Connect with us

Polres Keerom

DPO Kasus Curanmor Berhasil Dibekuk Satgas Operasi Sikat Cartenz 2026.

Published

on

Keerom – Komitmen Polres Keerom dalam memberantas tindak kriminalitas terus dibuktikan melalui pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026. Tim URC Subsatgas Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres Keerom berhasil mengamankan salah satu Target Operasi (TO) kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini menjadi buronan aparat kepolisian.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Papua Nomor: STR/348/V/OPS.1.3/2026 tanggal 31 Mei 2026 tentang Operasi Sikat Cartenz 2026 Polda Papua, serta Laporan Polisi Nomor: LP/B/48/II/2026/Polres Keerom/Polda Papua tanggal 18 Februari 2026 terkait tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang dilaporkan oleh korban. Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan alat bukti yang cukup, Tim URC Subsatgas Pidum Sat Reskrim Polres Keerom kemudian melakukan tindakan kepolisian berupa penangkapan terhadap pelaku.

Pelaku yang diamankan diketahui berinisial ZHS (26), warga Kampung Yamara, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom. Penangkapan dilakukan pada Minggu dini hari (21/06/2026) setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan dan pemantauan intensif terhadap keberadaan pelaku.

Setelah memperoleh informasi akurat mengenai keberadaan target di wilayah PIR V Kampung Yamara, tim bergerak menuju lokasi dan melakukan penggerebekan pada Minggu dini hari. Pelaku berhasil diamankan di dalam rumah tanpa melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Keerom untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian bersama dua rekannya berinisial KF dan MK. Ketiganya diketahui lebih dahulu mengonsumsi minuman keras sebelum melancarkan aksi pencurian terhadap sepeda motor yang sedang terparkir di depan ruko Kali Mur II. Motor hasil curian kemudian disembunyikan di rumah pelaku selama beberapa hari sebelum dibongkar dan diubah tampilannya menggunakan cat semprot untuk menghilangkan ciri-ciri kendaraan.

Pelaku juga mengungkapkan bahwa kendaraan hasil curian tersebut kemudian dibawa oleh salah satu rekannya untuk dijadikan alat barter narkotika jenis ganja. Namun, kendaraan tersebut sebelumnya telah berhasil diamankan oleh Tim Sat Reskrim Polres Keerom pada Februari 2026 bersama salah satu pelaku lainnya.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan Polres Keerom dalam menindak pelaku kejahatan jalanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui Operasi Sikat Cartenz 2026 yang sedang berlangsung.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H.,S.I.K.,M.H, melalui Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan penangkapan Target Operasi ini merupakan hasil kerja keras dan sinergitas tim dalam melakukan penyelidikan secara berkelanjutan. Meskipun pelaku sempat berpindah-pindah lokasi dan berusaha menghindari petugas, tim tetap konsisten melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Keerom berkomitmen untuk menuntaskan setiap kasus yang meresahkan masyarakat, khususnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Operasi Sikat Cartenz 2026 menjadi momentum bagi jajaran Polres Keerom untuk menindak tegas para pelaku kejahatan serta menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Keerom.

Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, dengan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan. Selain itu, masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan setiap informasi terkait tindak pidana kepada pihak kepolisian guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Keerom.

Continue Reading

Polres Keerom

Kapolres Keerom Pimpin Sertijab Kapolsek Waris dan Kapolsek Web, Tekankan Penguatan Pelayanan kepada Masyarakat

Published

on

By

Polres Keerom – Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Waris dan Kapolsek Web yang berlangsung di Aula Wira Pratama Mapolres Keerom, Jalan Drs. Celcius Watae, Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Jumat (14/08/2026).

Upacara Sertijab tersebut dihadiri Wakapolres Keerom KOMPOL Agus Tianto, S.Sos., M.H., para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, ASN Polres Keerom, serta pengurus Bhayangkari Cabang Keerom.

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel Polri. Pelaksanaan Sertijab mengacu pada Surat Telegram Kapolda Papua Nomor ST/475/VII/KEP./2026 dan KEP/425/VII/KEP./2026 tertanggal 30 Juli 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Papua.

Dalam rangkaian Sertijab tersebut, jabatan Kapolsek Waris diserahterimakan dari IPTU Kamaludin, S.Sos., kepada IPDA Septiady Japutra Saleh yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Paur Subbagkonbangta Bagfaskon Rolog Polda Papua. Selanjutnya, IPTU Kamaludin, S.Sos., dipercaya mengemban tugas sebagai Panit 1 Subditwisata Ditpamobvit Polda Papua.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Web diserahterimakan dari IPTU Berlin Tjo’e kepada IPDA Usman Arif yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Panit 3 Subdit 5 Ditintelkam Polda Papua. IPTU Berlin Tjo’e selanjutnya mendapat amanah sebagai Kasubbagbinops Bagops Polres Keerom Polda Papua.

Dalam amanatnya, Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus momentum untuk memperkuat kinerja dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Serah terima jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi merupakan bagian dari upaya organisasi untuk terus melakukan penyegaran, penguatan kepemimpinan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan membawa semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Keerom.

