Connect with us

Polda Papua

Taklimat Akhir Audit Itwasum Polri, Kapolda Papua Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas

Published

on

Jayapura – Polda Papua mengikuti kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Rastra Samara Polda Papua, Sabtu (29/08/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Irwil I Itwasum Polri Brigjen Pol. Mansjur, S.I.K., M.H., Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri Brigjen Pol. Susanto, S.I.K., S.H., Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., serta para PJU Polda Papua dan Kapolres jajaran.

Dalam taklimat akhir tersebut, Tim Audit Itwasum Polri menyampaikan hasil Audit Kinerja Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian serta Audit dengan Tujuan Tertentu PNBP dan BLU Itwasum Polri Tahap II Tahun 2026 di Polda Papua.

Berdasarkan hasil audit, Polda Papua mencatat enam temuan positif, sementara terdapat 426 temuan yang memerlukan tindak lanjut, dengan total 432 temuan. Temuan tersebut tersebar pada empat bidang manajemen, yakni operasional, sumber daya manusia (SDM), logistik, serta anggaran dan keuangan.

Tim audit juga memberikan apresiasi terhadap Polda Papua yang dinilai tetap mampu menjalankan roda organisasi, memelihara stabilitas keamanan, melakukan penegakan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat di tengah kompleksitas karakteristik wilayah Papua, termasuk dinamika gangguan kamtibmas, kerawanan wilayah perbatasan dan keterbatasan sumber daya.

Sejumlah capaian positif turut disampaikan dalam hasil audit, salah satunya keberhasilan personel Samapta Polda Papua meraih Police Award Tahun 2026 atas dedikasi dan pengabdiannya dalam pelaksanaan tugas. Selain itu, terdapat keberhasilan penggalangan terhadap mantan simpatisan KKB dan masyarakat yang ditandai dengan penyerahan sukarela tujuh pucuk senjata api rakitan beserta 12 butir amunisi dan satu magasin kepada Kapolres Kepulauan Yapen.

Menanggapi hasil tersebut, Kapolda Papua Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari fungsi manajemen kepolisian untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif, efisien, ekonomis, transparan dan akuntabel, sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang.

“Selaku objek audit, Polda Papua memahami bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari fungsi manajemen kepolisian untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara efektif, efisien, ekonomis, transparan dan akuntabel, sekaligus mencegah penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda Papua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Tim Audit Itwasum Polri atas pelaksanaan audit yang berlangsung lancar, aman dan tertib. Ia juga menegaskan bahwa seluruh hasil audit akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola organisasi Polda Papua.

Menurutnya, berbagai kendala yang dihadapi Polda Papua, termasuk kondisi geografis, keterbatasan sarana dan prasarana serta kompetensi sumber daya manusia, tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak melakukan perbaikan.

“Kendala tersebut tidak boleh menjadi alasan pembenar, melainkan harus menjadi dorongan untuk memperkuat perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan agar setiap tugas dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” tegasnya.

Kapolda juga menekankan kepada seluruh Kasatker dan Kasubsatker agar setiap program dan kegiatan tidak berhenti pada aspek administrasi, tetapi benar-benar dilaksanakan sesuai rencana, dikendalikan, dimonitor dan dievaluasi, serta didukung dokumentasi dan pertanggungjawaban yang memadai.

“Pengendalian internal harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika akan menghadapi audit,” kata Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan penekanan khusus terhadap pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU). Ia meminta seluruh jajaran memastikan setiap penerimaan negara dipungut, disetor dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

“Pengelolaan PNBP dan BLU harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Untuk memastikan seluruh hasil audit dapat ditindaklanjuti secara optimal, Kapolda memerintahkan seluruh Kasatker melakukan inventarisasi dan pemetaan temuan sesuai tanggung jawab masing-masing, menetapkan rencana tindak lanjut yang jelas dan terukur, melakukan monitoring serta evaluasi secara berkala, dan memastikan setiap tindak lanjut didukung bukti serta dokumen yang sah.

Kapolda juga meminta agar dilakukan langkah pencegahan sehingga temuan yang sama tidak kembali terjadi pada pelaksanaan audit berikutnya. Sementara itu, Irwasda Polda Papua diperintahkan untuk melakukan monitoring dan memastikan seluruh tindak lanjut dapat diselesaikan tepat waktu serta dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, Kapolda Papua mengajak seluruh jajaran menjadikan hasil audit sebagai momentum pembenahan dan penguatan tata kelola organisasi.

