Polres Boven Digoel

Pemetaan Wilayah Adat Suku Mandobo Didorong untuk Percepat Pengakuan Hak Ulayat

Published

on

Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bersama Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan sejumlah instansi terkait melaksanakan kegiatan Pemetaan Sosial dan Spasial Wilayah Adat melalui teknis digitasi kartometrik dan data spasial wilayah adat Suku Mandobo, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aula Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Kampung Wet, Tanah Merah, tersebut mengusung tema “Bersama Melangkah Menuju Pengakuan Hak Ulayat Melalui Percepatan Pemetaan dan Integrasi Spasial Wilayah Adat Suku Mandobo di Kabupaten Boven Digoel.”

Kegiatan ini diselenggarakan oleh LMA Kabupaten Boven Digoel bersama Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan dinas serta instansi terkait. Pemetaan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi dan menetapkan batas wilayah adat Suku Mandobo sebagai salah satu dasar dalam proses pengakuan dan pengesahan hak ulayat secara hukum.

Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh LSM PUSAKA dan LSM LESTARI. Program pemetaan ini diharapkan dapat dilanjutkan bagi wilayah adat suku-suku asli lainnya yang berada di Kabupaten Boven Digoel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa pembukaan yang disampaikan oleh Bapak Yohanis Kewerok selaku perwakilan dari Suku Muyu, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Selanjutnya, Ketua LMA Kabupaten Boven Digoel Maret Klaru menyampaikan laporan kegiatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati Boven Digoel Roni Omba sekaligus membuka secara resmi rangkaian kegiatan pemetaan wilayah adat.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Tanah Papua, foto bersama, dan ditutup dengan doa serta penutupan kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Boven Digoel Roni Omba, Ketua DPRK Boven Digoel Simon Akka, Ketua LMA Kabupaten Boven Digoel Maret Klaru, Kepala Dinas PMK Agustinus Leonardus Sutikno, S.T., Sekretaris Baperida Anton Imbiry, Danramil 1711-03 Tanah Merah Kapten Warsito, Kapolsek Mandobo IPDA Viensen D. Lufkey, S.M., Kasubag Umum dan Kepegawaian Bapeda, para perwakilan LMA distrik se-Kabupaten Boven Digoel, serta para ketua adat, marga dan suku.

Kehadiran unsur TNI-Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap proses pembangunan daerah serta upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.18 WIT tersebut berakhir pada pukul 11.05 WIT. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

Humas Polres Boven Digoel

Trending

Exit mobile version