Polres Boven Digoel

Kebakaran Melanda Yayasan Pondok Hidayatullah di Titik Nol Boven Digoel, 32 Santri Berhasil Dievakuasi

Published

on

Boven Digoel — Kebakaran melanda sejumlah bangunan di lingkungan Yayasan Pondok Hidayatullah yang berlokasi di Jalan Trans Papua Titik Nol, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIT.

Kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan di lingkungan yayasan mengalami kerusakan dan terbakar. Meski demikian, sebanyak 32 orang santri yang berada di lingkungan yayasan berhasil diamankan dan dievakuasi sehingga tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Adapun 32 santri tersebut terdiri dari 17 orang santriwati dan 15 orang santri laki-laki. Seluruhnya berhasil dievakuasi ke tempat yang aman.

Berdasarkan informasi dan keterangan awal yang diperoleh di lapangan, api pertama kali diketahui membakar bagian belakang asrama putri dan bangunan aula. Sebelum kejadian, pada sore hari terdapat aktivitas pembakaran sampah di belakang asrama putri.

Usai melakukan pembakaran sampah, para santri meninggalkan lokasi untuk melaksanakan salat Magrib. Setelah kembali ke lingkungan asrama, seorang saksi melihat adanya api yang mulai membakar bagian belakang asrama putri dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ustaz atau pengurus yayasan.

Api kemudian membesar dan merambat ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Bangunan yang terdampak antara lain satu unit kantor, satu unit asrama putri, ruang kelas atau bangunan sekolah MTs Integritas Hidayatullah, ruang UKS, mushola lama, aula Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah serta satu unit rumah Ketua Yayasan.

Kondisi cuaca yang memasuki musim kemarau disertai angin yang cukup kencang diduga turut mempercepat penjalaran api ke bangunan lainnya. Selain itu, sebagian bangunan yang menggunakan material kayu atau semi permanen diduga turut mempercepat proses penyebaran api.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Boven Digoel bersama TNI, Polri dan masyarakat bergerak melakukan pemadaman, evakuasi serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel dan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kodim 1711/BVD dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Proses pemadaman dilakukan secara bergantian. Kendaraan pemadam beberapa kali kembali melakukan pengisian air sebelum melanjutkan proses pemadaman guna memastikan api dapat dikendalikan dan mencegah penyebaran ke bangunan lainnya.

Dandim 1711/BVD Letkol Inf. Andri Cristian bersama jajaran Perwira Kodim 1711/BVD dan Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., didampingi Kabag Ops AKP M. Anwar Jaya Irwanas, AMK., S.H., Kasat Reskrim AKP Ishak O. Rantulallo, S.H., Kasat Intelkam Ipda Giovanne Perdana Padang Sambo Ginting, S.Tr.K., serta sejumlah PJU Polres Boven Digoel turut mendatangi lokasi kejadian.

Kedatangan pimpinan TNI-Polri tersebut untuk melakukan pengecekan langsung terhadap situasi dan kondisi di lokasi kebakaran sekaligus memantau proses pemadaman dan penanganan kejadian.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara dan keterangan awal saksi di lapangan, sumber api diduga berasal dari area pembakaran sampah yang berada di belakang asrama putri. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan serta pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, Ketua Yayasan Hidayatullah, Iqbalullah, menyampaikan bahwa terdapat informasi yang beredar mengenai dugaan sumber api dari kompor dan aktivitas pembakaran sampah. Dugaan api berasal dari kompor dibantah oleh pihak yayasan, sedangkan kemungkinan api berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah masih dalam pendalaman.

Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., melalui personel yang melakukan penanganan di lokasi memastikan bahwa proses pendataan dan pemeriksaan terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta menghitung kerugian materiil secara lebih akurat.

Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai kurang lebih Rp1 miliar. Namun, nilai tersebut masih bersifat sementara dan menunggu hasil pendataan lebih lanjut terhadap bangunan, fasilitas serta barang-barang yang terbakar atau terdampak.

Polres Boven Digoel mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan, khususnya di sekitar permukiman maupun bangunan yang mudah terbakar. Api maupun bara sisa pembakaran harus dipastikan benar-benar padam sebelum lokasi ditinggalkan.

Respons cepat personel Damkar, TNI, Polri dan masyarakat dalam kejadian tersebut berhasil membantu mengendalikan penyebaran api sekaligus memastikan seluruh santri dapat dievakuasi dengan aman.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran telah dalam penanganan dan pendalaman lebih lanjut. Korban jiwa nihil, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan TKP.

Humas Polres Boven Digoel

Trending

Exit mobile version