“Setiap temuan menjadi bahan evaluasi, setiap rekomendasi menjadi pedoman perbaikan, dan setiap koreksi menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Jangan menunggu audit berikutnya untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Polda Papua diberikan waktu 30 hari setelah penyampaian hasil audit untuk memberikan tanggapan dan menindaklanjuti seluruh temuan melalui aplikasi e-Audit Presisi, termasuk melaksanakan rekomendasi perbaikan yang telah disampaikan Tim Auditor Itwasum Polri.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Siaga Karhutla, Pembakaran Lahan Sembarangan Ditindak Tegas

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua terus meningkatkan langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran.

Langkah antisipasi dilakukan dengan memperkuat deteksi dini, melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi terjadinya Karhutla serta meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam merespons apabila ditemukan adanya titik api maupun aktivitas pembakaran lahan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan perhatian bersama, terutama karena kebakaran yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.

“Karhutla ini menjadi perhatian kita bersama. Polri terus melakukan langkah-langkah pencegahan melalui deteksi dini dan pemantauan di lapangan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat membahayakan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian melakukan deteksi dini. Apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian maupun aparat terkait.

“Informasi dari masyarakat sangat membantu. Semakin cepat kita mengetahui adanya titik api, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan sehingga api tidak sampai meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” jelasnya.

Selain melakukan pencegahan, Polda Papua juga menegaskan akan mengambil langkah hukum apabila ditemukan adanya pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan dengan sengaja maupun memenuhi unsur tindak pidana.

Kombes Pol. Cahyo mengatakan, langkah penegakan hukum dilakukan sebagai upaya memberikan efek jera sekaligus mencegah terjadinya pembakaran lahan yang dapat merugikan masyarakat dan lingkungan.

“Pencegahan tetap menjadi langkah utama, tetapi apabila dalam penanganan di lapangan ditemukan adanya unsur tindak pidana, tentu akan dilakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami tidak ingin ada pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran dan kemudian membahayakan masyarakat maupun lingkungan,” tegasnya.

Polda Papua juga mengingatkan masyarakat yang hendak membuka atau membersihkan lahan agar tidak menggunakan cara membakar, terlebih pada kondisi cuaca dan lingkungan yang dapat menyebabkan api mudah menyebar.

Kabid Humas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi Karhutla di wilayah masing-masing.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita cegah Karhutla sejak dini, jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera laporkan apabila melihat adanya kebakaran atau aktivitas yang mencurigakan. Dengan kerja sama antara masyarakat, Polri dan seluruh pihak terkait, potensi Karhutla dapat kita cegah bersama,” pungkasnya.

Polda Papua berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini dan penanganan Karhutla guna menciptakan situasi yang aman sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Tanah Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Semangat Haornas, Kapolda Papua Dorong Personel Jaga Kesehatan dan Kebugaran

Published

on

By

Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., memimpin Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Polda Papua Baru, Koya Koso, Rabu (9/9/2026).

Upacara tersebut diikuti para pejabat utama dan personel Polda Papua. Suasana berlangsung tertib dan khidmat, sekaligus menjadi momentum bagi seluruh personel untuk kembali mengingat pentingnya olahraga dalam menjaga kesehatan dan kebugaran.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Upacara dijabat oleh Kasubbid Pid Bid Humas Polda Papua Kompol Nurjanah, S.Sos., M.M. Rangkaian upacara diisi dengan pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan Pancasila, sejarah singkat Hari Olahraga Nasional, amanat upacara hingga doa.

Peringatan Haornas tahun ini menjadi kesempatan untuk mengajak seluruh personel agar tidak mengabaikan kesehatan di tengah pelaksanaan tugas sehari-hari. Kondisi fisik yang sehat tentu menjadi salah satu penunjang dalam menjalankan tugas kepolisian, terlebih personel dituntut selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Papua mengatakan olahraga tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk kegiatan yang berat. Menurutnya, yang terpenting adalah membangun kebiasaan untuk menjaga kebugaran tubuh sehingga personel tetap sehat dan siap melaksanakan tugas.

“Yang paling penting kita mau menjaga kesehatan dan kebugaran. Kalau badan sehat, tentu kita bisa menjalankan tugas dengan lebih baik dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Patrige R. Renwarin.

