Connect with us

Polres Biak

Cegah Karhutla, Polres Biak Numfor Gelar Apel Kesiapsiagaan dan Tekankan Respons Cepat

Published

on

Jayapura – Menghadapi potensi musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Biak Numfor menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026, Senin (07/09/2026).

Apel dipimpin langsung Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Biak Numfor, Komandan Kodim 1708/BN, Danlanal Biak, Danlanud Manuhua Biak, Komandan Batalyon Infanteri TP 858/MSB, Danki 4 Batalyon A Pelopor Brimob Biak, Kepala Basarnas Biak Numfor, Kasat Pol PP Kabupaten Biak Numfor, Kepala BPBD Biak, Kepala BMKG Kabupaten Biak Numfor, Kepala Dinas Kesehatan Biak serta Kepala UPTD KPHL Biak Numfor.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa Karhutla merupakan salah satu ancaman serius yang dapat memberikan dampak luas, tidak hanya terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat, perekonomian serta keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Rekan-rekan sekalian, Karhutla merupakan salah satu ancaman yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, perekonomian serta keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Arjuna Wijaya.

Kapolres menyampaikan bahwa penanggulangan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu fungsi maupun satu instansi saja. Diperlukan kesiapsiagaan seluruh personel, kecepatan dalam merespons setiap kejadian serta koordinasi yang kuat bersama Pemerintah Daerah, TNI, BPBD, Damkar, masyarakat dan seluruh stakeholder terkait.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Kapolres memberikan 10 penekanan kepada seluruh personel yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Pertama, meningkatkan deteksi dini dan monitoring terhadap wilayah yang memiliki potensi terjadinya Karhutla. Setiap perkembangan situasi agar segera dilaporkan secara berjenjang sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Kedua, melaksanakan patroli secara intensif di wilayah yang dianggap rawan serta membangun komunikasi dengan masyarakat guna mencegah adanya aktivitas pembakaran hutan dan lahan.

Ketiga, apabila ditemukan titik api atau terjadi Karhutla, personel diminta segera melakukan respons cepat, berkoordinasi dengan instansi terkait serta melaksanakan pemadaman awal sesuai kemampuan dan peralatan yang tersedia.

Keempat, kepada personel Intelkam agar melakukan pemetaan wilayah rawan, meningkatkan deteksi terhadap potensi gangguan serta melakukan pendalaman apabila terdapat informasi mengenai dugaan pembakaran yang dilakukan secara sengaja.

Kelima, kepada Satreskrim, apabila ditemukan indikasi tindak pidana, agar segera melakukan langkah penyelidikan dan penyidikan secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Keenam, kepada Satbinmas agar meningkatkan kegiatan sambang dan penyuluhan kepada masyarakat untuk mencegah praktik pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

Ketujuh, kepada Satsamapta dan Polsek jajaran agar meningkatkan patroli serta kesiapsiagaan personel dengan memastikan kendaraan dan peralatan pendukung berada dalam kondisi siap digunakan.

Kedelapan, kepada Sihumas agar melaksanakan dokumentasi dan publikasi kegiatan secara proporsional serta menyampaikan informasi yang benar, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Kesembilan, dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan, personel diminta mengutamakan keselamatan, baik keselamatan anggota maupun masyarakat. Setiap tindakan harus dilakukan dengan memperhitungkan situasi dan risiko yang ada.

Kesepuluh, seluruh personel diminta menjaga soliditas, kekompakan serta komunikasi antar-satuan agar setiap langkah penanganan dapat berjalan secara terpadu dan efektif.

Kapolres berharap apel kesiapsiagaan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi momentum untuk memastikan kesiapan seluruh personel dalam menghadapi setiap kemungkinan yang terjadi.

“Melalui apel siaga ini, saya berharap seluruh personel benar-benar siap menghadapi setiap kemungkinan yang terjadi. Apabila ditemukan adanya Karhutla, kita harus mampu bertindak cepat, tepat dan terkoordinasi,” tegasnya.

Kapolres juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga wilayah Kabupaten Biak Numfor agar tetap aman, masyarakat terlindungi dan lingkungan tetap terjaga.

