Polda Papua Tengah – Polres Mimika Pembukaan Pelatihan Satpam Kualifikasi Garda Pratama PT. Garis Trakos Tahun 2026 dibuka oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si, didampingi Kombes Pol. Deni Herdiana, S.E., S.H., M.M., M.H dan dihadiri oleh PJU Polda Papua Tengah Polres Mimika, Brimob Yon B serta Stakeholder terkait, Rabu. (13/5/26).
Kegiatan Pelatihan dan Diksar Satpam Gada Pratama PT Garis Trakos ini akan dilaksanakan selama 14 (empat belas) hari mulai dari tanggal 13 Mei 2026 sampai dengan 26 Mei 2026 yangvdi ikuti sebanyak 105 peserta Satpam.
Kapolda Papua Tengah mengatakan bahwa dengan adanya pelaksanaan pelatihan ini agar anggota atau calon anggota Satpam yang belum pernah mengikuti pelatihan di Bbdang Satpam, sehingga dapat memiliki kemampuan dasar dalam menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan atau tempat kerjanya yang meliputi Aspek Pengaman Fisik, Personil, Informasi dan Pengaman Teknis Lainnya.
“Tujuan dari pelatihan ini yaitu dapat menghasilkan Satpam yang memiliki sikap mental dan kepribadian yang baik, kesamaptaan fisik dan pengetahuan serta keterampilan dasar sebagai pelaksana tugas satpam.
Saudara merupakan peserta yang terpilih dan telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, oleh karena itu saudara berhak untuk mengikuti pelatihan dan diharapkan nantinya dapat menjadi satuan pengamanan yang bertugas membantu polri di bidang penyelenggaraan keamanan dan ketertiban masyarakat terbatas pada lingkungan di mana saudara ditugaskan.
Berkaitan dengan hal tersebut.
Kapolda Papua Tengah pesankan kepada saudara hendaknya mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga ketertiban, kesehatan dan kebersihan lingkungan serta meperhatikan keselamatan diri selama mengikuti pelatihan.
Pelatihan ini juga adalah proses interaksi interaksi antara peserta dengan pelatih untuk memperoleh kompetensi agar mampu berbuat dan terbiasa melakukan suatu kegiatan tertentu, oleh karena itu para instruktur dan pembina agar menggunakan bahan ajar yang telah disusun sebagai pedoman standar minimum dalam melaksanakan pelatihan anggota satpam sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Selain itu sikap terbuka kepada para peserta dapat memiliki mental yang kuat dan kemampuan yang mampuni setelah menyelesaikan pelatihan ini.” Ujar Kapolda Papua Tengah.
Dalam hal ini harapannya satpam kali ini lebih profesional melaksanakan tugasnya serta kehadiran satpam dapat dirasakan oleh pengguna dan dapat meniadakan gangguan keamanan di tempat kerjanya.