Connect with us

Polda Papua

Sambut HUT Polantas ke-71, Ditlantas Polda Papua Salurkan Bansos kepada Korban Kebakaran di Mandala

Published

on

Jayapura — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Lalu Lintas (Polantas) ke-71 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di kawasan Mandala, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Papua Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H. Bantuan sosial diserahkan secara langsung kepada warga yang terdampak sebagai bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memenuhi sebagian kebutuhan warga selama menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kepedulian dan perhatian terhadap warga yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Papua menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab bersama.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah. Semoga bantuan ini juga dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk kembali bangkit dan menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Dirlantas Polda Papua.

Penyaluran bantuan sosial tersebut sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Ditlantas Polda Papua untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan. Ditlantas Polda Papua berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan serta kepedulian kepada masyarakat sebagai bagian dari pengabdian Polri.

Continue Reading

Polda Papua

Merajut Silaturahmi, Ditlantas Polda Papua gelar Anjangsana jelang Hut Polantas ke-71

Published

on

By

Menjelang Hut Polantas ke-71, Ditlantas Polda Papua melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai wujud penghormatan, kepedulian dan menjaga silaturahmi dengan keluarga besar Polri, Jum’at (10/9/2026)

Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol Rahman Wijaya S.I.K., S.H.,M.H didampingi sejumlah personel Ditlantas Polda Papua mengunjungi beberapa lokasi dengan suasana sederhana dan penuh kekeluargaan

Salah satu yang dikunjungi adalah Iptu (Purn) Jack Baransano yang pernah bertugas di Ditlantas Polda Papua, kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada senior yang telah memberikan pengabdian terbaiknya bagi institusi Polri, khususnya dibidang Lalu Lintas

“Kehadiran ini menjadi bentuk perhatian dari kita semua selaku keluarga besar, melalui anjangsana ini kami ingin terus menjaga silaturahmi khususnya kepada para purnawirawan, masa tugas boleh berakhir, tetapi rasa hormat, kepedulian dan kekeluargaan tidak boleh terputus” ucap Dirlantas

Kegiatan ini juga menjadi pembelajaran bagi personel yang masih aktif untuk senantiasa menghargai jasa para pendahulu, menumbuhkan empati serta menjaga kebersamaan antar generasi.

Continue Reading

Polda Papua

Jenazah Korban Penembakan di Muliama Diterbangkan ke Kupang, Polda Papua Pastikan Proses Berlangsung Aman dan Lancar

Published

on

By

Jayapura – Kepolisian melakukan monitoring terhadap proses pemulangan jenazah Wili Mbuik (26), korban penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang terjadi di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (09/09).

Jenazah korban diberangkatkan dari Bandar Udara Wamena menuju Jayapura menggunakan Pesawat Trigana Air Cargo dengan nomor registrasi PK-YSV, Kamis (10/09), sebelum selanjutnya dipulangkan ke Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Proses keberangkatan jenazah dari Bandar Udara Wamena berlangsung sekitar pukul 10.30 WIT. Personel Polres Jayawijaya bersama pihak terkait melakukan monitoring terhadap seluruh rangkaian keberangkatan untuk memastikan proses berjalan aman dan lancar.

Sekitar pukul 10.58 WIT, jenazah korban dinaikkan ke dalam Pesawat Trigana Air Cargo PK-YSV. Selanjutnya, pada pukul 11.20 WIT, pesawat yang membawa jenazah meninggalkan Bandar Udara Wamena menuju Bandar Udara Sentani, Jayapura.

Setibanya di Bandar Udara Sentani, personel Polsek Kawasan Bandara Sentani bersama petugas terkait kembali melakukan monitoring terhadap proses penurunan dan pemindahan jenazah.

Pada pukul 11.58 WIT, jenazah diturunkan dari pesawat dan selanjutnya dipindahkan ke tempat yang telah disiapkan oleh pihak Cargo Bandara. Jenazah kemudian ditempatkan sementara di ruang karantina bandara sambil menunggu penerbangan berikutnya menuju Kupang.

Dalam proses kedatangan tersebut, monitoring dilakukan oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu Wajedi, S.H., M.Si., bersama personel Polsek Kawasan Bandara Sentani, petugas Cargo Landasan Bandara Sentani, serta anggota BKO Kopasgat Lanud Silas Papare.

Berdasarkan rencana perjalanan, jenazah selanjutnya akan diberangkatkan dari Jayapura menuju Makassar, kemudian dilanjutkan ke Jakarta dan selanjutnya menuju Kupang untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menyampaikan bahwa seluruh proses keberangkatan jenazah korban dari Apron II Bandar Udara Wamena, Jalan Trikora, Distrik Wamena, berlangsung aman dan lancar.

