Polres Biak

Kapolres Pimpin Apel Pengamanan Festival Budaya Melanesia 2026, Tekankan Pengamanan Humanis Dan Profesional

Published

on

Polda Papua -Polres Biak Numfor, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K. memimpin Apel Pengamanan Festival Budaya Biak Melanesia Tahun 2026 di Kabupaten Biak Numfor. Apel tersebut diikuti oleh Wakapolres, Para Pejabat Utama Polres Biak Numfor, Para Perwira, Bintara, ASN Polri dan seluruh personel yang terlibat dalam Jum’at(16/10/2026).

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa Festival Budaya Melanesia merupakan kegiatan penting yang tidak hanya menjadi ajang pelestarian dan promosi budaya, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Kabupaten Biak Numfor untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Biak merupakan daerah yang aman, tertib, ramah, serta mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar dengan baik.

“Polres Biak Numfor bersama TNI, Pemerintah Daerah, Panitia Penyelenggara, dan seluruh unsur terkait memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Festival Budaya Melanesia dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” tegas Kapolres dalam amanatnya.

Kapolres menegaskan bahwa Apel Pengamanan yang dilaksanakan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, pola pengamanan, serta koordinasi lintas sektoral sebelum pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam apel tersebut, Kapolres menekankan 7 poin penting untuk dipedomani seluruh personel:

Pertama, Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Pahami tugas pokok, lokasi penempatan, jalur komunikasi, serta mekanisme pelaporan. Setiap personel harus mengetahui siapa penanggung jawab di lapangan.

Kedua, Tingkatkan kewaspadaan dan lakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, termasuk kepadatan pengunjung, kemacetan lalin, perselisihan, hingga potensi keadaan darurat.

Ketiga, Optimalkan pengamanan pada seluruh titik kegiatan, antara lain Gedung KSL, Hotel Swiss-Belhotel, Lapangan Gelanggang Remaja, serta sepanjang Jalan Diponegoro dan jalur lain yang ditetapkan. Laksanakan pengaturan, penjagaan, patroli, dan pengendalian arus lalin secara terpadu.

Keempat, Kedepankan pelayanan yang humanis dan persuasif. Laksanakan tugas dengan sopan, santun, tegas, dan tidak arogan. Hindari tindakan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Kelima, Perkuat sinergi dan komunikasi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Panitia, petugas kesehatan, pemadam kebakaran, dan unsur pendukung lainnya.

Keenam, Jaga disiplin, kesehatan, dan keselamatan personel. Laksanakan tugas sesuai surat perintah dan hindari pelanggaran sekecil apa pun.

Ketujuh, Jaga nama baik institusi Polri dan jadikan festival ini sebagai momentum untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Di akhir amanatnya, Kapolres berpesan agar seluruh personel tetap waspada, peka terhadap perkembangan situasi, dan bertindak cepat, tepat, serta terukur sesuai prosedur dengan prinsip SIAP, TANGGAP, PROFESIONAL, HUMANIS, DAN BERTANGGUNG JAWAB.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati festival dengan rasa aman dan Kabupaten Biak Numfor semakin dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman, persaudaraan, dan kelestarian budaya Melanesia,” tutup Kapolres AKBP Arjuna Wijaya.

Trending

Exit mobile version