KELILA — Ketika sebagian besar warga tengah beristirahat, suasana malam di Desa Kelila, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, mendadak berubah. Kepulan asap dan kobaran api terlihat dari sebuah kios milik warga, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 23.15 WIT.
Kebakaran pertama kali diketahui setelah Morgan (32), salah seorang saksi, mencium bau asap dari arah depan kios. Muhammad Yunus (24) kemudian melakukan pengecekan dan mendapati api telah membesar dari bagian depan kios pakaian. Dalam hitungan waktu, kobaran api mulai merambat ke bagian dalam bangunan.
Situasi tersebut segera direspons. Teriakan meminta pertolongan membangunkan kepedulian warga sekitar. Personel Polsek Kelila bersama anggota Koramil 1702/04 Kelila, personel Pos Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha (GTY), dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi.
Tanpa menunggu waktu lama, mereka bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan yang tersedia. Dalam suasana penuh kewaspadaan, upaya pemadaman terus dilakukan hingga akhirnya kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.50 WIT.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, sebagian dinding kios mengalami kerusakan akibat terbakar dan sejumlah pakaian yang menjadi barang dagangan turut hangus. Kerugian materiel sementara diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Setelah api padam, personel Polsek Kelila memastikan lokasi tetap aman, melakukan pendataan kerusakan dan kerugian, serta mendokumentasikan kondisi tempat kejadian.
Peristiwa tersebut kembali memperlihatkan bahwa dalam situasi darurat, sinergi antara Polri, TNI dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam memberikan respons cepat serta melindungi keselamatan warga dan lingkungan sekitar.