Polres Merauke

Polsek Tanah Miring Hadiri Sosialisasi Pengendalian Hama dan Penyakit Padi Berkelanjutan

Published

on

Merauke – Polsek Tanah Miring menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Teknis Penanganan Hama dan Penyakit Tanaman Padi dengan tema “Penguatan Kapasitas Petani Dalam Pengendalian Hama Penyakit Padi Berkelanjutan”, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Ekspedisi Patriot Tahun 2026 dengan program Penguatan Tata Kelola Rantai Nilai dan Ekosistem Bisnis Padi Terintegrasi Hulu-Hilir Berbasis One Village One CEO (OVOC) tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.18 WIT hingga 12.05 WIT, bertempat di Balai Kampung Yasa Mulya, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Tanah Miring IPDA Wilustono, S.M., Kanit Binmas Polsek Tanah Miring IPDA Jumali, Sekretaris Distrik Tanah Miring Muhajir Arafat Renhiran, S.STP, Kepala Kampung Yasa Mulya/Plt. Supriyanto, Dosen Fakultas Pertanian Departemen Proteksi Tanaman IPB Dr. Ir. Swastiko Priyambodo, M.Si., Pembina Persatuan Petani Milenial Ardian Simanullang, serta para anggota Gapoktan kampung se-Distrik Tanah Miring.

Dalam sambutannya, Kapolsek Tanah Miring IPDA Wilustono, S.M. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting bagi para petani, mengingat hama dan penyakit tanaman menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan, kualitas, dan produktivitas tanaman padi.

“Para petani diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh pengetahuan secara praktis dari narasumber, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan langsung di lapangan,” ujarnya.

Selain membahas pengendalian hama dan penyakit tanaman padi, Kapolsek juga mengimbau para petani agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya menghadapi musim kemarau.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan karena dapat menimbulkan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat serta menimbulkan dampak lingkungan.

“Mari kita sama-sama mencegah Karhutla dan tidak membakar lahan maupun hutan, sehingga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Ir. Swastiko Priyambodo, M.Si. dari Fakultas Pertanian Departemen Proteksi Tanaman IPB, kemudian dilaksanakan sesi tanya jawab bersama para petani.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.05 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Trending

Exit mobile version