Connect with us

Polres Boven Digoel

Sat Resnarkoba Polres Boven Digoel Ungkap Peredaran Miras Lokal di Distrik Mandobo

Published

on

Boven Digoel – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Boven Digoel terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika serta minuman keras (miras) ilegal di wilayah hukum Polres Boven Digoel.

Pada Rabu, 12 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIT hingga selesai, personel Sat Resnarkoba Polres Boven Digoel melaksanakan kegiatan penertiban terhadap dugaan penjualan dan produksi minuman keras lokal jenis sopi di wilayah Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ps. Kasat Resnarkoba Polres Boven Digoel IPTU DIAS T.S. OKTA, S.H., didampingi IPDA FERNANDO SABRU selaku KBO Resnarkoba bersama empat personel Sat Resnarkoba.

Sekitar pukul 16.30 WIT, personel bergerak dari Mako Polres Boven Digoel menuju wilayah Jalan Belanda, Distrik Mandobo, untuk melakukan pemantauan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman keras lokal.

Setibanya di sekitar lokasi, petugas menemukan seorang warga yang membawa botol air mineral ukuran 600 ml yang diduga berisi minuman keras lokal jenis sopi. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap rumah yang diduga menjadi tempat penyimpanan maupun produksi minuman keras tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan minuman keras lokal jenis sopi yang diduga siap diedarkan serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam proses produksi minuman keras lokal.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 23 botol air mineral ukuran 600 ml yang berisi sopi, satu botol air mineral ukuran 600 ml berisi sopi hasil pembelian, dua ember besar, satu kompor Hock 30 sumbu, satu dandang berukuran besar, dua galon tanpa merek, satu corong plastik berwarna hijau, satu teko bertutup merah bertuliskan Croovy, serta satu karung putih ukuran 50 kg yang berisi botol air mineral kosong.

Sekitar pukul 17.30 WIT, petugas mengamankan pihak yang diduga sebagai penjual beserta seluruh barang bukti ke Mapolres Boven Digoel untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Polres Boven Digoel menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika maupun minuman keras ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Boven Digoel dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran minuman keras ilegal.

Humas Polres Boven Digoel

Continue Reading

Polres Boven Digoel

Tim URC Polres Boven Digoel Amankan Dua Mesin Sanyo Diduga Hasil Tindak Pidana Saat Patroli di Tanah Merah

Published

on

By

Boven Digoel, Papua Selatan – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Boven Digoel melaksanakan patroli mobile di seputaran Kota Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah dan menekan potensi terjadinya kejahatan jalanan, khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Patroli dimulai sekitar pukul 18.00 WIT dengan menyasar sejumlah ruas jalan dan kawasan di sekitar Kota Tanah Merah. Saat melaksanakan patroli sekitar pukul 19.45 WIT, Tim URC mendapati dua orang pemuda yang membawa dua unit mesin pompa air merek Sanyo.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kedua pemuda tersebut. Keduanya diketahui masih berstatus pelajar, masing-masing berusia 17 tahun. Dari hasil pemeriksaan awal, kedua mesin Sanyo tersebut rencananya akan dijual.

Petugas selanjutnya melakukan pengecekan terhadap sepeda motor yang digunakan oleh kedua pemuda tersebut. Dalam pemeriksaan, keduanya tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan. Selain itu, kondisi kendaraan tersebut juga ditemukan telah mengalami kerusakan pada bagian tertentu.

Atas temuan tersebut, Tim URC mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna putih dan dua unit mesin Sanyo ke Mapolres Boven Digoel untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Kedua pemuda tersebut kemudian diarahkan untuk hadir ke Polres Boven Digoel pada hari berikutnya dengan membawa dokumen atau bukti kepemilikan atas barang-barang yang diamankan.

Setelah mengamankan barang-barang tersebut, Tim URC kembali melanjutkan kegiatan patroli mobile di seputaran Kota Tanah Merah guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, patroli berjalan aman dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Boven Digoel hingga kegiatan berakhir dalam keadaan kondusif.

Continue Reading

Polres Boven Digoel

Polsek Mindiptana Selesaikan Permasalahan Warga Melalui Problem Solving

Published

on

By

Boven Digoel – Personel Polsek Mindiptana Polres Boven Digoel melaksanakan mediasi dan penyelesaian permasalahan warga melalui pendekatan dan mediasi problem solving, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan antara Bpk. Yakobus Monggot, Bpk. Amandus Tengyap, dan Bpk. Linus Bari. Mediasi dilaksanakan dengan mempertemukan seluruh pihak yang terlibat guna mencari penyelesaian secara kekeluargaan serta mencegah terjadinya permasalahan yang lebih lanjut.

Dalam proses mediasi, ketiga pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan dituangkan dalam surat pernyataan bersama. Dalam surat tersebut, para pihak menyatakan kesediaannya untuk tidak saling melakukan ancaman maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Ketiga pihak juga diberikan pemahaman bahwa apabila di kemudian hari masih melakukan tindakan berupa ancaman atau perbuatan yang melanggar hukum, maka permasalahan tersebut dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui kegiatan problem solving ini, Kapolsek Mindiptana Ipda Nasarula Bauw terus berupaya mengedepankan penyelesaian permasalahan masyarakat secara humanis, persuasif dan kekeluargaan, sekaligus menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Mindiptana.

Selama kegiatan mediasi berlangsung, situasi aman, tertib dan terkendali.

Continue Reading

Polres Boven Digoel

Polres Boven Digoel Ikuti Koordinasi Dan Sosialisasi Pencegahan Serta Pengendalian Penyakit

Published

on

By

Boven Digoel – Polres Boven Digoel melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) turut mengikuti kegiatan Koordinasi, Advokasi dan Sosialisasi Program Penyakit Menular dan Tidak Menular dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIT hingga 17.25 WIT tersebut dihadiri Bupati Boven Digoel Roni Omba, S.IP., Kabid P2P Provinsi Papua Selatan Agustinus Muyak, SKM., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Boven Digoel Adolof Andatu, A.Md.Kep., S.K.M., Wakapolres Boven Digoel Kompol Handoyo Prasetyo, Kasdim 1711/Boven Digoel Mayor Inf. Iswayudi P. May, serta unsur lintas sektor yang terdiri dari para kepala distrik, kepala kampung, kepala puskesmas dan tenaga kesehatan se-Kabupaten Boven Digoel.

Kegiatan diawali pada pukul 09.38 WIT dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Bupati Boven Digoel. Selanjutnya, peserta mengikuti pemaparan materi mengenai capaian Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), termasuk berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, istirahat, serta pemaparan mengenai situasi penyakit Tuberkulosis (TB), HIV dan kusta di wilayah Papua Selatan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan.

Selain membahas kondisi penyakit menular, kegiatan juga membahas pentingnya peran lintas sektor dalam pendampingan dan pengendalian penyakit menular maupun tidak menular. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, pemerintah distrik, pemerintah kampung dan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting untuk meningkatkan upaya pencegahan serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kehadiran Polres Boven Digoel dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, aman dan kondusif.

Kegiatan berakhir pada pukul 17.25 WIT dan selama pelaksanaan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Continue Reading

Trending