Polres Merauke

Polres Merauke Gelar Sidang BP4R, Empat Pasangan Anggota Polri Diberi Pembekalan Kehidupan Berumah Tangga

Published

on

Merauke – Kepolisian Resor (Polres) Merauke menggelar Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk (BP4R) bagi empat pasangan anggota Polri yang akan melangsungkan pernikahan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SAR Polres Merauke tersebut dimulai pada pukul 09.30 WIT dan dibuka secara resmi oleh Wakapolres Merauke Kompol Dr. Nuryanty, S.H., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Merauke Ny. Moan Leonardo Yoga serta Kompol Sanawiah Y. Mahulette selaku Sekretaris Sidang bersama perangkat sidang.

Sidang BP4R merupakan salah satu bagian dari pembinaan personel Polri yang bertujuan memberikan pembekalan kepada anggota yang akan memasuki kehidupan berumah tangga. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk meneguhkan komitmen calon pasangan dalam membangun keluarga yang harmonis, bertanggung jawab, serta mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Empat pasangan anggota Polres Merauke yang mengikuti Sidang BP4R yakni Briptu Ari Christian Toding dan pasangan, Bripda Guntur Setyo Wibowo dan pasangan, Bripda Muhammad Ruri Asrudin dan pasangan, serta Bripda Ronaldo Charlos A. Dimas dan pasangan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan arahan dan pembekalan dari pimpinan sidang, Ketua Bhayangkari Cabang Merauke, serta perangkat sidang yang berasal dari unsur Propam, pengawasan, rohaniawan, dan kesehatan.

Pembekalan diberikan untuk meningkatkan pemahaman para calon pasangan mengenai kehidupan berkeluarga, tanggung jawab sebagai pasangan suami istri, serta pentingnya menjaga komunikasi dan keharmonisan rumah tangga di tengah tuntutan tugas anggota Polri.

Selain pembekalan, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas serta penyerahan atribut Bhayangkari kepada calon anggota Bhayangkari sebagai simbol kesiapan memasuki kehidupan berumah tangga dan menjadi bagian dari keluarga besar Polri.

Dalam arahannya, Wakapolres Merauke menekankan bahwa membangun rumah tangga bagi anggota Polri bukan hanya berkaitan dengan kehidupan pribadi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

“Rumah tangga yang harmonis akan memberikan ketenangan dan dukungan bagi anggota dalam menjalankan tugas. Karena itu, sejak awal harus dibangun komunikasi, saling pengertian, kepercayaan, serta komitmen untuk menyelesaikan setiap persoalan secara bersama-sama,” ujar Wakapolres.

Ia juga mengingatkan para calon pasangan agar memahami konsekuensi kehidupan sebagai keluarga anggota Polri, termasuk tuntutan tugas yang sewaktu-waktu mengharuskan anggota meninggalkan keluarga untuk menjalankan tugas negara.

“Menjadi keluarga anggota Polri membutuhkan kesiapan dan pengertian dari kedua belah pihak. Tugas kepolisian memiliki dinamika dan tanggung jawab yang tidak mengenal waktu. Karena itu, dukungan keluarga sangat penting agar anggota dapat melaksanakan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Melalui Sidang BP4R tersebut, Polres Merauke berharap para calon pasangan tidak hanya siap secara administratif untuk memasuki jenjang pernikahan, tetapi juga memiliki kesiapan mental, emosional, dan komitmen untuk membangun keluarga yang sehat dan harmonis.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kekeluargaan serta menjadi bagian dari upaya Polres Merauke dalam memperkuat pembinaan personel dan mewujudkan sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, serta didukung kehidupan keluarga yang harmonis.

Trending

Exit mobile version