Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Personel gabungan Polres Mimika dan Polsek Kwamki Narama yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Mimika AKP Yulius Harikatang bersama Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki serta Kepala Distrik Kwamki Narama Edwin Hanuebi menggelar patroli dialogis dan sosialisasi di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika. Rabu, 26/8/26, pagi.
Kegiatan patroli dan penyuluhan ini menyasar dua kubu yang terlibat konflik, yakni Kelompok Dang dan Kelompok Niwigalen. Langkah preventif ini diambil menyusul aksi saling serang antar kedua kelompok masyarakat yang kembali terjadi di sejumlah lokasi, seperti Jalan Yakup, Jembatan Aspal, Jalan Maleo, dan Jalur 1.
”Kami hadir bersama Polres Mimika dan Pemerintah Distrik untuk menghentikan aksi saling serang ini. Kedua belah pihak pada dasarnya adalah saudara. Kami minta imbauan lisan ini diindahkan dan diteruskan ke seluruh warga. Jika kesepakatan damai tetap dilanggar, membawa senjata tajam, atau memprovokasi, kami tidak akan segan melakukan penegakan hukum secara tegas demi kedamaian bersama di Kwamki Narama.” Ucap Yusak Sawaki.
Dalam sosialisasi tersebut, pihak Kepolisian memberikan himbauan humanis sekaligus penegasan terkait penegakan hukum secara terukur apabila aksi saling serang terus berlanjut.
Poin Himbauan dan Penegakan Hukum dari Kepolisian Polres Mimika,
1. Waemum dari kedua belah pihak akan diamankan dan diproses hukum jika terbukti melanggar kesepakatan damai yang telah dibuat bersama.
2. Warga dilarang keras membawa anak panah maupun senjata tajam lainnya di wilayah Kwamki Narama hingga seluruh kawasan Kota Timika.
3. Penegakan hukum tidak hanya diberlakukan bagi warga di lapangan, tetapi juga menyasar para provokator serta pihak-pihak yang menyokong aksi bentrokan (baik dalam bentuk dana maupun bantuan bahan makanan).
4. Kepolisian memohon dukungan penuh dari para tokoh adat dan pemerintah distrik untuk bersama-sama meredam emosi warga demi terciptanya kedamaian.
Merespon himbauan tersebut, perwakilan dari Kelompok Niwigalen menyatakan kesediaannya untuk mematuhi arahan petugas, namun berharap adanya komitmen terbuka yang sama dari pihak Kelompok Dang agar bentrokan benar-benar berakhir.
Kegiatan patroli dan imbauan secara langsung di lapangan ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Pihak Kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di kawasan rawan demi memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Mimika.