Connect with us

Polda Papua

Warga Supiori Serahkan Senpi Rakitan dan 41 Butir Amunisi, Kapolres Apresiasi Kesadaran Hukum Masyarakat

Published

on

Jayapura – Polres Supiori menggelar konferensi pers terkait penyerahan satu unit senjata api (senpi) rakitan beserta 41 butir amunisi oleh seorang warga kepada pihak kepolisian. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Dinas Kapolres Supiori, Kamis (10/09/2026).

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Kasat Reskrim Polres Supiori AKP Gema Brajaksono, S.Tr.K., S.I.K., M.H., serta Kasi Humas Polres Supiori Ipda Helmer Yawan, S.H.

Kapolres Supiori Kompol Frits J. Erari, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas kesadaran masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata dan amunisi tersebut untuk diamankan oleh kepolisian.

Menurutnya, penyerahan tersebut tidak terlepas dari pendekatan humanis dan komunikasi yang dilakukan personel Satuan Intelkam Polres Supiori kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi saudara IW yang secara sukarela menyerahkan barang tersebut kepada kepolisian. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk tidak menyimpan atau menguasai senjata maupun amunisi secara ilegal,” ujar Kompol Frits.

Penyerahan barang tersebut sebelumnya telah dilakukan pada Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 13.00 WIT, bertempat di Ruang Satuan Intelkam Polres Supiori. Saat itu, Kasat Intelkam Polres Supiori AKP Ian menerima langsung barang tersebut dari seorang warga berinisial IWE (37), laki-laki asal Kabupaten Supiori.

Kapolres menjelaskan, penyerahan tersebut merupakan hasil dari proses penggalangan dan pembinaan yang dilakukan personel Sat Intelkam selama beberapa waktu. Melalui komunikasi dan pendekatan persuasif, warga yang bersangkutan akhirnya bersedia menyerahkan barang tersebut secara sukarela tanpa adanya paksaan maupun ancaman.

Adapun barang yang diserahkan berupa satu unit senjata api rakitan yang diduga menyerupai atau merupakan replika senjata PCP, serta 41 butir amunisi yang terdiri dari 35 butir peluru kaliber 9 mm, 7 butir peluru kaliber 9 mm yang ditemukan dalam pendataan lanjutan, dan 1 butir peluru kaliber 45.

Berdasarkan keterangan awal, senjata dan amunisi tersebut telah dimiliki oleh yang bersangkutan selama beberapa tahun dan sebelumnya digunakan untuk kegiatan berburu. Namun, karena aktivitas tersebut sudah tidak lagi dilakukan, yang bersangkutan kemudian memilih menyerahkan barang tersebut kepada pihak kepolisian untuk diamankan.

Polres Supiori tetap melakukan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku. Barang bukti saat ini telah diamankan dan didata serta menjalani pemeriksaan teknis dan identifikasi oleh fungsi terkait untuk memastikan jenis, karakteristik dan asal-usulnya. Proses penyelidikan juga masih dilakukan untuk mendalami aspek kepemilikan maupun perakitannya.

Kapolres Supiori mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan, menguasai maupun menggunakan senjata api, senjata rakitan dan amunisi secara ilegal, termasuk benda berbahaya yang merupakan peninggalan masa Perang Dunia II.

“Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau menemukan senjata, amunisi maupun benda berbahaya lainnya agar segera melaporkannya kepada kepolisian. Jangan disentuh, jangan dipindahkan dan jangan diperjualbelikan karena dapat membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Kompol Frits juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Supiori agar tetap aman, damai dan kondusif.

“Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Supiori agar tetap aman, damai dan kondusif. Jika menemukan barang mencurigakan, jangan disentuh dan segera laporkan kepada polisi,” pungkasnya.

Polda Papua mengapresiasi langkah masyarakat yang memilih menyerahkan barang berbahaya kepada pihak kepolisian. Kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta mencegah potensi penyalahgunaan senjata dan amunisi di wilayah Papua.

Continue Reading

Polda Papua

HUT RRI ke-81, Polda Papua Dorong Sinergi Media dalam Membangun Informasi Publik

Published

on

By

Jayapura – Polda Papua mendorong penguatan sinergi dengan media dalam membangun informasi publik yang akurat, edukatif dan terpercaya.

Hal tersebut disampaikan dalam kehadiran Polda Papua pada peringatan Hari Ulang Tahun Radio Republik Indonesia (RRI) ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Stasiun LPP RRI Jayapura, Jumat (11/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., perwakilan Polresta Jayapura Kota, Kepala Stasiun LPP RRI Jayapura, Jony Iskandar Baso, S.Sos., Kepala TVRI Jayapura, Erwin Hendarwin, S.E., M.Si., Kepala BPJS Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, perwakilan Kodim 1701/Jayapura, serta para pensiunan dan personel RRI Jayapura.