“Keberangkatan jenazah korban kekerasan oleh OTK di Distrik Muliama tersebut dilakukan untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar Cahyo.

Ia menambahkan, kepolisian bersama pihak terkait melakukan pengamanan dan monitoring selama proses pemulangan jenazah guna memastikan seluruh rangkaian perjalanan berjalan tertib, aman dan lancar hingga jenazah diterima oleh pihak keluarga.

Polda Papua menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa yang terjadi. Kepolisian mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Continue Reading

Polda Papua

Polisi Menyapa di RRI Jayapura, Polda Papua Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan Berlalu Lintas sebagai Tanggung Jawab Bersama

Published

on

By

Jayapura –Ditlantas Polda Papua terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Salah satunya melalui dialog interaktif program “Polisi Menyapa” di Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (10/09/2026).

Dialog tersebut mengangkat tema “Edukasi Kreatif untuk Keselamatan Berlalu Lintas: Aman di Jalan, Nyaman Bersama”, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang diperingati pada 22 September 2026.

Hadir sebagai narasumber, Ps. Kasubdit Kamseltibcar Lantas Ditlantas Polda Papua AKP Novilus Yoku dan Kasubbag Pelayanan Santunan Jasa Raharja Wilayah Papua Abednego Kudiai.

Dalam dialog tersebut, AKP Novilus Yoku menjelaskan bahwa Ditlantas Polda Papua terus mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan imbauan keselamatan kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Ia menyampaikan, keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.

“Keselamatan itu merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami sebagai aparat juga merupakan bagian dari pengguna jalan. Karena itu, mari sama-sama menaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah agar kita dapat menggunakan jalan dengan aman dan tertib,” ujar AKP Novilus Yoku.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Novilus Yoku juga mengungkapkan bahwa hingga Juni 2026 tercatat sekitar 1.000 kasus kecelakaan lalu lintas di Papua, dengan korban meninggal dunia sebanyak 56 orang dan kerugian material mencapai sekitar Rp2 miliar.

Menurutnya, salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kecelakaan adalah mengemudikan kendaraan di bawah pengaruh minuman keras, disusul faktor mengantuk dan kelelahan.

Karena itu, masyarakat diingatkan untuk tidak mengemudi dalam kondisi dipengaruhi alkohol, mengantuk maupun kelelahan. Pengendara juga diminta menggunakan helm dan sabuk keselamatan serta mematuhi ketentuan lalu lintas.

Selain edukasi, Ditlantas Polda Papua tetap melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. Penindakan dilakukan secara berkala maupun dalam kegiatan operasi dengan tetap mengedepankan keseimbangan antara penegakan hukum dan upaya membangun kesadaran masyarakat.

Sementara itu, Abednego Kudiai menyampaikan bahwa Jasa Raharja terus mendukung upaya kepolisian dalam meningkatkan keselamatan masyarakat di jalan. Dukungan tersebut dilakukan melalui kampanye keselamatan, sosialisasi di sekolah, gereja dan ruang publik, program Pengajar Peduli Keselamatan, hingga pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi di terminal.

Ia juga mengajak para orang tua untuk mengambil peran dalam mengingatkan anak-anak mengenai keselamatan sebelum bepergian.

“Pesan keselamatan yang disampaikan orang tua mungkin sederhana, seperti ‘Hati-hati, Nak, di jalan’, tetapi maknanya sangat besar. Pesan tersebut mengingatkan anak bahwa ketika berada di jalan, keselamatan harus menjadi perhatian utama,” ungkapnya.

Dalam dialog interaktif tersebut, sejumlah pendengar RRI Jayapura turut menyampaikan masukan mengenai kondisi lalu lintas, termasuk persoalan penggunaan helm, kelengkapan kendaraan, rambu dan marka jalan serta pentingnya penegakan hukum terhadap pelanggaran.

Menanggapi hal tersebut, AKP Novilus Yoku mengatakan bahwa masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi pelayanan lalu lintas. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan edukasi sekaligus penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kami terus melakukan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kepada para orang tua. Orang tua juga memiliki peran untuk memberikan teguran dan mengingatkan anak-anaknya agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” katanya.

Lebih lanjut, Abednego Kudiai mengingatkan masyarakat agar memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum digunakan. Pengendara yang merasa mengantuk atau kelelahan juga diminta beristirahat terlebih dahulu sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Ia mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi aturan dan menggunakan jalan secara bijak.

“Mari kita menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat bahwa keluarga kita menunggu di rumah. Jangan sampai terjadi sesuatu di jalan yang menyebabkan keluarga kehilangan orang yang menjadi harapan mereka,” pesannya.

Melalui kegiatan Polisi Menyapa, Polda Papua berharap edukasi keselamatan berlalu lintas dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, Jasa Raharja dan masyarakat diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di Tanah Papua.

Continue Reading

Trending