BOVEN DIGOEL – Dalam rangka mencegah kenakalan remaja dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban di lingkungan sekolah, Bhabinkamtibmas Kampung Ujung Kia, Distrik Ki, Polres Boven Digoel, menghadiri pertemuan bersama pihak distrik, guru, orang tua murid dan siswa di SMP Negeri Ujung Kia, Selasa (29/9/2026).
Pertemuan tersebut dilaksanakan menyusul adanya informasi terkait beberapa siswa yang mengonsumsi minuman keras. Pihak sekolah kemudian mengambil langkah pembinaan dengan melibatkan orang tua, pihak distrik dan Bhabinkamtibmas.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah, sambutan Kepala Distrik Ki yang diwakili staf distrik, serta penyampaian dari Bhabinkamtibmas Bripka Muhammad Arsyad.
Dalam sambutannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan edukasi kepada para siswa mengenai bahaya dan dampak negatif minuman keras yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar. Para siswa juga diingatkan untuk menjauhi pergaulan yang dapat membawa pengaruh buruk, menghormati guru dan orang tua, serta lebih disiplin dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya. Orang tua diharapkan memperhatikan keberadaan anak, khususnya apabila sudah memasuki waktu malam. Apabila anak belum berada di rumah, orang tua diharapkan segera mencari dan memastikan anak berada di lingkungan yang aman serta tidak terlibat dalam pergaulan bebas.
“Orang tua harus mengetahui dengan siapa anak-anak bergaul dan di mana mereka berada, terutama apabila sudah malam. Jangan sampai anak-anak terbiasa keluar hingga larut malam atau bergadang sehingga akhirnya malas dan tidak disiplin untuk pergi ke sekolah. Pengawasan dan pembinaan terhadap anak merupakan tanggung jawab kita bersama selaku orang tua,” pesan Bhabinkamtibmas.
Selain itu, para siswa juga diajak untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif serta tidak mudah terpengaruh ajakan teman yang dapat membawa dampak buruk bagi masa depan mereka.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian antara pihak orang tua dan guru sebagai bentuk komitmen bersama dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa, kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab dan penutup.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa tidak terjerumus dalam berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua, keluarga maupun orang lain, serta mampu menjadi generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab dan berprestasi.
Humas Polres Boven Digoel