Boven Digoel — Kepolisian Sektor (Polsek) Waropko terus melakukan langkah-langkah preventif melalui kegiatan penggalangan, koordinasi dan sambang kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat kampung serta pihak keluarga korban, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif pascakejadian penganiayaan yang menyebabkan korban Leonardo M. Konorop meninggal dunia, Selasa (8/9/2026)
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas adanya isu maupun ajakan kepada masyarakat Muyu di wilayah Waropko yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Waropko melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kepala Kampung Waropko Nikodemus Oropka, pihak keluarga korban Paulinus Wirem, serta tokoh agama Pastor D. Johanes Michael Wemey, MSc.
Kapolsek Waropko Ipda Marten Septinus Imbiri, S.H. menyampaikan bahwa langkah penggalangan dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait proses penanganan perkara serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak yang berwenang. Kami juga terus membangun komunikasi dengan keluarga korban dan para tokoh guna mencegah adanya tindakan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” ujar Kapolsek Waropko.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga menjelaskan bahwa perkara penganiayaan tersebut telah ditangani oleh pihak yang berwenang. Terhadap oknum anggota Polri yang diduga terlibat telah dilakukan pemeriksaan oleh Unit Paminal Polres Merauke dan telah dilakukan penahanan untuk kepentingan proses hukum.
Selain melakukan penggalangan, personel Polsek Waropko juga meningkatkan kegiatan patroli dan sambang di sejumlah wilayah guna memonitor perkembangan situasi serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Hasil koordinasi dengan aparat kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan pihak keluarga menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau agar tidak terlibat dalam ajakan yang dapat bermuara pada tindakan melawan hukum serta mempercayakan proses penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.
Tokoh agama turut berperan dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dan mengajak umat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumber maupun kebenarannya.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan melalui kegiatan patroli dan sambang, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Waropko hingga saat ini terpantau aman dan kondusif, serta belum ditemukan adanya tanda-tanda potensi gangguan keamanan pascakejadian tersebut.
Polsek Waropko akan terus meningkatkan koordinasi lintas sektoral serta komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah hukum Polsek Waropko.
Humas Polres Boven Digoel