Merauke, – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus mendukung upaya pencegahan paham radikalisme di kalangan generasi muda, Ps. Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre MSB, S.Kom., melaksanakan kunjungan ke Stand Densus 88 Antiteror di RRI Merauke, di Lapangan LPP RRI Merauke, Kamis (3/9/2026).
Kunjungan tersebut dilaksanakan berdasarkan undangan dari Ka Tim Densus 88 Antiteror, Iptu Sonny, dalam rangka kegiatan pameran dan sosialisasi dengan tema “Memutus Rantai Radikalisme untuk Indonesia Damai dan Sejahtera.”
Dalam kegiatan tersebut, Ipda Andre MSB, S.Kom., menyampaikan bahwa silaturahmi dan sinergi antara Polres Merauke dengan Densus 88 Antiteror merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya penyebaran paham radikalisme dan intoleransi.
“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui edukasi dan komunikasi yang baik, medsos di susupi dengan faham radikalisme, kita dapat membentengi mereka dari pengaruh paham radikal yang dapat mengancam persatuan dan kedamaian,” ungkap Kasi Humas Polres Merauke.
Sementara itu, Ka Tim Densus 88 Antiteror Iptu Sonny menjelaskan bahwa kegiatan pameran dan sosialisasi ini menjadi salah satu sarana untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama generasi muda di Kabupaten Merauke, mengenai pentingnya mengenali dan mencegah penyebaran paham radikalisme. “Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak generasi muda untuk bersama-sama memutus mata rantai radikalisme, dengan memperkuat wawasan kebangsaan, toleransi, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Iptu Sonny.
Kegiatan silaturahmi dan sosialisasi tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat sinergitas antara Polri, Densus 88 Antiteror, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Merauke. Polres Merauke juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun ajakan yang mengarah pada radikalisme, intoleransi, dan kekerasan, serta bersama-sama menjaga Merauke sebagai daerah yang aman, damai, dan sejahtera.