Dalam sambutannya, Kepala Stasiun LPP RRI Jayapura menyampaikan bahwa peringatan Hari Radio ke-81 bukan sekadar momentum seremonial, tetapi menjadi pengingat terhadap peran strategis RRI dalam menyampaikan informasi yang akurat, memberikan edukasi kepada masyarakat serta menjadi salah satu media pemersatu bangsa, termasuk bagi masyarakat di Tanah Papua.

Ia mengatakan bahwa di tengah perkembangan teknologi dan semakin kompleksnya tantangan dunia media, keberadaan media yang mampu menghadirkan informasi terpercaya menjadi semakin penting untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dengan siaran yang berkualitas, edukatif serta terpercaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun komunikasi publik yang sehat.

“Sinergi antara Polri dan media sangat penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, objektif dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik, informasi mengenai situasi kamtibmas maupun berbagai kegiatan kepolisian dapat tersampaikan secara tepat kepada publik,” ucap Kabid Humas.

Menurutnya, perkembangan media digital juga menuntut seluruh pihak untuk semakin bijak dalam menyampaikan dan menerima informasi. Karena itu, Polda Papua terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan media sebagai bagian dari upaya membangun literasi informasi serta mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.

“Media memiliki peran penting dalam menjaga ruang informasi tetap sehat. Kami berharap sinergi Polda Papua dengan seluruh insan media, termasuk RRI, dapat terus diperkuat untuk bersama-sama memberikan informasi yang mencerdaskan, menyejukkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Kombes Pol Cahyo menambahkan bahwa kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga persatuan dan kondusivitas di Tanah Papua melalui penyampaian informasi yang berimbang serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

Continue Reading

Polda Papua

Polda Papua Hadir untuk Masyarakat, Bersihkan Wisma Atlet Mandala bagi Pengungsi Kebakaran

Published

on

By

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran dengan turut melaksanakan pembersihan Wisma Atlet Mandala dan area sekitarnya, sebagai bagian dari upaya mendukung kesiapan tempat yang akan digunakan bagi para pengungsi, Jumat (11/09/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan 80 personel Polda Papua bersama 20 personel Polresta Jayapura Kota yang secara bersama-sama melakukan pembersihan di area parkiran Wisma Atlet Mandala serta lingkungan di sekitarnya.

Pembersihan dilakukan dengan menyasar area yang akan digunakan untuk menampung masyarakat terdampak kebakaran, sehingga diharapkan lokasi tersebut berada dalam kondisi bersih, tertata dan layak digunakan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa keikutsertaan personel Polda Papua merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang sedang menghadapi situasi akibat musibah kebakaran.

“Polda Papua akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan dukungan,” ucapnya.

“Kegiatan pembersihan ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk memastikan tempat yang akan digunakan para pengungsi berada dalam kondisi yang bersih dan layak,” imbuhnya.

Kombes Cahyo menambahkan bahwa penanganan masyarakat terdampak bencana membutuhkan sinergi dan kepedulian dari berbagai pihak, sehingga kehadiran personel Polri diharapkan dapat membantu mempercepat kesiapan lokasi pengungsian.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban warga yang terdampak kebakaran,” pungkas Kombes Cahyo.

Polda Papua memastikan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan dan membantu masyarakat dalam berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran Polri.

Continue Reading

Polda Papua

Cegah Kebakaran di Permukiman, Polda Papua Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Published

on

By

Jayapura – Menyikapi sejumlah musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Papua dalam beberapa waktu terakhir, Polda Papua mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih memperhatikan faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya kebakaran di lingkungan tempat tinggal.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya di lingkungan permukiman yang padat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap sepele hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Sebelum meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, pastikan kompor dan peralatan memasak lainnya sudah dalam kondisi aman serta tidak ada peralatan listrik yang masih menyala atau terhubung dengan sumber listrik,” ujar Kombes Pol. Cahyo.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Instalasi yang sudah lama atau mengalami kerusakan sebaiknya segera diperbaiki dan diperiksa secara berkala untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.

“Periksa secara berkala instalasi listrik di rumah. Jika terdapat kabel yang rusak, sambungan yang tidak sesuai atau kondisi instalasi yang sudah tidak layak, segera lakukan perbaikan melalui tenaga yang memiliki keahlian. Jangan menunggu sampai terjadi masalah,” jelasnya.

Selain memperhatikan peralatan memasak dan instalasi listrik, Polda Papua juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik ketika beraktivitas di dalam maupun di luar rumah.

“Anak-anak juga perlu mendapatkan perhatian dan pengawasan dari orang tua. Pastikan mereka tidak bermain dengan korek api, benda yang mudah terbakar maupun peralatan listrik yang dapat membahayakan keselamatan,” tambahnya.

Kombes Pol. Cahyo menegaskan bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Masyarakat yang melihat adanya kebakaran atau situasi yang berpotensi membahayakan dapat segera menghubungi layanan Call Center Polisi 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas,” tegasnya.

Polda Papua mengajak seluruh masyarakat Papua untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan dan menjadikan keselamatan sebagai perhatian utama. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, risiko terjadinya kebakaran dapat diminimalkan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Continue Reading

Trending