/2026) hingga Sabtu (26/9/2026), personel Pospol Batas Batu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, tetap menjalankan tugas pengamanan, pelayanan kemanusiaan, dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Di bawah pimpinan Kapospol Batas Batu Aipda Sukri Matdoan, S.IP., kegiatan dilaksanakan dengan kekuatan enam personel dari total sembilan personel. Sementara itu, tiga personel lainnya tercatat tanpa keterangan dalam laporan kegiatan.
Dari sisi sarana dan prasarana, Pospol Batas Batu juga menghadapi keterbatasan. Sejumlah inventaris, yakni satu unit sepeda motor Honda Verza dan satu unit mesin babat rumput, dilaporkan dalam kondisi rusak. Adapun sarana yang masih dapat digunakan meliputi satu unit sepeda motor Kawasaki KLX, dua unit pelontar gas air mata, serta satu panel solar cell.
Meski demikian, personel tetap menjalankan berbagai kegiatan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bantu Warga yang Pingsan Mendapatkan Pertolongan Medis
Salah satu bentuk pelayanan kemanusiaan dilakukan pada pukul 10.35 WIT. Bripda Panai Wetapo dengan sigap membantu mengantarkan seorang warga bernama Eliy Baye yang dilaporkan sakit hingga pingsan di Perumahan Guru SD Negeri Krepkuri.
Warga tersebut segera dibawa ke Puskesmas Krepkuri untuk mendapatkan pertolongan medis. Kegiatan tersebut dilaporkan selesai sekitar pukul 10.55 WIT dalam keadaan aman.
Tindakan tersebut menjadi wujud kepedulian personel Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, terutama di tengah keterbatasan akses dan sarana pelayanan.
Amankan dan Tertibkan Kegiatan Buru Kapal
Selain pelayanan kemanusiaan, personel Pospol Batas Batu juga melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat yang dikenal sebagai buru kapal.
Sejak pukul 08.40 WIT, masyarakat mulai berdatangan ke Pospol. Personel kemudian membantu mengatur pembagian kelompok atau regu pada pukul 09.13 WIT agar kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Pengamanan juga dilakukan di Pelabuhan Karaka oleh Bripda Hebron E. Murib sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.
Selesaikan Perselisihan Warga Secara Kekeluargaan
Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga diwujudkan melalui penyelesaian persoalan sosial di lingkungan kampung.
Pada pukul 11.40 WIT, dua warga bernama Tanta Bai dan Adam Koko mendatangi Pospol untuk melaporkan persoalan perkelahian antara dua anak kecil.
Personel segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelesaian secara kekeluargaan. Langkah ini dilakukan untuk meredakan persoalan sekaligus menjaga hubungan baik antarwarga.
Jaga Keamanan dan Kebersihan Lingkungan Pospol
Selama pelaksanaan tugas hingga malam dan dini hari, personel terus memantau situasi di sekitar Kampung Batas Batu. Berdasarkan laporan, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya pengaduan maupun kejadian menonjol.
Pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.28 WIT, personel melaksanakan kegiatan korvei atau kerja bakti untuk membersihkan lingkungan Pospol. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pelayanan.
Kapospol Batas Batu Aipda Sukri Matdoan, S.IP., dalam laporannya kepada Kapolres Nduga menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan selama 1×24 jam berjalan dengan baik, lancar, aman, dan kondusif.
Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan Polri tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, pendampingan dalam menyelesaikan persoalan, serta kehadiran langsung dalam aktivitas masyarakat.
Melalui semangat “Bekerja Bersama Hati”, Pospol Batas Batu terus berupaya menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
Humas Polres Nduga
BEKERJA BERSAMA HATI