Merauke, — Kapospol Erambu Ipda Benny Noriwari bersama anggota melaksanakan pengamanan kegiatan penetapan dan seleksi administrasi bakal calon Kepala Kampung Toray yang berlangsung di Balai Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan dalam proses Pemilihan Kepala Kampung Toray yang diikuti oleh sejumlah bakal calon. Dalam kegiatan tersebut, panitia membacakan hasil verifikasi dan seleksi administrasi para bakal calon.
Dari hasil verifikasi panitia, sebanyak lima bakal calon dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan selanjutnya mengikuti proses penarikan nomor urut. Sementara satu bakal calon, yakni Apsalom Kapaiter, dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi berdasarkan hasil pemeriksaan persyaratan pendidikan yang ditetapkan oleh panitia.
Keputusan tersebut sempat menimbulkan keberatan dari bakal calon yang bersangkutan dan massa pendukungnya sehingga terjadi perdebatan dengan panitia. Menyikapi situasi tersebut, Kapospol Erambu bersama anggota melakukan pengamanan dan pendekatan secara persuasif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.
Petugas juga mengimbau seluruh pihak yang hadir agar tetap menjaga ketertiban, menghormati keputusan serta mekanisme yang telah ditetapkan, dan menyelesaikan setiap keberatan melalui jalur dan instansi yang berwenang.
Berkat koordinasi dan pengamanan yang dilakukan aparat keamanan bersama pihak panitia dan pemerintah distrik, situasi yang sempat memanas dapat dikendalikan. Seluruh rangkaian kegiatan akhirnya dapat berjalan hingga selesai dalam keadaan aman dan kondusif.
Kapospol Erambu menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pengamanan pada setiap tahapan Pemilihan Kepala Kampung Toray guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya tahapan pemilihan. Setiap keberatan hendaknya diselesaikan melalui mekanisme dan jalur hukum yang berlaku,” ujar Kapospol Erambu.