“Mari kita bersama-sama menjaga wilayah Kabupaten Biak Numfor agar tetap aman, masyarakat terlindungi dan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.

Menutup amanatnya, Kapolres menyampaikan tiga pesan kunci yang menjadi pedoman bersama dalam menghadapi ancaman Karhutla, yaitu:

“CEGAH KARHUTLA SEBELUM TERJADI. RESPONS CEPAT KETIKA TERJADI. LINDUNGI MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN.”

Apel kesiapsiagaan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Polres Biak Numfor dan seluruh stakeholder dalam mengantisipasi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Biak Numfor sepanjang tahun 2026.

Melalui kesiapsiagaan personel, penguatan patroli dan deteksi dini, edukasi masyarakat, serta sinergi lintas sektoral, Polres Biak Numfor berkomitmen untuk terus melakukan langkah pencegahan agar potensi Karhutla dapat diminimalisir dan masyarakat serta lingkungan tetap terlindungi.

Continue Reading

Polres Biak

Kapolres Biak Numfor Jalin Silahturahmi ke Kantor SAR Biak, Tegaskan Komitmen Sinergitas Lintas Instansi

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K didampingi Wakapolres Biak Numfor melaksanakan kunjungan silahturahmi ke Kantor SAR Biak. Kedatangan orang nomor satu di Polres Biak Numfor tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor SAR Biak, Bpk. Kundori, S.T., M.M. Rabu (09/09/2026).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Biak, Bpk. Agung Sudiono Abadi, S.Si. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kantor SAR Biak dengan suasana penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Biak Numfor menyampaikan bahwa kunjungan silahturahmi ini merupakan bentuk komitmen Polres Biak Numfor untuk terus membangun dan mempererat sinergitas dengan instansi terkait, khususnya SAR dan BMKG.

“Sinergitas antara Polri, SAR, dan BMKG sangat penting. Biak sebagai wilayah kepulauan tentu memiliki potensi bencana dan kejadian di laut. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kita bisa merespon lebih cepat saat terjadi situasi darurat,” ungkap AKBP Arjuna Wijaya.

Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya pertukaran informasi terkait prakiraan cuaca dari BMKG dan potensi kejadian di wilayah perairan maupun darat. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan operasi SAR ke depan.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Biak, Bpk. Kundori mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menyatakan siap untuk terus mendukung setiap kegiatan yang bersinergi dengan Polres Biak Numfor demi memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami dari SAR Biak selalu siap 24 jam. Dengan adanya koordinasi seperti ini, kami yakin penanganan bencana maupun operasi pencarian dan pertolongan akan berjalan lebih efektif,” ujar Bpk. Kundori.

Senada dengan itu, Kepala BMKG Biak, Bpk. Agung Sudiono Abadi juga menyampaikan kesiapannya untuk terus memberikan informasi cuaca dan iklim terkini kepada Polres dan SAR sebagai dasar pengambilan keputusan di lapangan.

Kegiatan silahturahmi ini diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama. Diharapkan melalui pertemuan ini, hubungan kelembagaan antara Polres Biak Numfor, Kantor SAR Biak, dan BMKG Biak semakin solid dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.

Continue Reading

Polres Biak

Cemburu Buta karena Salah Lihat Foto Facebook, Suami di Padaido Pukuli Istri. Polisi Mediasi Hingga Berdamai

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Salah paham akibat media sosial hampir merusak rumah tangga sepasang nelayan di Kampung Nusi Inarusdi, Distrik Padaido, Kabupaten Biak Numfor.

Seorang suami berinisial DK, 39 tahun, memukul istrinya AR, 38 tahun, karena cemburu melihat postingan foto di Facebook. Ia mengira wanita dalam foto itu adalah istrinya.

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh orang tua korban, MR, ke Polsek Padaido. Beruntung, melalui mediasi yang digelar Rabu, 9 September 2026 pukul 10.30 WIT, kedua belah pihak sepakat berdamai.

Berdasarkan kronologi kejadian, awal mula kejadian bermula ketika pelapor MR mendapat cerita dari keluarga lain. Ia mendengar anaknya AR sering mendapat perlakuan kasar dari suaminya.