“Terima kasih atas dedikasi, loyalitas dan kerja keras yang telah diberikan selama bertugas di Polres Keerom. Jadikan pengalaman selama bertugas sebagai bekal untuk melanjutkan pengabdian di tempat yang baru. Kepada pejabat yang baru, saya berharap dapat segera memahami karakteristik wilayah, membangun komunikasi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, serta melanjutkan hal-hal positif yang telah dilakukan pejabat sebelumnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan kepada pejabat yang baru agar menjadikan aspek pelayanan masyarakat sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jaga integritas, kedisiplinan dan profesionalisme. Hadirkan Polri yang responsif, humanis dan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Bangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat serta terus tingkatkan kehadiran anggota di lapangan,” tegas Kapolres.

Menurutnya, tantangan tugas kepolisian di wilayah Keerom membutuhkan kepemimpinan yang mampu membaca situasi, mengambil keputusan secara tepat, serta membangun kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, laksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, hindari pelanggaran, dan jadilah teladan bagi anggota maupun masyarakat,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara Sertijab dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Keerom.

Seluruh rangkaian upacara Sertijab berlangsung dalam suasana khidmat, aman, tertib dan lancar, serta menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal dan meningkatkan kualitas pelayanan Polres Keerom kepada masyarakat.

Continue Reading

Polres Keerom

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Dalam Rangka Lomba SPPG Polri 2026

Published

on

By

Keerom – SPPG Polres Keerom, Polda Papua kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Berdasarkan surat pemberitahuan pemenang lomba SPPG Polri dan pelaksanaan Awarding Day Nomor: B/14457/VII/WAS./2026/Itwasum, SPPG Polres Keerom berhasil meraih dua penghargaan sekaligus pada Lomba SPPG Polri Tahun 2026 zona Timur.

Dalam lomba yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut, terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Ka. SPPG Polri, serta Satgas MBG Polda Terbaik. Penetapan para pemenang dilakukan berdasarkan hasil penilaian panitia terhadap sejumlah indikator yang telah ditentukan.

Pada kategori Tata Kelola SPPG Polri Terbaik Zona Timur, SPPG Polres Keerom, Polda Papua berhasil meraih Juara II. Sementara itu, pada kategori Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur, SPPG Polres Keerom kembali menunjukkan prestasi dengan meraih Juara I atas nama Nurhayati selaku Kepala SPPG Polres Keerom.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polres Keerom dalam mendukung pelaksanaan program SPPG Polri dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam menghadirkan tata kelola yang baik, inovasi pelayanan, serta pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih SPPG Polres Keerom. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta sinergi seluruh personel yang terlibat dalam pengelolaan SPPG.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan pihak yang telah bekerja keras sehingga SPPG Polres Keerom dapat meraih Juara II Tata Kelola SPPG Polri Terbaik Zona Timur dan Juara I Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur. Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres Keerom.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata sebuah pencapaian, tetapi menjadi motivasi bagi Polres Keerom untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG, menghadirkan inovasi yang bermanfaat, serta memastikan setiap program dapat dilaksanakan secara optimal, transparan dan bertanggung jawab.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Jangan cepat berpuas diri, tetapi jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi dalam mendukung program pemerintah, khususnya pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Polres Keerom Nurhayati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada SPPG Polres Keerom. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pimpinan serta kerja sama seluruh tim dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Juara II Tata Kelola SPPG Polri Terbaik dan Juara I Inovasi Ka. SPPG Polri Terbaik Zona Timur menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim SPPG Polres Keerom yang selama ini bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Nurhayati.

Nurhayati menambahkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan inovasi dalam pengelolaan SPPG sehingga seluruh proses dapat berjalan semakin efektif, tertib dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Ke depan kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola maupun inovasi yang ada. Harapan kami, SPPG Polres Keerom dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Keberhasilan SPPG Polres Keerom meraih dua penghargaan tersebut sekaligus menjadi kado istimewa dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, serta menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Keerom untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Continue Reading

Polres Keerom

Polres Keerom melalui Polsek Arso Timur Masuk 5 Besar Nasional Dalam Ajang Kompolnas Awards 2026

Published

on

By

Keerom – Polsek Arso Timur Polres Keerom mendapat kehormatan sebagai salah satu dari lima nominator terbaik tingkat nasional kategori Polsek Rural dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Visitasi dan penilaian dilakukan langsung oleh Tim Juri Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI di Mako Polsek Arso Timur, Kampung Pitewi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Selasa (11/08/2026).

Tim Juri Kompolnas RI yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Anggota Kompolnas sekaligus Juri Kompolnas Awards, Mochammad Choirul Anam, S.H., Juri dari unsur tokoh masyarakat Dr. H. Ahmad Suaedy, M.A.Hum., serta Zullastri selaku Spri Anggota Kompolnas. Tim juga didampingi jajaran Itwasda Polda Papua.

