Polresta Jayapura Kota

Polresta Jayapura Kota dan Pertamina Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

Published

on

Polresta Jayapura Kota,- bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menggelar rapat koordinasi terkait pengawasan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kota Jayapura, Senin (13/7/2026). Rapat yang berlangsung di Aula Mapolresta Jayapura Kota tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Williamson Agusthinus Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR. didampingi Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Kota Jayapura Januar Adi Prabowo.

Dalam arahannya, Kapolresta Jayapura Kota menyampaikan bahwa selama kurang lebih satu minggu terakhir personel Polresta telah diterjunkan untuk melakukan pengamanan, monitoring, dan penindakan di sejumlah SPBU di Kota Jayapura. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurai antrean kendaraan sekaligus mencegah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

“Beberapa pelanggaran dan temuan telah kami kantongi. Kami akan terus melakukan pemantauan dan penindakan sambil menunggu terbentuknya Satgas dari Pemerintah Kota Jayapura agar ke depan pengawasan dapat dilakukan secara terpadu,” ujar Kapolresta.

Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Kota Jayapura, Januar Adi Prabowo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polresta Jayapura Kota dalam menjaga kelancaran distribusi BBM bersubsidi. Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di SPBU telah memberikan dampak positif terhadap berkurangnya antrean kendaraan dan kemacetan di sejumlah titik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Jayapura Kota. Setelah kami pantau beberapa hari terakhir, antrean kendaraan mulai berkurang dan penyaluran BBM menjadi lebih tertib. Kami siap mendukung penuh kegiatan pengawasan yang dilakukan Polresta,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pertamina telah memblokir sekitar 3.000 nomor polisi yang terindikasi menggunakan identitas palsu maupun hasil manipulasi barcode dalam pembelian BBM bersubsidi. Selain itu, pada Agustus mendatang direncanakan SPBU Holtekamp mulai beroperasi guna menambah kapasitas pelayanan BBM di Kota Jayapura.

Dalam rapat tersebut turut dibahas berbagai persoalan yang masih ditemukan di lapangan, seperti kendaraan yang melakukan pengisian BBM secara berulang, dugaan penyalahgunaan barcode dan plat nomor palsu, hingga indikasi keterlibatan oknum petugas SPBU dalam meloloskan kendaraan pelangsir.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Jayapura Kota menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kalau ditemukan penyimpangan, khususnya di SPBU yang sudah terindikasi melakukan pelanggaran, kami tidak segan melakukan tindakan hukum, termasuk pemasangan police line apabila diperlukan. Tujuan kami bukan mencari kesalahan, tetapi memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,” tegas Kapolresta.

Melalui rapat koordinasi ini, Polresta Jayapura Kota bersama PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Jayapura dan instansi terkait dalam pembentukan Satgas Pengawasan Distribusi BBM. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, mengurangi antrean kendaraan di SPBU, serta memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat Kota Jayapura.

Penulis : Tegar

Trending

Exit mobile version