Tanah Merah – Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan daerah, Satuan Reserse Narkoba Polres Boven Digoel menghadiri kegiatan Seminar Studi Inovasi dengan tema “Pelayanan Proaktif: Sinergi Inovasi Lintas Sektor Meningkatkan PAD dan Mewujudkan Boven Digoel Bebas Narkoba” yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus, Sabtu (13/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Tanah Merah tersebut dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Publik Universitas Musamus. Hadir mewakili Polres Boven Digoel, Kasat Resnarkoba Iptu Dias Tamu Satria Okta, S.H., didampingi Brigpol Norman Fauji.
Seminar diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Musamus, Dr. A.P. Eduardus E. Maturbongs, M.Si.,
Serta sambutan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Jeffri Hanny Izaak Nirahua, Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa memaparkan hasil studi inovasi dan studi banding yang dilaksanakan di Kota Batam. Materi yang disampaikan mencakup pengembangan inovasi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kedisiplinan aparatur, serta strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan kolaboratif.
Pada sesi pemaparan materi, Kasat Resnarkoba Polres Boven Digoel menyampaikan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, ancaman narkoba tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat menghambat pembangunan daerah dan merusak generasi penerus bangsa, Pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba,” ujar Iptu Dias Tamu Satria Okta, S.H.
Selain memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika, Kasat Resnarkoba juga mengajak para mahasiswa untuk menjadi pelopor dan agen perubahan dalam menyebarkan informasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan seminar ini diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara akademisi, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan inovasi daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mewujudkan Kabupaten Boven Digoel yang aman, maju, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Humas Polres Boven Digoel