Kegiatan visitasi turut dihadiri Wakapolres Keerom Kompol Agus Tinato, S.Sos., M.H., Danramil 1701-04/Arso Mayor Inf Basir Ando, Kabag Ops Polres Keerom AKP Hendrik R. Sipahutar, S.Sos., M.H., Kabag SDM AKP Abdul Wahid, Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP S. Lakburlawal, Kasat Binmas IPTU Eric Sayeti Ramandei, Kapolsek Arso Timur IPTU Yohanes Jeremias Saumen, serta unsur pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat dan kelompok tani binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Arso Timur memaparkan berbagai inovasi pelayanan masyarakat yang selama ini dilaksanakan, mulai dari program “Ngopi Bareng”, pelayanan yang responsif, transparan, akuntabel, humanis dan solutif, hingga program ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan tidur.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama adalah program “Petani GANJA” (Gabungan Anak Tani Tanam Jagung Asolole) yang diinisiasi oleh Bhabinkamtibmas Kampung Yetti AIPDA Tri P. Utomo. Program tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Melalui program tersebut, AIPDA Tri P. Utomo mendampingi masyarakat mulai dari pengolahan lahan, proses penanaman, pemeliharaan, hingga pascapanen. Pendampingan juga dilakukan dalam membangun kelompok tani dan membuka akses pemasaran hasil pertanian sehingga masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung kepada tengkulak.

Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Kampung Yetti. Para petani menyampaikan bahwa pendampingan Bhabinkamtibmas telah membantu mereka mengubah pola pertanian tradisional menjadi lebih terorganisir dan produktif. Bahkan, hasil panen jagung telah diarahkan untuk diserap melalui Perum BULOG sehingga memberikan kepastian pasar dan berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Menariknya, istilah “Petani GANJA” bukan berkaitan dengan narkotika. Nama tersebut merupakan akronim dari Gabungan Anak Nanam Jagung Asolole, sebuah gerakan positif yang justru menjadi simbol perlawanan terhadap penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan pertanian yang produktif dan menghasilkan pendapatan halal bagi masyarakat.

Di tengah kondisi geografis Arso Timur sebagai wilayah perbatasan RI-PNG, program tersebut juga memiliki nilai strategis. Wilayah yang memiliki tantangan berupa jarak antarkampung, medan berat, keterbatasan jaringan telekomunikasi, serta dinamika perlintasan perbatasan membutuhkan pola pendekatan kepolisian yang tidak hanya represif, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sesi wawancara, masyarakat, tokoh adat, kepala kampung dan pemerintah distrik memberikan kesaksian bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat telah membangun rasa percaya yang semakin kuat. Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas pertanian dan membantu menyelesaikan persoalan sosial secara musyawarah.

Kepala Distrik Arso Timur juga menyampaikan apresiasi terhadap program ketahanan pangan tersebut. Pemerintah Distrik menilai pendampingan Polri telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan.

Selain ketahanan pangan, sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat dan masyarakat juga menjadi salah satu kekuatan Polsek Arso Timur. Danramil 1701-04/Arso Mayor Inf Basir Ando menegaskan bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama ini terus bersinergi hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Anggota Kompolnas RI sekaligus Juri Kompolnas Awards 2026, Mochammad Choirul Anam, S.H., menjelaskan bahwa penilaian tidak semata-mata melihat program yang ditampilkan, tetapi lebih menitikberatkan pada dampak nyata kehadiran kepolisian bagi masyarakat, keberlanjutan inovasi, serta sinergitas dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Dari 360 Polsek, telah disaring menjadi lima nominator kategori Rural dan lima nominator kategori Urban. Polsek Arso Timur berhasil masuk sebagai salah satu dari lima nominator terbaik kategori Rural tingkat nasional,” jelas Mochammad Choirul Anam.

Tim Juri selanjutnya melakukan pendalaman melalui wawancara dengan masyarakat, tokoh adat, kepala kampung, kelompok tani, serta personel Polsek Arso Timur. Pendalaman tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa berbagai program yang dipaparkan benar-benar memberikan manfaat dan telah berjalan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Polsek Arso Timur sebagai salah satu nominator Kompolnas Awards 2026.

“Masuknya Polsek Arso Timur sebagai nominator lima besar nasional merupakan sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh personel Polres Keerom. Ini menunjukkan bahwa keterbatasan geografis dan kondisi wilayah perbatasan bukan menjadi alasan bagi Polri untuk berhenti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

“Program Petani GANJA yang digagas Bhabinkamtibmas Kampung Yetti merupakan contoh bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana membangun kemitraan dan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Ketika masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi, maka secara tidak langsung situasi kamtibmas juga akan semakin kondusif,” lanjutnya.

“Ke depan kami akan terus mendorong agar inovasi seperti ini tidak berhenti pada momentum Kompolnas Awards. Program tersebut harus dirawat, dikembangkan dan diperluas, termasuk pengembangan budidaya padi dan program ketahanan pangan lainnya. Polres Keerom akan terus memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh adat dan seluruh masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG,” tegas AKBP Aries Diego Kakori.

Kegiatan visitasi dan penilaian Kompolnas Awards 2026 di Polsek Arso Timur berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, membangun kemitraan, memberikan solusi, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan membangun kemandirian di wilayah perbatasan RI-PNG.

Continue Reading

Trending