Merauke – Kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia terjadi di Kampung Sumber Harapan Jalur 3, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Kamis (14/5/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi saat para korban dan sejumlah warga menghadiri acara Komuni Pertama di salah satu rumah warga di wilayah tersebut.
Kapolsek Tanah Miring IPDA Wilustono, S.M. menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan masyarakat sekitar pukul 07.25 WIT terkait adanya aksi pemalangan di Tugu LB Moerdani oleh sekelompok massa.
“Setelah menerima laporan, anggota piket langsung menuju lokasi dan mendapatkan informasi bahwa salah satu korban telah meninggal dunia dan berada di Puskesmas Tanah Miring,” ujarnya.
Saat personel tiba di puskesmas, diketahui terdapat dua korban meninggal dunia akibat dugaan penganiayaan tersebut, masing-masing berinisial Y.P.K. (26) dan F.W. alias S.K. (22).
Korban Y.P.K. mengalami luka sobek di bagian belakang kepala sebelah kiri serta luka pada kedua tangan. Sementara korban F.W. alias S.K. mengalami luka tusuk pada bagian belakang tubuh sebelah kiri.
Kapolsek bersama personel kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Sumber Harapan untuk melakukan pengamanan dan olah TKP. Namun saat tiba di lokasi, pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut sudah tidak berada di tempat.
Petugas selanjutnya memasang garis polisi guna menjaga keutuhan TKP serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu terlapor yang identitasnya masih dalam proses penyelidikan.
Polsek Tanah Miring mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke pihak Polsek bila mengetahui terduga terlapor dan kejadian serta tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan di wilayah tersebut.