Bahkan bukan hanya pemukulan. Korban disebut juga mengalami penyiksaan hingga rambutnya dipotong oleh DK yang merupakan suami sahnya.

Merasa kecewa dan tidak terima, MR kemudian mendatangi Polsek Padaido untuk melaporkan kejadian tersebut dan meminta agar dilakukan mediasi serta klarifikasi.

Menindaklanjuti laporan itu, KA SPKT II AIPDA Korinus Morin bersama Kanit Samapta AIPDA Lisanias Abidondifu dan anggota lainnya langsung memanggil kedua belah pihak.

Dalam ruang mediasi, DK akhirnya mengakui seluruh perbuatannya. Ia membenarkan telah memukul AR.

Kepada petugas, DK menjelaskan motifnya. Ia mengaku kalap karena melihat postingan di Facebook milik kakaknya, Sostenes Koibur. Dalam postingan itu ada foto seseorang berpelukan dengan seorang wanita. DK mengira wanita itu adalah istrinya.

“Setelah diperlihatkan oleh kakak terlapor, ternyata foto tersebut bukan foto istri terlapor. Itu adalah istri dari kakaknya sendiri,” Ujar Aipda Korinus Morin Saat di konfirmasi Tim Humas Polres.

DK mengaku menyesal. Ia menyebut dirinya terlalu cepat bertindak tanpa mencari tahu kebenaran terlebih dahulu.

Di hadapan petugas dan keluarga, AR sebagai korban menyampaikan sudah memaafkan suaminya. Ia berharap DK bisa berubah dan lebih bertanggung jawab sebagai kepala rumah tangga.

Korban juga menyatakan bersedia kembali kepada suaminya, mengingat masih ada tanggung jawab terhadap anak-anak mereka.

Sikap saling memaafkan ini kemudian dituangkan dalam kesepakatan damai.

Adapun poin hasil mediasi:
1. Terlapor mengakui dan menyesali perbuatannya memukul korban.
2. Terlapor meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi.
3. Korban memaafkan dan memilih kembali rujuk.
4. Kedua belah pihak berjanji menjaga keharmonisan rumah tangga dan tidak mengulangi KDRT.
5. Proses mediasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut Personil Polsek Padaido juga menghimbau agar Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menahan diri dan melakukan tabayun sebelum mengambil tindakan, terutama terkait informasi di media sosial.

” Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Padaido, agar tidak segan melapor jika mengalami atau melihat tindak KDRT. Penanganan dini diharapkan dapat mencegah eskalasi kekerasan dalam rumah tangga,” Tutup KA SPKT II AIPDA Korinus Morin.

Continue Reading

Polres Biak

Cegah Karhutla dan Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polsek Warsa Sambangi SMAN 1 Warsa

Published

on

By

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Warsa, Aipda Sudirman, S.H., melaksanakan kegiatan sambang dan memberikan himbauan kepada siswa-siswi SMAN 1 Warsa, Distrik Warsa, Kabupaten Biak Numfor, pada Rabu (09/09/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT tersebut menyasar para pelajar sebagai agen penerus bangsa agar lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menjauhi perilaku negatif.

Dalam kesempatan itu, Aipda Sudirman menyampaikan dua materi utama. Pertama terkait pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla. Ia mengimbau siswa-siswi agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan sembarangan serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Jika melihat titik api atau kebakaran, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. Karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Kedua, terkait kenakalan remaja. Bhabinkamtibmas mengajak pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak. Para pelajar juga diimbau agar tidak terlibat perkelahian, miras, narkoba, judi, dan tidak berkendara ugal-ugalan.

“Kalian adalah generasi penerus. Isi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, keagamaan, dan kegiatan sosial yang bermanfaat,” pesan Aipda Sudirman.

Kapolsek Warsa melalui Bhabinkamtibmas berharap, apa yang disampaikan dapat diteruskan kepada orang tua dan lingkungan sekitar.

Hasil dari kegiatan ini, para siswa-siswi mengaku memahami materi yang diberikan. Situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading

Trending