Polres Merauke

Polsek Jagebob Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kampung Belanding Kakayu

Published

on

Merauke – Personel Polsek Jagebob bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sekitar Jalan Poros Trans Irian Jagebob, tepatnya di Kampung Belanding Kakayu, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Selasa (8/9/2026) malam.

Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 19.00 WIT setelah Kapolsek Jagebob, IPTU Turhamun, S.Sos., M.Si., menerima informasi melalui media sosial TikTok terkait adanya kebakaran hutan dan lahan di pinggir jalan poros, tepatnya di depan SMP Negeri 14 Belanding Kakayu.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek bersama personel piket jaga langsung merespons dan mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan upaya pemadaman.

Sekitar pukul 19.45 WIT, personel menemukan dua titik api di lokasi pertama. Api diketahui membakar tumpukan kayu sisa pembukaan lahan. Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel kepolisian melakukan penyisiran dan pemadaman terhadap titik-titik api tersebut.

Selanjutnya, sekitar pukul 20.55 WIT, Kapolsek bersama personel piket tiba di lokasi kedua dan mendapati kobaran api telah mulai mereda. Petugas kemudian mendatangi SMP Negeri 14 Belanding Kakayu untuk meminta keterangan dari guru yang sebelumnya melakukan siaran langsung di media sosial terkait kebakaran tersebut.

Dari hasil keterangan yang diperoleh, guru tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran.

Kapolsek Jagebob bersama personel kemudian mengimbau masyarakat sekitar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau seperti saat ini.

“Masyarakat perlu mengantisipasi dan waspada terhadap kebakaran hutan maupun lahan pertanian yang berada di sekitar permukiman. Jangan melakukan pembakaran sembarangan karena dapat menyebabkan kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian maupun korban jiwa,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran menghanguskan sekitar ±500 meter area hutan kosong yang sebagian besar ditumbuhi alang-alang, rumput kering, serta pepohonan yang mudah terbakar.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Sementara penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, dugaan sementara api berasal dari bekas pembakaran yang berada di sekitar lahan.

Kapolsek Jagebob bersama personel piket kemudian kembali ke Mako sekitar pukul 21.30 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan kondusif.

Polsek Jagebob mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat adanya titik api guna mencegah kebakaran meluas.

Trending

Exit mobile version