Selain menjaga kesehatan, Kapolda juga mengingatkan agar semangat kebersamaan terus dibangun di lingkungan Polda Papua. Menurutnya, olahraga dapat menjadi salah satu sarana untuk mempererat hubungan dan kekompakan antarpersonel.

“Mari kita manfaatkan momentum Haornas ini untuk terus menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan. Dengan personel yang sehat dan kompak, pelaksanaan tugas juga akan semakin baik,” tambahnya.

Upacara Peringatan Haornas ke-43 Tahun 2026 di Polda Papua berlangsung aman dan lancar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh personel untuk lebih peduli terhadap kesehatan serta menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Rayakan Hari Jadi ke-78 Polwan, Teguhkan Kiprah Srikandi Bhayangkara di Tanah Papua

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua menggelar syukuran Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia Tahun 2026 dengan mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”, di Hotel Mercure Jayapura, Selasa (08/09/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid dengan mengikuti syukuran terpusat bersama Mabes Polri melalui Zoom Meeting, kemudian dilanjutkan dengan syukuran internal Polda Papua yang dihadiri Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.H., didampingi Ibu Asuh Polwan Polda Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin serta para pejabat utama Polda Papua dan jajaran.

Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus merefleksikan perjalanan panjang pengabdian Polisi Wanita Republik Indonesia dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam rangkaian syukuran terpusat bersama Mabes Polri, disampaikan bahwa tema “One Police Woman, Extraordinary Impact” menjadi semangat bagi setiap Polwan untuk terus memberikan kontribusi dan dampak positif melalui pengabdian yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 juga diwarnai dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif, mulai dari aksi bersih lingkungan, bakti kesehatan, anjangsana kepada senior dan purnawirawan Polwan, edukasi kesehatan mental hingga program Polwan Go to School sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan generasi muda.

Usai mengikuti kegiatan terpusat, Polda Papua melanjutkan syukuran internal yang diawali dengan penayangan selayang pandang kiprah dan eksistensi Polwan Polda Papua dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di Tanah Papua.

Dalam sambutannya, Ibu Asuh Polwan Polda Papua menyampaikan bahwa perjalanan 78 tahun Polwan merupakan perjalanan panjang yang penuh pengabdian, perjuangan, pengorbanan, prestasi, dan keteladanan.

Menurutnya, Polwan saat ini bukan hanya menjadi bagian pelengkap dalam institusi Polri, melainkan telah berkembang menjadi salah satu pilar penting yang turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Di Tanah Papua, Polwan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya melalui pendekatan yang humanis dengan memahami keberagaman adat, budaya, dan karakter masyarakat,” ucap Ny. Nova.

Ia menegaskan bahwa tema “One Police Woman, Extraordinary Impact” harus menjadi pengingat bahwa setiap Polwan memiliki kesempatan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai bentuk pelayanan dan pengabdian.

“Dampak besar tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dapat hadir melalui kepedulian, pelayanan, pendampingan, trauma healing, pendidikan, dan tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Asuh Polwan Polda Papua juga mengingatkan seluruh personel Polwan untuk terus menjaga integritas, kehormatan diri, keluarga, dan institusi serta meningkatkan kemampuan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan berbagai dinamika tugas.

Selain itu, Polwan Polda Papua diharapkan mampu menjadi pembawa kedamaian atau agent of peace dengan mengedepankan pendekatan humanis, tanpa mengabaikan ketegasan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Dalam arahannya, Kapolda Papua menekankan pentingnya setiap anggota Polri, khususnya Polwan, untuk memahami dan menjadikan etika sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi maupun pelaksanaan tugas.

Kapolda Papua menyampaikan bahwa terdapat empat etika yang harus dipahami dan diterapkan oleh setiap anggota Polri, yakni etika kenegaraan, etika kelembagaan, etika kemasyarakatan, dan etika kepribadian.

Selain itu, seluruh personel juga diingatkan untuk memahami dan menaati Kode Etik Profesi Polri sebagai landasan dalam menjaga kehormatan, integritas, dan profesionalisme institusi.

Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan diharapkan menjadi momentum bagi seluruh Polwan Polda Papua untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat solidaritas, serta menjawab setiap kepercayaan yang diberikan melalui kinerja dan pengabdian terbaik.

Dengan semangat “One Police Woman, Extraordinary Impact”, Polwan Polda Papua diharapkan terus tampil sebagai Srikandi Bhayangkara yang profesional, humanis, dan berintegritas serta mampu menghadirkan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat di Tanah Papua.

Continue Reading

Trending