Merauke – Polres Merauke menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Merauke pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WIT tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga tempat ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Sebanyak 80 personel beragama Islam mengikuti kegiatan Binrohtal di Masjid Al-Hadi Polres Merauke. Tausiyah disampaikan oleh Ketua Umum Muhammadiyah Papua Selatan, Ustaz Ir. H. Jufri Tamrin, yang mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mengamalkan hidayah yang diberikan Allah SWT, mencintai agama, serta istiqamah dalam menjalankan ibadah.
Sementara itu, 40 personel beragama Nasrani mengikuti ibadah di Aula Polres Merauke yang dipimpin oleh Pdt. Serli Anakota. Dalam khotbahnya yang diambil dari Kitab 1 Tawarikh 4:9–10, peserta diajak untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Adapun dua personel beragama Hindu mengikuti kegiatan Dharma Wacana di Ruang Dalpers Bag SDM Polres Merauke yang dipimpin oleh Kasubbag Dalpers Bag SDM AKP I Wayan Suena, S.Sos.
Kabag SDM Polres Merauke mengatakan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan salah satu program pembinaan internal yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kualitas moral, serta memperkuat keimanan personel dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
“Melalui kegiatan Binrohtal ini, kami berharap seluruh personel memiliki moral yang baik, karakter yang kuat, disiplin yang tinggi, serta keimanan yang kokoh sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Binrohtal tahun ini mengusung tema “Dengan menanamkan moral dan mengubah karakter anggota Polres Merauke dalam meningkatkan disiplin, kinerja, dan penguatan iman guna mewujudkan anggota Polri yang lebih humanis.”
Melalui pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin, Polres Merauke berharap seluruh personel memiliki integritas, mental yang tangguh, dan semangat pengabdian yang tinggi sehingga mampu menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, serta penegak hukum yang profesional.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.15 WIT dengan diikuti sebanyak 122 personel lintas agama. Polres Merauke berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan rohani secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Polri yang humanis, berintegritas, dan semakin dicintai masyarakat.