Merauke – Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Merauke Aiptu Jasman Tristanto, S.Sos., M.A.P., turut berperan sebagai narasumber dalam rangkaian Forum Group Discussion (FGD) Perancangan Model Bisnis dan Peta Jalan Hilirisasi Kopi Muting yang diselenggarakan oleh Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi bersama akademisi dan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kegiatan FGD tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai Minggu hingga Selasa, 6–8 September 2026, bertempat di Aula Kampung Seed Agung dan Aula Kampung Kandrakai, Distrik Muting, Kabupaten Merauke.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menggali potensi serta merumuskan strategi pengembangan komoditas Kopi Muting, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor hilirisasi.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Aiptu Jasman Tristanto hadir sebagai narasumber sekaligus penggiat Kopi Muting. Ia menyampaikan pengalaman dan informasi mengenai perkembangan Kopi Muting dari sisi pendampingan masyarakat serta kondisi yang dihadapi para petani di lapangan.
FGD juga menghadirkan Dr. Wagiman, S.T.P., M.Si., Dosen Teknologi Industri Pertanian Universitas Gadjah Mada, serta Dr. Jefri Sembiring, S.P., M.Si., Plt. Kepala Jurusan Agroteknologi Universitas Musamus.
Sementara itu, Tim Ekspedisi Patriot UGM yang hadir di antaranya Moh. Wahyudin, S.T.P., M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Tim Ekspedisi Patriot UGM Kopi Muting, serta Chandra Setyawan, S.T.P., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., selaku Ketua Tim Ekspedisi Patriot UGM Green Economy.
Pada pelaksanaan FGD di Kampung Seed Agung, kegiatan turut melibatkan sekitar 80 petani Kopi Muting yang tergabung dalam empat kelompok tani. Para petani diberikan kesempatan untuk menyampaikan secara langsung berbagai informasi mengenai kondisi, potensi, kendala dan kebutuhan dalam pengembangan komoditas kopi di wilayah tersebut.
Pembahasan dalam FGD mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari penguatan kelompok tani, peningkatan kualitas produksi, penanganan pascapanen, pengolahan, peningkatan nilai tambah, pemasaran hingga peluang pengembangan produk Kopi Muting.