MERAUKE — Jajaran Polres Merauke mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani persoalan rumah tangga yang dilaporkan warga di Kampung Jati-Jati, Kabupaten Merauke, Kamis (10/9/2026).
Respons terhadap laporan tersebut dipimpin oleh Pamapta Regu 1 Polres Merauke, Ipda Victor Merani, bersama sejumlah personel. Setibanya di lokasi, personel kepolisian tidak langsung mengambil langkah penegakan hukum, namun terlebih dahulu membangun komunikasi dengan warga yang terlibat dalam persoalan tersebut.
Pendekatan dilakukan melalui komunikasi yang santun dengan mengedepankan prinsip senyum, sapa dan salam. Personel kepolisian mendengarkan keluhan warga sekaligus mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upaya tersebut membuat suasana yang semula tegang berangsur kondusif. Dialog berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan mengedepankan komunikasi, saling menghormati dan saling pengertian.
Pendekatan sosial dan kultural dinilai penting dalam menangani berbagai persoalan di tengah masyarakat, khususnya konflik yang berkaitan dengan hubungan keluarga atau rumah tangga. Melalui dialog, polisi berupaya mencari penyelesaian yang dapat diterima oleh para pihak, tanpa mengesampingkan ketentuan hukum yang berlaku.
Kehadiran personel Polres Merauke di Kampung Jati-Jati juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Polisi tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk menjaga keamanan serta membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan secara damai.
Polres Merauke berharap pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kekeluargaan dapat membantu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Di tempat berbeda, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M., mengharapkan seluruh personel Polres Merauke senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara profesional.
“Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seluruh personel agar tetap profesional dan mengedepankan pendekatan yang humanis,” tutupnya.