Connect with us

Polda Papua

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Turnamen Badminton Piala Kapolda Cup 2026 Masuki Hari Kedua

Published

on

Jayapura – Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Cup Tahun 2026 dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 memasuki hari kedua pelaksanaan yang berlangsung di GOR Wiguna, Kota Jayapura, Jumat (19/06).

Kegiatan tersebut kembali menghadirkan pertandingan-pertandingan menarik dari berbagai kategori yang diikuti peserta dari kalangan Polri maupun masyarakat umum.

Turnamen ini berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang berupaya menampilkan permainan terbaik demi meraih kemenangan dan melaju ke babak berikutnya.

Pada sesi pertandingan sore hari, sejumlah laga dari kategori Ganda Putra Internal Polri serta Ganda Dewasa Pool A hingga Pool H dipertandingkan secara bergantian. Setiap tim menunjukkan kemampuan dan strategi terbaiknya sehingga menghasilkan pertandingan yang kompetitif dan menghibur para penonton yang hadir.

Memasuki malam hari, pertandingan dilanjutkan dengan kategori Ganda Beregu Campuran dan Ganda Beregu Veteran. Suasana pertandingan semakin semarak dengan dukungan dari rekan-rekan peserta, keluarga, dan masyarakat yang turut menyaksikan jalannya turnamen.

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Cup 2026 juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara anggota Polri dan masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat sinergitas, kebersamaan, serta semangat hidup sehat melalui olahraga.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. mengatakan bahwa Turnamen Badminton Terbuka Piala Kapolda Cup Tahun 2026 merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan olahraga yang positif dan membangun.

“Melalui turnamen ini, kami ingin menghadirkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan yang mampu mempererat kebersamaan, menumbuhkan sportivitas, serta mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat. Kami melihat antusiasme peserta sangat tinggi, baik dari kalangan anggota Polri maupun masyarakat umum, sehingga kegiatan ini menjadi wadah yang baik untuk memperkuat sinergitas dan persaudaraan,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Humas menambahkan bahwa Polda Papua akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga dan pembinaan prestasi yang melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat serta menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play.

Melalui penyelenggaraan turnamen ini, diharapkan dapat lahir bibit-bibit atlet bulu tangkis yang berprestasi sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. Semangat kompetisi yang sehat, fair play, dan kebersamaan menjadi nilai utama yang terus dibangun dalam setiap pertandingan.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Papua untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya melalui tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan olahraga yang mampu mempererat persaudaraan, meningkatkan kebugaran, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di Bumi Cenderawasih.

Continue Reading

Polda Papua

Wakapolda Papua Pimpin Apel Pagi, Tekankan Kesiapsiagaan dan Koordinasi Pengamanan Wilayah

Published

on

By

Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi bersama personel Polda Papua yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Papua Lama, Jumat (14/08/2026).

Apel pagi tersebut dihadiri Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., para PJU Polda Papua, serta personel Polda Papua.

Dalam arahannya, Wakapolda Papua menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Papua.

Brigjen Pol. Muhajir menyampaikan bahwa perkembangan situasi di sejumlah wilayah perlu terus dipantau secara cermat melalui koordinasi dan pertukaran informasi antarjajaran.

“Situasi dan perkembangan wilayah harus terus kita pantau bersama. Setiap informasi yang diterima harus segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Wakapolda.

Wakapolda juga menyampaikan adanya kebutuhan penambahan kekuatan personel untuk mendukung pengamanan di sejumlah wilayah yang menjadi perhatian. Penempatan personel akan disesuaikan dengan perkembangan situasi serta kebutuhan pengamanan di lapangan.

Ia menegaskan kepada seluruh personel yang ditugaskan agar memahami karakteristik wilayah, menjaga kewaspadaan, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur terkait dan masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pimpinan di lapangan harus mampu membaca situasi dan mengambil langkah antisipasi secara tepat. Komunikasi antarunsur pengamanan harus tetap terjalin dengan baik,” tegasnya.

Selain aspek pengamanan, Wakapolda mengingatkan personel agar tetap menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas kepolisian dengan aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran aparat di tengah masyarakat harus memberikan rasa aman dan tidak menimbulkan kekhawatiran. Personel juga diminta menyampaikan informasi secara sederhana dan humanis apabila masyarakat mempertanyakan keberadaan maupun tugas kepolisian di wilayahnya.

“Kita hadir untuk menyelesaikan masalah dan menjaga keamanan bersama. Bangun komunikasi dengan masyarakat dan jangan sampai masyarakat mudah terprovokasi oleh informasi atau isu yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda turut memastikan kesiapan dukungan logistik bagi personel yang melaksanakan tugas, termasuk personel yang ditempatkan di luar pos induk maupun wilayah yang memiliki jarak cukup jauh.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapan pengamanan menjelang peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengamanan tersebut menjadi tanggung jawab bersama dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Papua.

“Situasi saat ini bukan dalam keadaan darurat militer, tetapi kita tetap harus berada dalam kondisi siaga dan melaksanakan pengamanan secara proporsional. Karena itu, koordinasi dengan unsur intelijen dan seluruh jajaran harus terus diperkuat,” ungkapnya.

Wakapolda menekankan agar setiap pimpinan satuan kewilayahan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan situasi di wilayah masing-masing dan memastikan kesiapan personel dalam menghadapi setiap kemungkinan.

Melalui apel tersebut, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan setiap pelaksanaan tugas kepolisian berjalan secara profesional, terukur, humanis, dan mengedepankan koordinasi di lapangan.

Continue Reading

Polda Papua

Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih, Polda Papua Dorong Infrastruktur untuk Kesejahteraan Warga

Published

on

By

Jayapura – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual meresmikan ribuan Jembatan Merah Putih yang dibangun TNI dan Polri serta sumber air bersih TNI Angkatan Darat dalam rangka memperkuat akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia khususnya di Kampung Yobeh, Kabupaten Jayapura, Kamis (13/8/2026).

Secara daring, kegiatan tersebut diikuti Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Inf. Teddy Indra Wijaya, bersama jajaran TNI-Polri dan perwakilan masyarakat penerima manfaat Jembatan Merah Putih dan program air bersih di berbagai wilayah Indonesia.

Peresmian tersebut juga turut diikuti oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Papua, Kapolres Jayapura, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta panitia penyelenggara dari Polres Jayapura.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah melaksanakan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat sebagai bagian dari bentuk pengabdian dan kehadiran negara.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan jembatan dan sumber air bersih tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi merupakan bentuk nyata upaya negara memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah terpencil dan membutuhkan akses terhadap fasilitas dasar.

“Saudara-saudara telah menjalankan suatu misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat. Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah Tentara Rakyat, dan Polri sungguh-sungguh adalah Polisi Rakyat,” ujar Presiden.

Presiden juga menyampaikan bahwa keberadaan jembatan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.

Menurut Presiden, pembangunan tersebut menjadi bukti semangat gotong royong dan kepedulian TNI-Polri dalam membantu masyarakat, terutama mereka yang berada jauh dari pusat-pusat kehidupan dan membutuhkan kehadiran negara.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 wilayah Polda.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 874 unit jembatan telah selesai dibangun, 17 unit masih dalam tahap pembangunan, dan 4 unit berada pada tahap perencanaan. Jembatan yang telah selesai memiliki total panjang sekitar 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, serta memberikan manfaat kepada lebih dari 2 juta jiwa.

Kapolri menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung masyarakat melalui pembangunan yang memberikan manfaat langsung, mulai dari memperlancar mobilitas warga, memudahkan anak-anak menuju sekolah, hingga mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas perekonomian masyarakat.

“Keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat, memperlancar distribusi hasil tani, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta memicu lahirnya titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di perdesaan,” kata Kapolri.

Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran TNI dan Polri dalam pembangunan infrastruktur merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bagian dari upaya menghadirkan negara di tengah masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Merah Putih Presisi memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Selain membuka akses, keberadaan jembatan juga mendukung pendidikan, perekonomian, pelayanan kesehatan, dan mempererat hubungan antarwilayah,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jembatan ini merupakan fasilitas untuk kepentingan bersama. Karena itu, mari kita jaga dan rawat bersama agar dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk oleh generasi yang akan datang,” katanya.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, memperlancar mobilitas warga, mengurangi biaya transportasi, serta mendukung kegiatan perekonomian.

Selain itu, pembangunan sarana air bersih juga memiliki manfaat penting dalam memenuhi kebutuhan air minum, memasak, dan sanitasi masyarakat serta mengurangi risiko penyakit akibat penggunaan air yang tidak layak.

Kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi melalui virtual zoom di Dermaga Kampung Yobeh berlangsung aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara jajaran Polda Papua, Polres Jayapura, tokoh adat, dan masyarakat setempat.

Polda Papua berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang hadir, melayani, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Tanah Papua.

Continue Reading

Polda Papua

Seleksi Pendidikan STIK TA 2026, Polda Papua Siapkan Personel Berkompetensi dan Profesional

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua melalui Biro SDM melaksanakan kegiatan penilaian 13 komponen dan verifikasi administrasi seleksi Program Strata Tiga (S3) Angkatan ke-12 dan Strata Satu (S1) Angkatan ke-2 sumber Bintara Polri Ilmu Kepolisian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Tahun Anggaran 2026, bertempat di Aula WGA Biro SDM Polda Papua, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti tiga personel Bintara SPN Polda Papua, yakni Briptu Kiki Zakharia Lekatompessy, Briptu Febri Irwahyu, dan Briptu Yonas Saul Rumpaidus. Ketiganya mengikuti tahapan pemeriksaan dan verifikasi berkas sebagai bagian dari proses seleksi pendidikan lanjutan di lingkungan Polri.

Dalam pelaksanaannya, para peserta terlebih dahulu mempersiapkan dokumen persyaratan yang telah ditentukan. Selanjutnya, panitia seleksi melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan kesesuaian administrasi masing-masing peserta sebelum tahapan seleksi dilanjutkan sesuai ketentuan.

Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa proses seleksi pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri.

“Pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Polri yang unggul. Melalui kesempatan mengikuti pendidikan lanjutan, personel diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, kompetensi, dan kemampuan akademik yang nantinya dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Kombes Pol. Hengky.

Ia menambahkan, kesempatan mengikuti pendidikan harus dimanfaatkan secara sungguh-sungguh oleh setiap personel sebagai bagian dari pengembangan diri sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap peserta harus mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan seleksi secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses ini bukan hanya tentang hasil seleksi, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan personel yang memiliki kompetensi dan kesiapan dalam menghadapi tantangan tugas,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung profesionalisme Polri. Personel yang memiliki wawasan dan kompetensi yang baik diharapkan mampu mengambil keputusan secara tepat serta memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat.

“Polri membutuhkan personel yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga wawasan akademik, integritas, dan kemampuan berpikir yang baik. Karena itu, pengembangan SDM melalui pendidikan harus terus didorong dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh personel,” jelasnya.

Kombes Pol. Hengky juga mengapresiasi semangat ketiga personel SPN Polda Papua yang mengikuti proses seleksi tersebut. Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi integritas.

“Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh proses dengan tertib, jujur, dan penuh tanggung jawab. Jadikan kesempatan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, kompetensi, dan kualitas diri sehingga ke depan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi institusi dan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan penilaian 13 komponen dan verifikasi administrasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Seluruh peserta mengikuti proses pemeriksaan berkas sesuai tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.

Polda Papua melalui Biro SDM berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pembinaan karier, dan pengembangan kompetensi personel. Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan anggota Polri yang profesional, berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Tanah Papua.

Continue Reading

Trending