Polres Tolikara

Tegas Berantas Miras dan Judi, Pemkab Tolikara Bersama TNI-Polri Turun Langsung Jaga Marwah Kota Injil

Published

on

Tolikara (Karubaga), Papua Pegunungan – Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat menggelar kegiatan terpadu penertiban penyakit masyarakat (pekat) berupa peredaran minuman keras (miras) dan praktik perjudian di wilayah Distrik Karubaga, Senin (13/07/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta moral masyarakat, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pelaksanaan Sidang Klasis GIDI Wilayah Toli.

Sebelum pelaksanaan penertiban, seluruh peserta mengikuti apel gabungan di Aula GIDI Karubaga. Dalam arahannya, Bupati Tolikara menegaskan bahwa Kabupaten Tolikara dikenal sebagai Kota Injil yang harus dijaga dari berbagai bentuk penyakit masyarakat yang dapat merusak kehidupan sosial maupun masa depan generasi muda.

“Kita harus bersama-sama menghentikan segala bentuk aktivitas yang merusak moral masyarakat, khususnya peredaran minuman keras dan perjudian. Tolikara adalah tanah Injil yang harus tetap dijaga kesuciannya, keamanan, serta ketenteramannya,” tegas Bupati.

Usai apel dan doa bersama, rombongan bergerak menuju sejumlah titik di Kota Karubaga, di antaranya Jalan Irian, kawasan Tugu Salib, hingga Kota Baru. Di setiap lokasi, Bupati bersama unsur TNI-Polri dan para tokoh memberikan edukasi serta imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras, tidak terlibat dalam praktik perjudian, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sidang Klasis GIDI Wilayah Toli agar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian. Di kawasan Tugu Salib, rombongan turut memberikan imbauan kepada para pedagang sayur agar menempati Pasar Sentral Karubaga yang telah disediakan pemerintah sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung lebih tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat turut menyampaikan berbagai masukan kepada pemerintah, di antaranya mengenai pentingnya penindakan terhadap pemasok minuman keras serta perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran barang-barang terlarang di wilayah Kabupaten Tolikara.

Sementara itu, Kapolres Tolikara KOMPOL Robert Hitipeuw S.H.,M.H melalui Kasat Reskrim Polres Tolikara, IPDA I Gusti Ngurah Agung, S.E., S.H., M.H., menegaskan bahwa Polres Tolikara siap mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam memberantas penyakit masyarakat melalui upaya preemtif, preventif, maupun penegakan hukum.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tolikara, TNI, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak peredaran minuman keras, perjudian, maupun segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merusak masa depan generasi muda,” ujar Kasat Reskrim.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan nilai-nilai moral semakin meningkat sehingga Kabupaten Tolikara tetap menjadi daerah yang aman, damai, serta bebas dari berbagai penyakit masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Penulis : Gunz

Trending

Exit mobile version