Kobakma— Sebagai bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat, Polres Mamberamo Tengah melalui Pamapta II dengan sigap menindaklanjuti laporan aduan warga terkait dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di wilayah Kobakma, Selasa (8/9/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pamapta II Polres Mamberamo Tengah bergerak cepat dan melaksanakan tindakan pengamanan sekaligus mediasi terhadap permasalahan keluarga yang terjadi di Perempatan Jalan Warabuke, Kobakma, sekitar pukul 19.20 WIT.
Dalam penanganan tersebut, personel memberikan pendampingan serta melakukan pendekatan secara humanis kepada pihak-pihak yang terlibat guna mencegah terjadinya konflik lanjutan dan menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Pamapta II Polres Mamberamo Tengah IPDA Barnabas Awoitaw turut menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada pihak keluarga agar senantiasa menjaga keharmonisan dalam rumah tangga serta tidak menyelesaikan setiap permasalahan dengan tindakan kekerasan.
“Apabila terdapat permasalahan dalam keluarga, hendaknya diselesaikan dengan komunikasi yang baik dan kepala dingin. Jangan melakukan kekerasan dalam rumah tangga karena dapat menimbulkan dampak yang lebih luas. Mari bersama-sama menjaga keamanan, baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat,” imbau IPDA Barnabas.
Dalam proses mediasi tersebut, korban menyampaikan telah mencabut laporan aduan dan tidak memperpanjang laporan terkait dugaan KDRT. Kedua pihak juga menyatakan kesediaannya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan serta bertanggung jawab atas penyelesaian persoalan yang terjadi.
Polres Mamberamo Tengah terus mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, humanis, dan profesional dalam menindaklanjuti setiap laporan maupun pengaduan masyarakat. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif di wilayah hukum Polres Mamberamo Tengah.
Selama proses pengamanan dan mediasi berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol.